HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1492) headline Nasional (2) healine (1) hedline (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (17) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (11) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Diduga Dikorupsi Anggaran Peningkatan Jalan seputau Tiga - Merakai


Foo : Material Jalan Seputau merakai

Proyek Peningkatan Jalan Seputau Tiga Menuju Pusat Kecamatan Ketungau Tengah  yang dikerjakan Tahun Anggaran 2021 Lalu mengalami kerusakan yang sangat parah.
Diketahui Anggaran Untuk Peningkatan Jalan Seputau Tiga Menuju Pusat Kecamatan  Nanga Merakai Tersebut Menelan Biaya berkisar 9 Milyar tersebut Bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Sintang  TA 2021 yang dikerjakan oleh PT. HENDRA PUTRA MANDIRI yang beralamat di jalan Perdamaian Komp. Alam Damai I  blok B Nomor 6 Pal 9 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Menurut informasi yang dihimpun, Ada dugaan Korupsi terhadap  Peningkatan Jalan Seputau Tiga - Nanga Merakai  yang seolah tertutup informasi sebab pada saat pelaksanaan kegiatan tidak memasang Papan Plang Proyek  sehingga warga masyarakat setempat tidak dapat mengakses bentuk kegiatan jalan Tersebut.

Menurut warga setempat Sandi mengatakan Peningkatan Jalan Seputai Tiga - Merakai mulai bekerja sampai selesai tidak pernah terlihat Papan Plang Proyek, sehingga Kami tidak mengetahui jumlah Anggaran yang sebenarnya", kata Sandi.

Dijelaskannya, "Jika dilihat dari segi pekerjaan, ada Pengaspalan sekitar 1, 6 Kilometer dan penibunan sekitar 500 meter, sementara informasi yang beredar Anggaran 9 Milyar sangat Fantastis, serasa tidak sesuia dengan pekerjaan di lapangan, jadi patut diduga sebagian Angaran sudah di Korupsi oleh Kontraktor, Coba Bapak Lihat kondisi jalan hancur lebur, seperti tidak pernah dijamah oleh Anggaran", jelas Sandi pada pada 5 November 2022 di nanga Merakai.

"Kami berharap, Aparat Penegak Hukum di Kalimantan Barat  Melakukan Pemeriksaan terhadap Kontraktor PPK, PPTK, dan Konsultan Pengawas pada peningkatan  Jalan Seputau Tiga - Nanga Merakai", pinta Sandi.

Sandi mengungkapkan, "Contoh kecil, Pasir dan Batu yang digunakan untuk pengecoran Rabat Beton saja sebagian besar Menggunakan material Sungai Ketungau dan itu tidak layak yang tidak memiliki sertifikasi, sekarang Rabat betonnya memgalami Retak retak, mungkin 5 Tahun Lagi Rabat betonnya sudah hancur, karena mutu materialnya saya kira tidak layak", ungkapnya.

"Saat dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum Hendrikus mengatakanan pekerjaan tersebut telah diperiksa oleh Polda Kalimantan Barat",jelasnya dengan singkat.

Artinya Polda Kalimantan Barat telah melakukan Pemeriksaan terhadap Peningkatan Jalan Seputau Tiga - Nanga Merakai, dan itu artinya telah bergulir di Polda Kalbar  dan masih menunggu hasil Pemeriksaan Polda Kalbar.
// red.jhn

Previous
« Prev Post