HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (22) budaya (1) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (2) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1259) Hiburan (15) hukum (51) Internasional (72) Kasus (11) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (64) Korupsi (9) KPUD (1) kriminal (49) Lakalantas (6) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (268) Parlemen (6) PEMDA (168) pendidikan (46) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (458) Politik (138) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (3) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (19) Umum (37)

Desa Solam Raya, Gelar Ritual Adat Nyelapat Taun


Foto : Gelar Ritual
 

Shot14news.com Sintang - Masyarakat Adat Dayak Desa Solam Raya Kabupaten Sintang menggelar Ritual Adat yang turun temurun diadakan yaitu berupa Ucapan Syukur  kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Jerih Payah dari Hasil Panen / Ladang atau Pertanian yang digelar pada 17 Juli 2021.

 Acara Ritual Adat tersebut dinamakan Acara Ritual Adat Nyelapat Taun atau ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan sekaligus ritual adat, Dan Bukan hanya itu saja Dalam Ritual tersebut juga memeinta berkat Keselamatan Umat Manusia agar terhindar dari marabahaya atau Wabah Sakit Penyakit.

Ritual adat dipimpin langsung oleh pak Inci selaku Temenggung Linoh Pudau Kecamatan Sungai Tebelian kabupaten Sintang yang dilaksanakan di tugu perdamaian desa Solam Raya, Dihadiri oleh ketua Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) kabupaten Sintang yaitu Petrus Sabang Merah dan ketua TBBR kabupaten Melawi yaitu Anton desa dan anggota Pasukan Merah, Tokoh Adat, serta Tokoh Masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan ritual adat Dayak desa Solam Raya ini dilengkapi dengan berbagai Sajian peraga Ritual Adat seperti seperti Babi, Ayam Kampung, Lemang, Makanan Cocor dan bahan lainnya.



Temenggung Inci yang Memimpin Ritual Adat mengatakan bahwa adat Nyelapat Taun sudah menjadi tradisi turun temurun yang dilaksanakan setiap tahun setelah Panen. Akan tetapi untuk tahun ini dilaksanakan dengan sederhana mengingat saat ini kita dirundung kemalangan yaitu merebaknya Covid-19,  maka dalam ritual adat dilakukan sekaligus pengusiran terhadap penyebaran virus Corona agar dijauhkan dari manusia, Juga memohon pada “PETARA” (Tuhan Yang Maha Esa) agar Umat Manusia diberikan keselamatan dan dimudahkan segala rejeki dan dimudahkan dalam pekerjaan, jelas temenggung.

Sementara itu Ana selaku ketua panitia pelaksana kegiatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiatan ritual adat Dayak di desa Solam Raya, terutama kepada organisasi Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Sintang dan Melawi yang telah Sudi menghadiri acara adat Nyelapat Taun Desa Solam Raya, yang sangat mencintai adat istiadat dan tradisi Dayak, juga kepada warga masyarakat yang turut serta dalam mensukseskan kegiatan ini, ungkap Ana.

 ( red.tin )

Previous
« Prev Post