HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (27) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1414) headline Nasional (2) healine (1) Hiburan (15) hukum (54) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (303) olahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Pemkab Sintang, Hadiri Wisuda Ke XI STAIMA



Sintang Kalbar - Drs. Igor Nugroho. M.Si Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan menghadiri kegiatan Wisuda ke-XI Strata-I, Jurusan Tarbiyah, Program Studi Pendidikan Agama Islam & Jurusan Syari'ah, Program Studi Al-Ahwal Al-Shakhshiyah, Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif (STAIMA) Sintang, di Hotel My Home Sintang, pada Sabtu, 8 Januari 2022.

Igor Nugroho mewakili Bupati Sintang menyampaikan turut berbahagia karena hari ini merupakan hari keberhasilan bagi putra-putri kita dalam menyelesaikan studinya pada program sarjana di Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif, "Momen ini adalah momen yang membahagiakan dan membanggakan bagi putra-putri serta orangtua dan keluarga, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan/wisudawati pada acara wisuda XI Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif", kata Igor Nugroho.

“Keberhasilan ini patut disyukuri oleh semua pihak, dengan harapan para wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan pada hari ini dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan mereka dalam mengisi pembangunan di negeri junjungan ini, khususnya di wilayah Kabupaten Sintang serta umumnya bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, kata Igor Nugroho.

“Saya berharap para lulusan STAIMA Sintang, akan menjadi lulusan yang mampu mengharumkan nama almamaternya, unggul serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan khususnya di Kabupaten Sintang. Tentunya untuk mencetak generasi yang unggul baik dalam hal ilmu pengetahuan dan estetika nilai islami sebagai landsan moral di era 4.0 merupakan tantangan bagi kita semua, Sebagai lembaga perguruan tinggi yang berbasis pada keilmuan agama Islam, STAIMA Sintang tidak hanya dituntut dalam mencerdaskan kehidupan dan menjaga moral bangsa melalui takaran nilai-nilai agama maupun ilmu pengetahuan, namun juga dituntut mampu menjawab berbagai tantangan kemajuan zaman yang terus berkembang”, ungkap Igor Nugroho.

“Lembaga pendidikan tinggi Islam juga harus memiliki inovasi, motifasi serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dalam kurikulumnya, sehingga nantinya mampu mencetak generasi yang unggul. Pada beberapa tahun yang akan datang, negeri ini akan dipimpin oleh para wisudawan/wisudawati ini. merekalah yang akan menjadi pemimpin di negeri ini yang akan menggantikan kita semua” terang Igor Nugroho.

“Kepada wisudawan/wisudawati, tantangan ke depan telah menunggu. hendaknya tantangan itu tidak dijadikan suatu penghambat untuk lebih maju, namun jadikanlah sebagai suatu peluang untuk berkarya. Jadilah generasi yang potensial, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun keimanannya yang kokoh kepada Allah SWT” pesan Igor Nugroho.

Sementara Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Sintang Muhammad Faisal menyampaikan bahwa wisuda ini disiarkan juga secara langsung oleh akun youtube STAIMA Sintang  “Kita bersyukur hari ini bisa melaksanakan wisuda karena Sintang sebelumnya sempat dilanda banjir besar. Selamat kepada para wisudawan/wisudawati dan orangtua yang sudah menyelesaikan studi di STAIMA Sintang. Yang wisudah hari ini berjumlah 52 mahasiswa, "dari 52 mahasiswa tersebut, terdiri 42 mahasiswa dari jurusan Tarbiyah, dan 10 mahasiswa dari jurusan syari'ah, dengan angkatan masuk dari tahun 2014, 2015, 2016, 2017, wisudanya di tahun 2022, dengan berbagai asal daerah masing-masing, ada yang dari Sintang, Melawi, Sekadau, Sanggau bahkan ada 1 mahasiswa yang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah”, jelas Muhammad Faisal.
// t
Red.

Previous
« Prev Post