HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (22) budaya (1) BUMN (1) Business (15) Daerah (1368) Dana Desa (2) Disdiknas (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1215) Hiburan (15) hukum (51) Internasional (72) Kasus (11) Keagamaan (3) Kebakaran (2) Kesehatan (64) Korupsi (9) KPUD (1) kriminal (44) Lakalantas (6) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (264) Parlemen (6) PEMDA (151) pendidikan (46) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (436) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (1) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (18) Umum (37)

Pilkades Radin Jaya Berbuntut Laporan, Terindikasi Politik Uang


Foto Markus K


Shot14news.com Sintang - Pemilihan Kepala Desa Radin Jaya Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang Kalimantan Barat Terindikasi Banyak melakukan Kecurang yang dilakukan oleh Panitia, Demikian Disampaikan Markus K, kepada media www.shot14news.com Di desa Radin Jaya Pada 9 Juli 2021.

Markus mengungkapkan "Sesuai Data yang saya miliki Pengawas Pemilihan Kepala Desa Radin Jaya Bermain Politik Uang (Money Politic) Pada tanggal 6 Juli 2021 Malam sebelum pemilihan, Salah satu pemilih bersaksi diberikan Sejumlah Uang pecahan Rp 100.000 ,- Rupiah oleh Kepala Dusun yang merupakan Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Desa Raden Jaya inisial "JL",ungkapnya.

Dijelaskan Markus Kronologinya, "Pada malam tanggal 7 Juli 2021, Kepala Dusun Inisial "JL" memanggil warga dan memberikan sejumlah Uang sebesar Rp 100. 000,- Rupiah, Dengan mengatakan itu Uang dari Bapak "P" atau "J"  (Yang merupakan salah satu Calon kepala Desa Radin Jaya Nomor urut 1 ) Artinya  dengan harapan agar warga tersebut memperhatikan calon Nomor urut 1, ( Ini uang ambillah, untuk beli Susu jadilah ), Dan Bukan hanya itu saja, Pemilih juga berani bersaksi bahwa "J" juga  memberikan sejumlah Uang kepada Inisial " M", jelas Markus.

Dengan adanyan indikasi kecurangan ini, Markus mengatakan, "Kita telah menyampaikan gugatan, Dan terkait Money Politic dan Panitia yang tidak netral, salah satuya di TPS 3 Sungai Sepan, ada manipulasi data yaitu atas nama Notti yang masih dibawah umur, terkait dengan hal tersebut saksi dari calon nomor 2 mempertanyakan kepada pihak panitia, mengapa ada pemilih di bawah Umur ?, Namun tetap di legalkan, Buntutnya Pleno di Tps 3 tidak kita tanda tangani", ujarnya.

"Kita telah membuat laporan gugatan keberatan ke Panwas Raden Jaya, Sebab kecurangan ini harus di usut tuntas, sepertinya kecurangan tersebut  terorganisir, Saya berharap kasus kecurangan pilkades di Desa Radin Jaya di proses secara hukum", harap Markus. 
( And.red.)

Previous
« Prev Post