HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (22) budaya (1) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (2) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1259) Hiburan (15) hukum (51) Internasional (72) Kasus (11) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (64) Korupsi (9) KPUD (1) kriminal (49) Lakalantas (6) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (268) Parlemen (6) PEMDA (168) pendidikan (46) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (458) Politik (138) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (3) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (19) Umum (37)

Toko Mebel Sungai Ayak Roboh

 

S14n Sekadau -  Satu unit toko mebel yang berada di Desa Sungai Ayak, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, roboh akibat longsor. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Jum'at (27/11/2020).


Kapolres Sekadau, AKBP K. Tri Panungko, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Belitang Hilir IPTU Pansang menuturkan, saat itu salah seorang pekerja toko mebel, yakni Slamet sedang berada di teras karena ada konsumen yang datang mengambil kusen yang telah dipesan.

Setelah konsumen itu pulang, Slamet merasakan bangunan itu sedikit bergerak miring. Kurang lebih 5 menit kemudian, bangunan itu langsung roboh dengan posisi miring ke sungai.

"Slamet dan Agus, pekerja lainnya tidak sempat masuk ke dalam dan langsung keluar menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa," ungkap IPTU Pansang.
 
Kapolsek membeberkan, bangunan yang roboh itu berukuran 20x5 meter dengan jumlah kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 180 juta.

Setelah peristiwa tersebut, kata Kapolsek, petugas PLN langsung memutuskan aliran listrik di bangunan itu. Hal ini untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. 

"Untuk evakuasi rencananya akan dilakukan besok," tuturnya.

Diketahui beberapa hari belakangan ini terjadi hujan deras. Kondisi tersebut menyebabkan tanah yang berada lokasi itu longsor hingga menyebabkan toko mebel tersebut roboh.

Kapolsek mengimbau agar masyarakat khususnya di wilayah kecamatan Belitang Hilir agar selalu waspada terhadap kemungkinan bencana yang diakibatkan musim penghujan seperti banjir dan tanah longsor, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai. (Hum/Almanso)

Previous
« Prev Post