HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1492) headline Nasional (2) healine (1) hedline (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (17) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (11) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

72 Desa Ikuti Pilkades Serentak Yang Direncanakan 18 Oktober 2022

Sintang Kalbar - Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Rapat Koordinasi Finalisasi Pilkades Serentak Tahun 2022 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Senin, 10 Oktober 2022. 

Pemilihan Kepala Desa Serentak direncanakan akan di gelar pada 18 Oktober 2022  dan di Ikuti oleh  72 Desa di 14 Kecamatan di Kabupaten Sintang.

Pada kesempatan Rakor tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si menyampaikan bahwa camat yang ada desanya menyelenggarakan pemilihan kepala desa serentak agar selalu berkoordinasi baik persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2022. 

Sekda Sintang mengatakan, “Yang perlu juga menjadi perhatian para camat adalah terjadinya curah hujan tinggi dan potensi banjir yang terjadi terlebih desa yang akan melaksanakan Pilkades, Kami berharap cuaca ini tidak menghambat proses mobilisasi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya", kata Yosepha Hasnah.

“Perlu menjadi diskusi juga soal penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan Pilkades 2022 ini, apakah masih diperlukan. Ada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia bahwa kita sudah ada di level 1 atau sangat aman. Pilkades ini memang kebanyakan berada di luar ruangan sehingga perlu dipertimbangkan agar penerapan protokol kesehatan agak longgar”, ungkap Yosepha Hasnah.

“Panitia Pilkades baik tingkat kabupaten maupun kecamatan harus melibatkan Forkopimda dan Forkopimcam. Itu semua untuk antisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi sehingga Pilkades berjalan lancar dan aman”, ujar Yosepha Hasnah.

“Pelaksanaan Pilkades ini akan dipantau langsung oleh Tim Kemendagri melalui aplikasi zoom. Maka saya berharap panitia bisa memilih salah satu desa yang sudah ada jaringan internet yang bagus sehingga pemantauan oleh Tim Kemendagri bisa berjalan dengan baik. Perlu diperhatikan juga soal jumlah DPT, masalah banjir dan penerapan prokes. Cuaca di Kabupaten Sintang saat ini sangat ekstrim yang ditandai dengan curah hujan yang tinggi”, harp Yosepha Hasnah.
// red.

Previous
« Prev Post