HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1513) headline Nasional (2) healine (1) hedline (1) Hiburan (15) hukum (59) Internasional (72) Kasus (20) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (12) KPUD (1) kriminal (57) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (48) Perkebunan (1) Pertamina (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

MIRIS, GURU SD N 14 BATU AMPAR DIUSIR OLEH OKNUM MENGATASNAMAKAN TOKOH MASYARAKAT


Foto : Surat

Sintang Kalbar - Miris, Tri Aminatun Seorang Guru Sekolah Dasar Negeri 14 Batu Ampar Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang Kalimantan Barat  di Usir oleh Oknum mengatasnamakan tokoh masyarakat Desa Batu Ampar bersama Suaminya hanya hengan alasan " Tidak bisa bekerja sama dengan Masyarakat dusun Batu Ampar".

Menurut informasi dari masyarakat Inisial YS , pengusiran tersebut diduga bermula dari pembangunan sebuah pagar Sekolah SDN.14 Batu Ampar yang dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pada Desember tahun lalu, kata YS saat ditemui oleh tim awak Media pada kamis 12Januari 2023. 

Polemik ini sudah cukup lama terjadi antara Oknum Kepala Desa beserta perangkatnya dengan Salah satu Guru SDN 14 Desa Batu Ampar hingga terjadilah pengusiran terhadap Guru SD N 14 Batu Ampar, kata YS.

Ys juga mengungkapkan, "Semenjak Guru ini bertugas di tempat kami sudah banyak kemajuan yang di capai termasuk pembangunan pisik sekolah yang dulu ada dua lokal yang tidak berfungsi sekarang sudah di fungsikan guna belajar mengajar, kalau dulu anak-anak belajar tanpa  meja kursi sekarang sudah dibuatkan termasuk pembangunan sebuah Gedung perpustakaan yang sekarang juga sudah selesai di bangun", ungkapnya.

Ys kepada media ini juga menjelaskan, persoalan pengusiran terhadap salah satu Tenaga pendidik ini, Tidak semuanya Masyarakat yang setuju dan terbukti adanya tanda tangan dari dua Dusun dan dua RT yang tidak mau bertanda tangan, Buktinya ada  tanda tangan yang mereka jalankan ,yang mengatakan Tenaga Pendidik tersebut tidak bekerja sama dengan Desa dengan Baik itu tidaklah benar dan tidakk bisa diterima secara akal sehat", ujarnya.

Mr yang turut mendampingi Ys saat di temui media ini juga mengatakan, "dimata kami selaku Masyarakat Desa Batu Ampar ,Guru yang bersangkutan sudah banyak membawa kemajuan di Desa Kami terutama di Dunia Pendidikan ,kami juga tidak akan membela kalau memang beliau pernah melakukan kesalahan ,tapi dimata kami selaku Masyarakat biasa beliau adalah seorang pendidik yang berdidikasi tinggi dalam mencerdaskan anak -anak kami", tambahnya.

// red. Prl

Previous
« Prev Post