HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (22) budaya (1) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (2) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1259) Hiburan (15) hukum (51) Internasional (72) Kasus (11) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (64) Korupsi (9) KPUD (1) kriminal (49) Lakalantas (6) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (268) Parlemen (6) PEMDA (168) pendidikan (46) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (458) Politik (138) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (3) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (19) Umum (37)

Jarot : Ganasnya Covid-19 Di Sintang Akibat Perjalanan Orang Dari Pontianak

                            Foto : Konfrensi Pers Covid-19


Shot14news.com Sintang - Bapak Bupati Sintang dr H Jarot Winarno M.Med PH menggelar Konfrensi Pers Terkait meningkatnya Terpapar Covit -19 di Wilayah Kabupaten Sintang, pada Senin 19 April 2021 di Command Center, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sintang.

|Bapak Bupati Sintang dr H Jarot Winarno M.Med.PH Dalam Penjelasannya mengatakan "Pada Floydnya sebenarnya Warga Kabupaten Sintang itu Takut apabila orang dari pontianak berkunjung Ke Kabupaten Sintang, Kemudian menulari masyarakat, Kenapa orang luar dilarang kesintang, yah jelas kita mengucapkan terima Kasih, Kita yang takut orang datang kesintang lalu menyakiti kita, dan saya berharap warga pontianak jagan berkunjung ke sintang, Itu logikanya", kata Jarot.

"Kita membuktikan telah melakukan razia pada malam pertama dengan melakukan swab antigen kepada 76 orang dan ditemukan 1 orang positif covid- 19, pada razia Di malam Kedua melakukan tes Swab dan antigen kepada 53 orang, ditemukan 1 orang positif covid- 19, kemudian Razia pada malam ke 3 melakukan tes Swab dan antigen ke pada 62 orang, ditemukan 1 orang positif covid-19. Dan Total positif covid 3 orang dari 161 orang yang terjaring Razia, dengan angka positif covid- 19 adalah 1,8 Persen", jelas Bupati Sintang. 


Selanjutnya "Pada gelombang ke Dua minggu pertama pada bulan Januari, ada 62 kasus positif dan minggu Kedua 63 kasus positif, dan dari 63 kasus,  62 kasus positif tersebut adalah perjalanan orang balik dari pontianak menuju sintang, jadi barang siapa masuk ke Pontianak hati hati kena Corona, Kemudian gelombang ke tiga adalah dibulan  April 2021 merupakan puncak, Dalam  1 minggu ada 131 kasus, minggu berikutnya 140 kasus dan 156 kasus, Jadi pada bulan April ciri khasnya adalah, 110 orang pulang dari Pontianak ke sintang positif Corona, dengan menulari ke 126 orang Dalam keluarganya,  sehingga Klaster perjalanan Total 236 orang tertular, Jadi 90, 8 Persen Corona yang ada Di sintang adalah kasus perjalanan dari Pontianak, makanya kita takut,  apabila orang dari Pontianak berkunjung ke sintang kita bisa tertular", Jelas dr Jarot.
 
Pada gelombang ke tiga banalitasnya tingkat keganasannya sangat ganas, Karena pada bulan  April 2021 yang meninggal 11 orang dari 260 kasus positif covid19,  4,2 Persen kasus tersebut termasuk tinggi, Kemudian dilihat dari hasil razia atau swab massal kita hanya menemukan 3 orang yang diremukan positif, sebenarnya tidak banyak yang terkena covid19 Di kabupaten sintang ", Jadi bisa kita bandingkan Warga Sintang Terpapar Covid Kebanyakan adanya perjalanan orang pulang dari Pontianak ke sintang", ungkap Jarot.

Jarot menghimbau kepada masyarakat kabupaten  Sintang, agar tetap mematuhi Protokol kesehatan, menjaga Stamina atau Imunitas dengan Pola Hidup Sehat ", Pesan Jarot. 

Sementara Sinto Linoh menjelaskan data yang kita miliki adalah data rill bahwa Situasi Coviod 19 dikabupaten Sintang  pertangga 18 April 2021, bahwa 14 kecamatan dikabupaten Sintang jelas sudah terdampak  covid-19 Ada 10.420 orang hasil Spesimen yang telah kita lakukan pemeriksaan, yaitu 8.106 orang Negatif, 1.642 orang Kasus Konfirmasi, Dalam Perawatan 197 orang, dan kasus meninggal Dunia 31 orang terhitung dari bulan Januari, Sementara dinyatakan Sembuh 1.414 orang.

Dilihat dari Kasus di bulan April Pasien terkonfirmasi  197 orang tersebar di tempatkan di beberapa ruang isolasi yaitu 

- Ruang Isolasi  tekanan Negatif  sebanyak :  5 orang

- Ruang Isolasi Tembesuk  : 8 Orang 

- Ruang ICU Covid : 10 Orang

- Ruang Pinere RSUD : 3 Orang

- RIM Gedung Rusunawa  : 49 Orang 

- Isolasi Mandiri : 122 Orang 

- Sementara Pasien Yang Positif Antigen Dalam Perawatan 32 Orang

dan Jumlah pasien yang terkonfirmasi berada di Usia muda antara usia 20 - 30 tahun dan 31 sampai dengan 40 tahun yang dikaitkan pada prilaku yang sering berkumpul kumpul, tidak menjaga jarak,dan tidak pakai Masker, Kemudian Mobilitasnya juga sangat tinggi, rata rata yang terpapar berjenis Kelami Pria, Jelas Sinto. ( Red.)

Previous
« Prev Post