HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (28) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1492) headline Nasional (2) healine (1) hedline (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (17) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (11) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Warga Baning Resah, Minta Kapolda Kalbar Bubarkan PETI Di Sungai Melawi

Sintang Kalbar - Keberadaan para Penambang Emas Tanpa Izin ( PETI ) di Sungai Melawi yang tidak jauh dari Geobag yang merupakan Proyek Kementerian PUPR itu sangat meresahkan Masyarakat Warga Desa Baning Kota.


Menurut informasi masyarakat Inisial " J ", mengatakan  kegiatan PETI telah berlangsung hampir satu bulan, Namun tidak ada tindakan dari pihak Kapolres Sintang, Kami masyarakat merencanakan akan melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Baning untuk ditindaklanjuti ke Polres Sintang, Dan Resahnya warga Baning kota akibat suara bising dan merusak lingkungan sungai melawi Kata Inisial "J ".


Warga masyarakat inisial "J" mengungkapkan mengapa nama saya di samarkan?,  Karena menghindari teror dari para pekerja PETI di sungai melawi", ungkapnya.


"Kegiatan Para penambang Emas Illegal telah berlangsung  hampir 1 bulan, Kami sebagai warga sangat resah terhadap keberadaan Penambang Emas Tanpa Izin, disamping itu kan  Belum lama ini wilayah sintang Baning secara khusus mengalami Banjir yang sangat besar, tentu kita harus menjaga lingkungan sedemikian rupa agar tehindar sari malapetaka bukan malah di jek oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, tegasnya kepada para awak media,  saat ditemui di kediamannya pada 23 Juli 2022 sambil menunjukkan Surat pernyataan menolak dari masyarakat beserta tanda tangan warga.


Saya berharap Kapolda Kalbar, Kapolres Sintang mendengar Keluhan Warga Baning kota, apalagi kegiatan PETI berada di pusat kota dan tidak jauh dari Kantor Polres Sintang, Mohon Polres Sintang menertibkan sebelum terjadi hal hal yang tidak di inginkan kedepannya, Mudah mudahan lewat media ini kegiatan Peti di sungai melawi di tertibkan karena masih di dalam kota dekat dengan pemukiman penduduk", tegasnya.


Dan ternyata Dari hasil konfirmasi dan pengakuan pekerja Peti Namanya di samarkan, ada oknum oknum yang diduga mendapat Upeti dari hasil tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Melawi inisial, E, B, D, R, A, dan saya ada barang buktinya kok", ungkapnya melalui Whatsapp miliknya.

// red.tim.

Previous
« Prev Post