HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (27) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1433) headline Nasional (2) healine (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (303) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

MERIAHKAN PENUTUPAN MTQ KE-XXIX LEWAT TARIAN KOLOSAL


Sintang Kalbar - Semangat Luar biasa para penari kolosal pada acara penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, di Stadion Baning Sintang, pada Jumat malam, (17/12/2021). 

Tarian kolosal yang dipersembahkan oleh Sanggar Anantakupa dari Kabupaten Sintang bertemakan Terempoh 

Koordinator tarian kolosal yang juga Anggota Seksi Kesenian Panitia MTQ, H. Mitra Cahyadi  menyampaikan makna dan tujuan yang terkandung pada tarian yang ditampilkan pada malam penutupan MTQ, "tadi kita tampilkan tarian dengan judul Terempoh, yang dimana terempoh itu artinya silaturahmi / berkunjung, tujuannya yaitu melalui tarian ini kami persembahkan dalam rangka mengucapkan terimakasih kepada para kontingen Kabupaten/Kota se-Kalbar yang telah berkunjung serta bersilaturahmi ke Kabupaten Sintang dalam rangka MTQ ini", jelasnya. 

Masih kata H. Mitra bahwa tarian kolosal yang ditampilkan pada saat malam penutupan diikuti ratusan anggota tari, "masih sama seperti pada saat malam pembukaan, anggota tari dengan jumlah 250 orang, dari beberapa sekolah di Kota Sintang, dan tarian tersebut berdurasi 15 menit", sambungnya. 

"kalau malam pembukaan kemarin kita buat se-entertaiment mungkin dalam artian kita gabungkan konsep tarian dengan multimedia, kali ini kita konsepkan tariannya tidak terlalu entertaiment melainkan konsepnya natural, akan tetapi sedikit multimedianya, biar para penonton dan para tamu-tamu menikmati tarian kolosal dengan tema Terempoh ini", ucap H. Mitra Cahyadi. 

H. Mitra Cahyadi mengungkapkan bahwa meski diguyur hujan para penari membawakan dengan profesional, "walaupun cuaca hujan, saya melihat para penari tadi bersemangat, mereka menunjukkan dan semaksimal mungkin untuk tampil dihadapan para tamu undangan, akan tetapi kami juga mohon maaf jika masih ada kekurangan atas penampilan tarian kolosal yang ditampilkan", ungkapnya.// red. Hum

Previous
« Prev Post