HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1492) headline Nasional (2) healine (1) hedline (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (17) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (11) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Ketua DAD Serawai, IKADUM, Tuntut Perusahaan Pengrusak dan Penggusur Sandung Temaduk dan Toras


Foto : Ahong S.Sos

Sintang/ Nanga Serawai Kalbar - Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Serawai, Ahong, S.Sos Memperhatikan pernyataan personil IKADUM (Ikatan Dayak Ud Danum) yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawli, dan Kabupaten Sintang yang sedang viral saat ini pada 24 Oktober 2022

Menurut Ahong S.Sos, "Berkaitan dengan tuntutan beberapa orang Oknum warga Dusun Riam Pangan Desa Tanjung Raya dan warga Dusun Laman Randu Desa Bedaha yang didampingi oleh Forum Temenggung Kabupaten Sintang yang menyebutkan Pengrusakan dan Penggusuran Sandung Temaduk dan Toras Pada prinsipnya Dewan Adat Dayak Kecamatan Serawai sangat sependapat atas adanya dukungan semua pihak untuk turut serta peduli menjaga dan memelihara situs Budaya yang ada
di Wilayah DAD Kecamatan Serawai terkhusus Desa dalam ljin PT. Lingar Jati Almansyuri", kata Ahong S.Sos.

"Dan saya menghimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban Dan kedamaian, menjunjung tinggi asas kekeluargaan dan kearipan lokal Budaya Adat Ud Danum, Dan Saya sampaikan pula bahwa asal mula persoalan gugatan yang dimaksud oleh yang mengaku ahli waris, kami dari Dewan Adat Dayak Kecamatan Serawai tidak pernah dilibatkan untuk mendiskusikan pokok persoalan ini", ungkapnya.

"Untuk diketahui semua pihak, bahwa warga masyarakat adat di Serawai dan lingkungan area Ijin PT. LJA sampai saat ini dalam keadaan rukun, damai dan kekeluargaan ini menunjukan
bahwa warga tetap beraktifitas dan dengan harapan tidak terpropokasi  Oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab", jelas Ahong S.Sos.

Ahong .S.Sos Menghimbau, "Mari kita tegakkan adat sesuai fakta di lapangan, orang akan menghormati masyarakat adat dayak yang ada di Serawai, Karena menyatakan yang benar, karena benar sesuai fakta, Jangan sampai karena beberapa orang kita semua masyarakat dayak terkhusus di Kecamatan Serawai jadi korban, seolah-olah melakukan pembiaran, Kehadiran perusahaan LJA adalah dengan pola kemitraan dengan warga penyerahan lahan", himbaunya.

Ahong S.Sos menambahkan "Investigasi kelapangan tentu
salah satu upaya untuk menelusuri warga yang menyerahkan lahan/lokasi yang dimaksud Kepada PT.LJA, ujarnya.
// red.tim, Ril

Previous
« Prev Post