HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1492) headline Nasional (2) healine (1) hedline (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (17) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (11) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

F. KAHA, SEBUT PRESIDEN RI JOKO WIDODO ALIHKAN SEBAGIAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN TRANSMIGRASI LOKAL KE SUKU ANAK DALAM

Sintang Kalbar - Terkait informasi Dugaan Pembohongan Informasi Publik yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten sintang tentang Pembangunan Perumahan Trannsmigrasi Lokal Masyarakat Miskin di Nanga Bayan Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat dimana pada informasi sebelumnya Pembangunan Perumahan seharusnya dibangun 50 unit dan faktanya hanya dibangun 25 unit yang diduga ada indikasi Korupsi.

Menyikapi hal tersebut Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabuoaten Sintang F. Kaha selaku Penanggung jawab Kegiatan Pembangunan Perumahan Transmigrasi Lokal di Nanga Bayan  menjelaskan, "Pada Tahun Anggatan 2018 ada Satu Paket, Kemudian Tahap Kedua seharusnya kita dapat 50 unit, waktu itu diambil oleh Bapak Presiden Jokowi untuk Suku Anak Dalam di Sumatera, Dan saya tidak mengetahui lokasi Suku Anak Dalam, Karena Bapak Presiden yang mengalihkan sebagian Perumahan Transmigrasi lokal tersebut, kita tidak dapat berbuat apa apa", jelas F Kaha pada 25 Oktober 2022 diruang kerjanya.

"Mengenai mekanisme pemindahan Perumahan Transmigrasi lokal khusus Nanga Bayan Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang adalah Urusan Kementerian, itu merupakan Kewenangan dari Pusat", ungkap Kaha.

"F.Kaha mengatakan, Jumlah anggaran yang digunakan untuk Pembangunan Perumahan Transmigrasi Lokal Di Nanga Bayan 25 Unit Sekitar Rp 15 Milyar  karena kita juga menyiapkan Lahan dan Jalan", katanya.

Kaha menambahkan, "Sebenarnya saya hanya tanda tangan saja, yang mengurus segalanya adalah  PPTK Osmar Sihombing, kemudian yang memegan Uang adalah staf",  ujarnya.

Sementara Osmar Sihombing saat dikonfirmasi terkait Pembangunan Perumahan Transmigrasi Lokal Khusus Masyarakat Miskin tersebut tidak bersedia ditemui dengan alasan sibuk. 

Sementara ditempat terpisah Erikson Ketua DPC PWRI Sintang yang bertepatan turut menyimak pernyataan Kepala Dinas Sosial Dan Ketenaga Kerjaan Sintang mengatakan," Dari Penjelasan Bapak Kaha tersebut kita masih menyimpan rasa tanda tanya tentang fisik kegiatan Pembangunan Perumahan Transmigrasi Di Nanga Bayan, sebab dalam penjelasan tersebut ada kesan sesuatu yang belum jelas, jadi kita akan tetap melakukan Penelusuran terkait hal ini, saya masih belum yakin seorang Presiden sesuka hati mengalihkan anggaran, apalagi yang dialihkan itu hanya 25 unit ke Suku Anak Dalam", ungkap Erikson.

//red.tim

Previous
« Prev Post