HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1460) headline Nasional (2) healine (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

TEDY MINTA, JANGAN DIAM, KAPOLDA KALBAR USUT TUMPAHAN CPO MILIK PT WPP DI SUNGAI MELAWI SINTANG


Foto : Tumpahan CPO Milik PT WPP 

Sintang Kalbar - CPO milik PT. Wahana Plantantion And Product (PT. WPP) Sintang tumpah di alur Sungai Melawi Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

Crude Palm Oil (CPO) Milik PT. WPP  tersebut mencemari Sungai Melawi pada hari Minggu (11/09/2022) tepatnya di Desa Tebing Raya hingga berimbas ke Desa Tertung, bahkan desa sungai ana dan kelurahan kampung ladang Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.

Tumpahnya CPO sawit dari kontainer milik PT. WPP di sungai Melawi terkena dampak buruk bagi masyarakat yang berada ditepian Sungai melawi atau Desa Tebing Raya sampai Sintang Kota.

Salah Satu warga Sintang Kota Tedy mengatakan, “Awalnya saya melihat warna sungai melawi berwarna Kuning, setelah saya amati dengan teliti ternyata itu Tumpahan CPO, cuma saya awalnya tidak mengetahui CPO milik siapa, Memang Tumpahnya minyak CPO Mengakibatkan dampak buruk yang sangat serius, ini pencemaran lingkungan, baik itu manusia dan habitat lainnya, yang sangat urgen adalah manusia yang mengkonsumsi air sungai sebagai kebutuhan hidup” terang Teddy tokoh masyarakat kampung ladang. Rabu (14/9/2022).

Teddy juga minta kepada Aparat Kepolisian jangan diam saja atau yang berwenang agar melakukan tindakan atau mengusut Tuntas Kasus tersebut sesuai dengan kejadian, Kalau menurut Saya ini Kelalaian, karena pada sebelumnya kasus Tumpahan Minyak CPO Sering terjadi, apalagi Pabrik CPO dekat dengan Bantaran Sungai Melawi, Kemudian  Perusahaan harus bertanggung jawab atas kerugian dan kerusakan, harus ada kompensasi bagi masyarakat yang berada di tepian Hilir sungai.(Desa Tertung,desa Sei Ana & Kelurahan Ladang), yang terkena dampak dari pencemaran tumpahnya minyak CPO milik perusahaan WPP Julung grup, tegasnya.

Teddy juga mengatakan dari dampaknya tersebut tidak terlalu vatal karena itu minyak bukan limbah, tetapi karena itu minyak masih mentah jika terlalu banyak terkena konsumsi baik hewan maupun manusia bisa berakibat tidak baik untuk kesehatan, ujarnya.

“Adapun desa yang terkena dampak yang paling parah ialah desa tebing tinggi dan desa tertung, karena wilayah terdekat dengan tempat dermaga Ponton, tempat minyak tumpah tersebut”, ucapnya.

Kembali Teddy juga minta instansi terkait dan Kapolda Kalbar  segera menindak lanjuti kejadian tersebut, karena pencemaran minyak CPO sawit milik perusahaan WPP Julung group akibat peti kemas terguling dari Ponton dan jatuh ke sungai, agar ada kejelasannya bagi masyarakat yang terdampak, kita juga berharap petugas LH dari pusat datang melihat langsung ke lokasi kejadian, dan ini bisa Pihak Perusahaan Lalai," ungkapnya. 

// red, nus, Tim.

Previous
« Prev Post