HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (27) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1449) headline Nasional (2) healine (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (304) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Masyarakat Perbatasan Terisolir Akibat Jalan Hancur Lebur

Sintang Kalbar - Sungguh Miris nasib Warga masyarakat Desa Tanjung sari, mengerat Sabara Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang Kalbar, yang selama ini di puja puja sebagai beranda Negara Perbatasan RI - Malaysia, kini Terisolir dengan  kondisi Jalan beranda Negara Rusak Parah, hampir tidak dapat dilalui warga pejalan kaki, apalagi kendaraan roda 2 dan roda 4.

Tampak viral warga meratapi nasibnya saat melintasi jalan tersebut, dengan menyedot genangan air yang membanjiri jalan tersebut dengan menggunakan Mesin sedot, agar jalan tersebut dapat dilalui.

Menurut informasi yang beredar, Masyarakat Ketungau tengah akan melakukan penutupan Jalan HTI menuju  desa Tanjung Sari, Sabara yang akan dilaksanakan pada Jumat 29 Juli 2022.

Asan warga Setempat mengatakan Wajar sama masyarakat perbatasan marah sebab Jalan HTI sudah lama tidak diperhatikan oleh pemerintah, ujarnya.

"Bahkan Anak anak Sekolah yang ingin ke sekolah terpaksa absen karena jalan tidak bisa dilalui lagi", ungkapnya.

"Saat ini Jalan HTI menuju Mengeratsudah tidak bisa dilalui oleh masyarakat berharap secepatnya jalan HTI menuju Mengerat di perbaiki oleh pemerintah", kata Asan.

"Apalagi dimasa Ekonomi masyarakat yang saat ini sangat sulit, harga harga sembako meroket di Kecamatan Ketungau Tengah, ditambah lagi jalan yang hancur, perekonomian masyarakat tidak berjalan, Akhirnya masyarakat perbatasan tidak bisa apa apa,  karena masyarakat terisolir akibat jalan rusak parah", ungkap Asan, saat dihubungi lewat Selular pada 28 Juli 2022.

// red.

Previous
« Prev Post