HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (23) budaya (1) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (2) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1281) Hiburan (15) hukum (51) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (64) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (50) Lakalantas (7) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (274) Parlemen (6) PEMDA (176) pendidikan (46) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (466) Politik (138) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)

Mangkel : Catut Oknum Anggota Polisi terkait Dugaan Perambahan Hutan Di Bancoh

 



Shot14news.com Sintang - Adanya Kegiatan yang Diduga Perambahan Hutan secara Ilegal, Anehnya salah satu Pekerja mencatut nama Oknum Anggota Polisi yang ikut bersama bermain Kayu yang berlokasi di Desa Bancoh Kecamatan Sungai Tebelian  Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Alasan Kayu Gelondongan tersebut diolah menjadi Balok, Papan Kasau dan Reng untuk Masyarakat setempat.


Ketika dikonfirmasi Para awak media Bapak Mangkel Mengatakan Kayu tertsebut Milik Bapak Akianto yang beralamat Di Desa bancoh Kecamatan Sungai Tebelian kabupaten Sintang," Saya hanya Bagian mengolah Kayu saja, Jadi Kalau ada Warga yang mau beli kecil kecilan yah saya yang urus, Terus kalau ada yang mau beli agak banyak 100 atau 200 batang/ keping yah itu urusan Anak Saya inisial "B" Oknum Anggota Polres Melawi dan Inisial "M" oknum Anggota Polres Sintang yang bertugas di Polsek Sungai Tebelian", kata Bapak Mangkel saat di konfirmasi dilokasi Sawmil Miliknya pada 4 Juli 2021.



"Yang Saya Kelola ini jenis Kelansau, Menua,Jelutung diolah menjadi Balok, Papan Kasau Reng, dengan harga Rp 1.800 rupiah  per Centimeter, kal;o karyawan ada 6 orang, dan Kayu gelondongna yang di olah pun sekitar diameter 30 centimeter lebih, dan sudah bekerja selama 2 Bulan lebih dan Lokasi pun yang di kelola hanya 2 Hektar pak", Ungkap Mangkeng.

Terkait adanya informasi ada Oknum yang diduga bermain Kayu, Para awak media mencoba menghubungi Kapolsek Sungai Tebelian Sintang pada 5 Juli 2021, Beliau tidak berada ditempat, karena sedang mengemban  Tugas pengawalan Vaksinasi Di wilayah Kerjanya, dan Mengarahkan para awak media Bertemu Anggotanya, Namun Anggotanya tidak berani memberikan informasi.



Arpansyah yang turut serta melihat langsung Sawmil Milik Bapak Mangkeng  mengatakan,Terkait temuan Perambahan Hutan tersebut Pekerja tidak bisa menunjukkan Surat ijin SVLK ( Surat Verifikasi Legalitas Kayu ) dari dinas terkait, Mengolah hasil hutan tanpa di lengkapi dokumen yang sah itu tidak dibenarkan, Seharusnya Pemilik Sawmil dan pemilik Kayu harus mengantonngi Izin yang resmi dan di tempel dilokasi kerja , dan saya berharap agar pihak yang terkait bisa segera menyelidiki dan menindak oknum oknum yang nakal sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku di NKRI, tegas Arpansyah.(red.tim)

Previous
« Prev Post