HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (27) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1414) headline Nasional (2) healine (1) Hiburan (15) hukum (54) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (303) olahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Proyek 23 Milyar Tersebar 17 SD Di Sintang Diduga Dikorupsi





Sintang Kalbar - Proyek Pembangunan Sekolah Dasar Negeri yang tersebar di 17 Sekolah Dasar Negeri se-Kabupaten diduga Diduga Kuat Korupsi. 

Adapun jumlah Anggaran berjumlah 23 Milyar Rupiah yang di gelontorkan pada Tahun Anggaran 2019 lalu, Namun dari hasil investigasi www.shot14news.com dan tim menemukan di beberapa Sekolah Dasar pekerjaannya diduga asal jadi dan Diduga Mark-Up Kuat dugaan angaran tersebut dikorupsi oleh oknum kontraktor. 

Menurut San merupakan Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat yang tidak mau disebut Nama lembaganya mengatakan "Dari beberapa Sekolah Dasar dikabupaten Sintang yang kita ambil sampel, ada Dugaan tindak Pidana  Korupsinya dan dugaan Mark-Up, Kemudian pada pelaksanaan Pekerjaan tidak semua dicantumkan papan plang yang mencantumkan jumlah anggaran, " contoh informasi yang kita himpun, ada disalah satu bangunan sekolah hanya di ganti atap, kemudian dingding hanya dicat dan Lantai Porselen tetapi anggaran berkisar hampir 1 milyar, lokalnya hanya 3 lokal",  jelas San kepada media shot14news.com di sintang pada 30/11/2021.


" Maka dari itu, secepatnya akan kita buat laporan ke pihak penegak hukum agar segera di tindak lanjuti dugaan korupsi ini, Ini 23 milyar loh, Dan saya akan berkonsultasi ke Pimpinan di Provinsi Kalbar", ungkap San. 

Jelas kita telah mengumpulkan sebahagian informasi dari masyarakat dan para pihak guru dimana proyek tersebut diletakkan",  tegas San. // red.tim.

Previous
« Prev Post