HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (22) budaya (1) BUMN (1) Business (15) Daerah (1368) Dana Desa (2) Disdiknas (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1219) Hiburan (15) hukum (51) Internasional (72) Kasus (11) Keagamaan (3) Kebakaran (2) Kesehatan (64) Korupsi (9) KPUD (1) kriminal (44) Lakalantas (6) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (264) Parlemen (6) PEMDA (152) pendidikan (46) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (439) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (1) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (18) Umum (37)
Sie Propam Polres Sekadau Gelar Gaktibplin Polsek Sekadau Hilir

By On Juli 30, 2021


 

Shot14news.com Sekadau - Dalam upaya mendukung program Kapolri yakni Presisi seluruh personel terus meningkatkan kinerja baik secara SOP (Standar Operasional Prosedur) maupun HTCK (Hubungan Tata Cara Kerja).

Dari tingkat Mabes sampai ke Polsek jajaran seluruh anggota terus mendukung program Polri terutama ditengah pandemi saat ini gencar mencegah Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Disamping melaksanakan tugas, anggota Polri juga diupayakan untuk meminimalisir segala bentuk pelanggaran kode etik Kepolisian dalam pelaksanaan tugas.

Menyikapi hal itu Sie Propam Polres Sekadau yang dipimpin langsung Kasi IPDA Guritno beserta empat orang personelnya menggelar gaktiblin (Penegakan Ketertiban Disiplin) anggota Polsek Sekadau Hilir, Jumat (30/7/2021).

Dalam kesempatan itu Kasi Propam Polres Sekadau IPDA Guritno menyampaikan pesan pimpinan yakni dalam rangka gaktibplin yang rutin dilaksanakan agar seluruh personel tidak melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik Polri.

Selanjutnya dirinya juga mengajak seluruh personel untuk meningkatkan kinerja dan menjaga kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi.

Kemudian anggota Sie Propam melakukan pengecekan kelengkapan administrasi personel Sekadau Hilir seperti identitas diri yakni KTA, SIM, STNK dan terakhir sikap tampang.

Selama dilakukan pengecekan oleh personel Sie Propam Polres Sekadau tidak ditemukan pelanggaran oleh seluruh anggota Polsek Sekadau Hilir.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kapolsek Sekadau Hilir Iptu Agus Junaidi terhadap Kasi Propam beserta anggotanya yang telah menyampaikan informasi terkait tupoksi Polri saat ini. (Almanso,hum)

 Pemkab Sintang Minta Kades Fokus Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

By On Juli 28, 2021



Shot14news.com Sintang-- Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto, SH menghadiri kegiatan reses anggota DPR RI Komisi IV, Yessy Melania, di Dusun Ansok, Desa Benua Kencana, Kecamatan Tempunak, Selasa (27/7/2021). 

Pada kesempatan reses tersebut, Wakil Bupati Sintang bersama Anggota DPR RI Komisi IV ini melakukan dialog bersama masyarakat setempat terkait sektor pertanian, kehutanan, lingkungan dan perikanan. 

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan dalam rangka ketahanan pangan untuk mencapai swasembada pangan, bidang pertanian dan perikanan merupakan hal yang utama.  Sehingga potensi untuk mencapai hal tersebut sangatlah besar seperti di wilayah lahan atau hutan yang masih sangat luas.

"Saya yakin khusus untuk di tempunak hulu ini, luarbiasa, luas lahan, sangat-sangat memungkinkan untuk mencapai swasembada pangan"ungkap Sudiyanto.

Namun, untuk mencapai hal tersebut, kata Sudiyanto harus ada yang menginisiasinya, sehingga masyarakat di pedesaan mau dan ingin bergerak, agar tidak lagi terlalu bergantung terhadap sumber mata pencaharian utama seperti karet dan sawit. 

"Kita di sintang inikan ada credit union yang bergerak di bidang pemberdayan ekonomi masyarakat, ada AMAN juga yang bergerak langsung di lapangan. Sehingga masyarakat tidak lagi focus pada karet dan sawit saja, tapi sudah berani untuk tanaman lain yang sangat potensial bisa di kembangakan, seperti coklat, kopi, enau, tebu, di daerah ketungau tengah itu lagi ngembangkan pinang malah dan lain-lain. Sehingga hal itu suatu hal yang sangat positif kedepannya"kata Sudiyanto.

Untuk itulah, Sudiyanto meminta para kepala desa di wilayah tempunak hulu khususnya lebih focus kepada kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa, misal dengan memilih potensi yang bisa di kembangkan di desa. Terlebih lanjut dia, di Desa Benua Kencana tepatnya Dusun Ansok ini dari AMAN Sintang sedang mengembangkan potensi tanaman kopi, karena memang di Ansok sudah ada kebun kopi milik warga setempat yang keberadaanya sudah cukup lama, bahkan juga di Dusun Jungkang ada tanaman kakau yang di kembangkan masyarakat setempat.

"Contoh sederhana lah, nanam kopi, coklat, atau yang lain, silakan pilih, minimal setiap kepala keluarga di kampung itu bisa nama 5 - 10 bibit itu sudah bagus. Karena kita berpikir kedepan pemberdayaan masyarakat sangat penting, kalau masyarakatnya sejahtera, ngurus desa pun nyaman"kata dia.

"Bukan berarti kades nda boleh lagi berpikir bangun infrastruktur jalan atau jembatan, namun pemberdayaan masyarakat itu harus lebih banyak"pesan Sudiyanto kepada kepala desa yang hadir.

Sudiyanto pun berujar, Pemkab Sintang sangat memberikan dukungan terhadap kegiatan yang bersifat pemberdayaan peningkatan ekonomi masyarakat melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan adanya pengajuan-pengajuan dari kelompok pertanian yang ada di desa.

"Apa yang kami bisa buat, kami pemerintah tetap buat, maka bentuk-bentuk dari pengajuan dalam bentuk kelompok itu wajib, nda mampu kalau kita melayani orang perorang"ujar Sudiyanto.

Selain itu kata dia, kegiatan yang bersifat pemberdayaan perekenomian seperti ini juga merupakan salah satu dampaknya untuk menjaga hutan demi masa depan anak cucu, karena tidak mengeksploitasi hutan secara besar-besaran. "Ini tanggungjawab kita bersama bagaimana menjaga hutan, kita di kampung ni yang masih ada hutan di jaga, bisa di kelola buat pemberdayan ekonomi, tanpa kita mengeksploitasinya, hutan tanpa di tebang juga bisa menghasilkan"ucap Sudiyanto. 

Anggota DPR RI, Komisi IV, Yessy Melania, dalam kesempatan tersebut juga meminta masyarakat agar lebih focus pada satu komoditi saja dulu, seperti di Desa Benua Kencana yakni di Dusun Ansok ini sudah ada potensi perkebunan kopi dan juga kakau di Dusun Jungkang dan yang memang bisa di kembang oleh setiap masyarakat setempat.

"Di Ansok inikan potensinya kopi dan jungkang ada kakau, ayo kita focus kesitu, nda usah lagi kita mikir sawit dan sebagainya, itu nanti kalau terlalu banyak mao diambil nda akan bisa focus, nanti menggantung semua, misal sawit setengah, kopi setengah, kakau setengah ujung-ujungnya nda ada yang bisa jadi komoditi potensial kita. Jadi harus ada memang yang focua dan konsen"kata Yessy.

Yessy pun meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Sintang untuk melakukan mapping atau pemetaan terkait potensi komoditi yang bisa di kembang di setiap desa dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seperti di Dusun Ansok ini sudah ada komoditi kopi dan kakau.

"Saya sudah komunikasi dengan kepala bptp balitbang pertanian kalimantan barat untuk di dapil saya bisa bisa di berikan bantuan entah itu penyuluhan, terkait kopi dan kakau. Secara komunal masyarakat di ansok ini harus kompak untuk bisa focus di komoditi tertentu, dan itu bisa saya perjuangkan, intinya kominikasilah"ujar Yessy.

"Banyak hal memang di komisi IV, belum lagi bicara sektor perikanan, peternakan, sehingga saya hadir di sini untuk mendengar langsung dari masyarakat, karena hadir disinikan ada juga kepala-kepala desa di wilayah tempunak hulu, saya tampung nanti sehingga bisa kita perjuangkan kedepannya"ucap Yessy.

Hadir pada kegiatan reses tersebut, unsur Forkopimcam Ketahanan Pangan Dinas Pertanian & Perkebunan Kab. Sintang, Jajaran CU Keling Kumang, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kab. Sintang, para Kepala Desa di wilayah Tempunak Hulu dan masyarakat Desa Benua Kencana. ( red.hum )

20 Desa Bersengketa Pada Pilkades Serentak Kab. Sintang

By On Juli 27, 2021


Shot14news.com Sintang - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si yang juga Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten Sintang memimpin pelaksanaan Dengar Pendapat dan Penyelesaian Perselisihan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di Langkau Kita Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang pada Selasa, 27 Juli 2021. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Juli 2021 yang lalu dan diikuti sebanyak 291 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Sintang sudah berjalan lancar dan aman. “namun, ternyata dari 291 desa yang menyelenggarakan pilkades, ada 20 desa yang masih bersengketa dan harus sudah selesai paling lambat 7 Agustus 2021. Keberatan terhadap hasil pilkades harus sudah diselesaikan paling lambat 1 x 24 jam oleh calon kepala desa yang dirugikan. Tanggal 8 Juli 2021 harus sudah disampaikan secara tertulis kepada panita Pilkades tingkat desa, kalau tidak bisa diselesaikan di tingkat desa, baru lanjut ke tingkat kecamatan, seterusnya kalau tidak selesai di tingkat kecamatan, proses lanjut ke tingkat kabupaten. Tetapi kalau sampai ke kecamatan kemudian keberatan berhasil diselesaikan, kata Sekda.
 
"Hari ini. ada 20 desa di 6 kecamatan  yang belum mampu diselesaikan di tingkat kecamatan sehingga sampai ke Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang. Kita akan mendengarkan apa saja yang menjadi permasalahan. Atas keberatan yang ada di 20 desa di 6 kecamatan yang terjadi perselisihan atas hasil pelaksanaan pilkades tersebut. Atas kondisi tersebut, Pemkab Sintang sepakat untuk mengumpulkan semua pihak yang bersengketa untuk bertemu di Langkau Kita ini” terang Yosepha Hasnah.

“Kepada para pelapor, agar mempersiapkan datanya. Dan keterangan Panitia Pilkades dan Panwas Pilkades tingkat desa akan dicatat dengan baik sebagai bahan kami mengambil keputusan” tambah Yosepha Hasnah.

Adapun desa yang terjadi perselisihan atas hasil Pilkades serentak tahun 2021 adalah untuk Kecamatan Ambalau ada enam desa yang peserta pilkades menyatakan menolak hasil pilkades yakni Desa Pulou Sabhang, Tanjung Andan, Pahangan, Nanga Kesange, Buntut Sabon dan Nanga Ukai. Kecamatan Sepauk ada 3 desa yakni Desa Sinar Pekayau, Kemantan dan Bernayau. Kecamatan Ketungau Tengah ada 3 desa yakni Desa Radin Jaya, Begelang Jaya, dan Wana Bakti. Kecamatan Kelam Permai hanya 1 desa yakni Desa Pelimping.  Kecamatan Ketungau Hilir ada 3 desa yakni Desa Semuntai, Nanga Merkak dan Ratu Damai. Kecamatan Kayan Hulu ada 4 desa yakni Desa Entogong, Nanga Abai, Tanjung Lalau, dan Desa Empoyang. (red.hum)

Herkulanus Roni, Beberkan Alur Sengketa Hasil Pilkades Serentak Kabupaten Sintang

By On Juli 27, 2021

 

Shot14news.com Sintang - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang yang juga Sekretaris Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten Sintang Herkulanus Roni turut hadir pada pelaksanaan Dengar Pendapat dan Penyelesaian Perselisihan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 di Langkau Kita Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang pada Selasa, 27 Juli 2021. 

Herkulanus Roni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Sintang Nomor 91 Tahun 2019 sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Bupati Sintang Nomor 7 tahun 2021 tentang Tata Cara pemilihan kepala Desa, pemilihan Kepala Desa antar Waktu dan Pengangkatan Penjabat kepala Desa Pasal 83 ayat (7) menyatakan bahwa PPKab paling lambat 20 (dua puluh) Hari sejak menerima pengajuan keberatan dari Calon Kepala Desa yang disampaikan melalui Camat wajib menyelesaikan perselisihan tersebut dan wajib menyampaikan keputusan kepada Panwas Pilkades dan PPKades. 

“Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka fasilitasi Penyelesaian Keberatan tingkat Kabupaten dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2021, untuk itu kami mengundang Ketua dan Sekretaris PPKades, Ketua dan Sekeretaris Panwas Pilkades, Ketua BPD, PJ. Kepala Desa dan Pelapor/Penggugat (Maksimal 2 Orang) dalam rangka Dengar Pendapat terhadap Keberatan yang diajukan. Dalam tahapan pilkades ini, kita sudah sampai pada penyelesaian sengketa atas hasil pilkades. Saat ini keberatan sudah disampaikan pada Panwas Tingkat Desa, kalau di tingkat desa sudah mampu diselesaikan, dibuat berita acaranya. Kalau tidak mampu diselesaikan dalam jangka waktu 10 hari, maka harus disampaikan ke panitia di kecamatan untuk diselesaikan juga dalam waktu 10 hari. Apabila tidak bisa diselesaikan selama 10 oleh panitia di kecamatan, baru diajukan ke panitia pilkades tingkat kabupaten. 
Di tingkat kabupaten paling lambat 20 hari sejak disampaikan. Kita akan membuat keputusan dan keputusan tingkat kabupaten bersifat final dan mengikat. Apabila calon kepala desa masih tidak menerima keputusan Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang, maka silakan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara di Pontianak. Kami memiliki batasan untuk menyelesaikan, seperti kalau ada permintaan pelaksanaan pemilihan suara ulang, bukan kewenangan kabupaten, ini kewenangan PTUN. Kalau PTUN memerintahkan pemungutan suara ulang, baru dilakukan pemungutan suara ulang. Tapi kalau menghitung ulang, masih di perkenankan. Jadi ada batasan kewenangan yang dimiliki Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang” terang Herkulanus Roni. 

“Saat ini kami sudah menerima 23 sengketa hasil pilkades dari 6 camat. Semua keberatan yang diajukan sudah melengkapi bukti-bukti untuk memperkuat keberatan yang bersangkutan. Tugas Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang saat ini adalah mendalami saja. Nanti calon kades yang keberatan untuk mengungkapkan fakta keberatanya, lalu kami akan meminta keterangan panitia pilkades tingkat desa dan panitia pengawas tingkat desa. Setelah mendengarkan keterangan pihak tersebut, seluruh anggota Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang silakan menanyakan untuk melakukan pendalaman. Hari ini kita hanya mendalami, belum memutuskan. Keputusan akan diambil dalam sebuah rapat khusus Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang. Dengar pendapat hari ini akan menjadi bahan kita untuk mengambil keputusan nanti” terang Herkulanus Roni.

“Setelah mendengarkan pelapor, panitia pilkades tingkat desa, panwas pilkades tingkat desa. Seluruh anggota Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang bisa menanyakan untuk mendalami kasus sebagai bahan kita mengambil keputusan nanti. Kalau sudah selesai, pihak yang hadir silakan meninggalkan tempat ini, untuk giliran dengan desa lain lagi” terang Herkulanus Roni.

Dengar Pendapat dan Penyelesaian Perselisihan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021 tersebut Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang mendengarkan secara bergiliran keterangan pelapor, panitia pilkades tingkat desa dan panwas tingkat desa. Selanjutnya secara bergiliran Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang mengajukan pertanyaan pendalaman. ( res.hum )

 Polsek Sekadau Hilir, Amankan Penyaluran BST

By On Juli 27, 2021


Shot14news.com Sekadau - Dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman ditengah pandemi Covid-19, Polsek Sekadau Hilir turunkan personel pada saat penyaluran BST tahap ke V dan Vl tahun 2021.

Bertempat di rumah Betang Youth Center Kecamatan Sekadau Hilir telah dilaksanakan penyaluran BST (Bantuan Sosial Tunai) tahap V, Vl bulan Mei dan Juni pada Selasa (27/7/2021).

Pembagian BST tersebut berlangsung selama dua hari yakni Selasa dan Rabu di lokasi yang sama Rumah Betang serta dibagi waktunya untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan penerapan protokol kesehatan.

Warga Enam Desa di Kecamatan Sekadau Hilir mengambil BST di Rumah Betang pada hari ini, kemudian untuk sebelas desa yang lain pada hari Rabu dilokasi yang sama.

Adapun setiap KK mendapat dana BST sebesar Rp. 300.000 dengan membawa KTP dan KK sesuai dengan program pemerintah melanjutkan di tahun 2020.

Program pemerintah tersebut untuk membantu meringankan beban hidup warga ditengah situasi pandemi Covid-19 yang setiap hari masih tinggi angka terkonfirmasi.

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Sekadau Hilir Iptu Agus Junaidi telah menurunkan personel Polsek Kanit Samapta beserta Bhabinkamtibmas dan bersinergi dengan Koramil serta Sat Pol PP untuk memberikan pengamanan langsung.

Iptu Agus Junaidi juga menjelaskan bahwa pembagian BST tersebut harus mendapatkan pengamanan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan kondusif.

Dengan menerapkan protokol kesehatan personel gabungan turun memberikan pengamanan langsung selama kegiatan pembagian BST di Rumah Betang.

"Selain memberikan pengamanan, personel juga menghimbau kepada para penerima bantuan agar menerapkan protokol kesehatan serta menjaga jarak untuk mencegah penyebaran Covid-19," pungkas Kapolsek. (Almanso,hum)

 Ops Yustisi : Masih Ditemukan Pelanggar Prokes

By On Juli 27, 2021


Shot14news.com Sekadau - Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau melaksanakan operasi yustisi di Jl. Merdeka Selatan untuk mendisiplinkan masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan. 

Kasubbag Dalgar Bagren Polres Sekadau AKP Sabar Simanjuntak mengungkapkan, dalam operasi yustisi kali ini masih menemukan warga yang tidak mamakai masker. 

“Kita berikan teguran kepada warga yang melanggar. Kemudian ada 10 pelanggar prokes yang diswab antigen. Hasilnya negatif,” ungkap AKP Simanjuntak, Selasa 27 Juli 2021.

Pada kesempatan itu, diimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi prokes dalam aktivitasnya sehari-hari. Apalagi, saat ini Kabupaten Sekadau berada dalam zona oranye corona. 

“Patuhi 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Jangan anggap remeh Covid -19,” imbaunya.

Kepada masyarakat juga diimbau agar mengikuti program vaksinasi. Dengan banyaknya masyarakat yang divaksin, maka target herd immunity dapat tercapai.

“Kami tak pernah bosan mengimbau masyarakat selalu disiplin prokes untuk melindungi diri, keluarga dan orang lain. Masyarakat harus sadar pentingnya prokes sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Almanso,hum)

Bhabinkamtibmas Dukung Deklarasi Stop BABS Di Desa Binaannya

By On Juli 26, 2021

 




Shot14news.com Sekadau - Deklarasi stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan) diselenggarakan di dusun Iloh desa Nanga Engkulun Kecamatan Nanga Taman, Senin 26 Juli 2021.

Tujuan dari kegiatan ini mengajak masyarakat selalu mengedepankan pola hidup sehat, salah satunya dengan mengubah perilaku buang air besar sembarangan.

Selaku Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut, Bripka Syamsul Bahri hadir serta memberikan dukungan terhadap program yang diselenggarakan di desa binaannya ini. 

"Program ini mengajak masyarakat untuk menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. Kita semua berharap dapat berjalan sesuai dengan baik," kata Bripka Syamsul.

Berhubung situasi pandemi Covid-19 saat ini, Bripka Syamsul mengajak seluruh pihak untuk terus mensosialisasikan disiplin prokes kepada masyarakat.

"Stop BABS penting dijalankan. Begitu pula dengan protokol kesehatan, sama pentingnya dan musti diterapkan agar terhindar dari penyebaran virus Corona," katanya.

Turut hadir dari Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Camat Nanga Taman, Bhabinsa, Wahana Visi Indonesia, perwakilan Puskesmas dan perangkat desa Engkulun. ( Almanso, hum )