HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (20) BUMN (1) Business (15) Daerah (1367) Dana Desa (2) Disdiknas (1) Duka (4) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1160) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (9) Keagamaan (3) Kebakaran (1) Kesehatan (59) Korupsi (9) KPUD (1) kriminal (33) Lakalantas (6) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (256) Parlemen (4) PEMDA (123) pendidikan (44) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (405) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Seremonial (10) Slider (136) Sosial (1) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (16) Umum (36)
Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap, Jalin Silaturahmi  Bersama Wabub Sintang

By On Juni 15, 2021

 

Shot14news.com Sintang - Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH dan Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap bersilaturahmi sekaligus jamuan Makan Malam di Langkau Kita Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang pada Selasa, 15 Juni 2021.

Silaturami tersebut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J, S. Pd, M.A.P. sementara Uskup Sintang didampingi Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang RD Leonardus Miau, Vikaris Yudicial Keuskupan Sintang RD. Herman Yosef Ga’i dan Ekonom Keuskupan Sintang RD. Yohanes  Pranoto. 

Kedatangan Uskup Sintang dan para pastor di Langkau Kita disambut langsung oleh Wakil Bupati Sintang Sudiyanto dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang Ny. Maria Magdalena. Usai berbincang-bincang, Wakil Bupati Sintang makan malam bersama Uskup Sintang, para Pastor, Sekda Sintang, dan Asisten Ekbang. 

Bupati Sintang Sudiyanto, SH menyampaikan silaturahmi dan makan malam ini menjadi yang pertama dengan Bapak Uskup Sintang setelah saya dilantik menjadi Wakil Bupati Sintang. “terima kasih kepada Bapak Uskup Sintang, Pastor Leonardus Miau, Pastor Yohanes Pranoto, dan Pastor Hermanus Yosef yang sudah datang ke rumah dinas ini. Selamat datang di Langkau Kita”,ungkap Wabup Sintang.

“Kami juga ada rencana untuk mengajak Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri, Pegawai BUMN, BUMD dan swasta untuk melaksanakan misa bersama di Langkau Kita pada Jumat, 18 Juni 2021 nanti. “kolekte dari teman-teman juga nanti akan kami serahkan ke Seminari Menengah St. Yohanes Maria Vianney Menyurai. Tentu kami akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan akan membatasi jumlah peserta” kata Wabup Sintang. 

Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap menyampaikan bahwa saat mendengar Bapak Wakil Bupati Sintang ingin bersilaturahmi dengan jajaran Keuskupan Sintang, kami sangat senang. “lalu saya bilang ke para pastor yang ada di Keuskupan Sintang, kita saja yang mendatangi kediaman Wakil Bupati Sintang”,ucap Uskup Sintang. 

“Sebagai Wakil Bupati Sintang, berperanlah sebagai pemimpin semua umat dan masyarakat di Kabupaten Sintang. Bapak adalah pemimpin semua agama yang ada di Kabupaten Sintang, Bapak juga adalah seorang umat yang sudah semestinya kami rangkul. Sekaligus juga pemimpin di pemerintahan. Saya senang bisa bersilaturahmi seperti ini, bahkan dijamu dengan makan malam. Terima kasih atas semuanya”,ungkap Uskup Sintang.( red.hum )

PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK STASI TERUSAN SIAP DIMULAI

By On Juni 13, 2021

 


Shot14news.com Sintang - Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH melalukan peletakan batu pertama pembangunan gereja Katolik Stasi Terusan Paroki Santo Martinus Kelam Permai pada Minggu, 13 Juni 2021. Peletakan batu pertama pembangunan gereja tersebut juga dilakukan setelah dilakukan pemberkatan lokasi pembangunan gereja oleh Pastor Paroki Santo Martinus Kelam Permai RD. Leonardus Miau. Turut melalukan peletakan batu pertama adalah Pastor Paroki Santo Martinus Kelam Permai RD. Leonardus Miau, Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Ronny, Kapolsek Dedai, Ketua Umat, Tokoh Masyarakat, dan Ketua Panitia Pembangunan Gereja. 

Wakil Bupati Sintang menyampaikan dukungannya atas pembangunan gereja Katolik di Desa Terusan Kecamatan Dedai tersebut. “Membangun gereja ini menjadi tanggungjawab bersama. Kita perlu bahu membahu dalam membangun sarana ibadah ini dalam rangka memperkuat mental dan spiritual. Bantuan dari pemerintah sangat penting, namun usaha dan upaya dari umat jauh lebih penting. Saya berharap, semangat umat di Stasi Terusan untuk membangun gerejanya tetap tinggi sampai selesai. Ini baru dimulai, tentu tidak akan selesai satu atau dua tahun ke depan karena pandemi covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan baik pemerintah maupun umat”, ungkap Wakil Bupati Sintang.

“Saya minta semangat gotong royong kembali diperkuat, khususnya dalam membangun gereja ini. Lakukan kerja bakti secara bersama-sama dan terus menerus.  Saya salut dengan keberanian umat disini yang sudah mau memulai pembangunan gereja ini. Berani memulai itu sesuatu yang hal yang positif. Gereja yang megah penting, namun jauh lebih penting adalah gereja yang hidup yakni pribadi kita sebagai umat. Maka saya minta, penuhi gereja yang ada dulu. Setiap minggu semua keluarga ikut ibadat” tambah Wabup Sintang
“Jangan ada lagi istilah gereja kaum janda, karena yang rajin ikut ibadat di gereja hanya kalangan janda saja. Yang laki-lakinya malas ikut ibadat. Gereja baik untuk membina mental dan spiritual masyarakat. Saya minta proses pembangunan gereja bisa berjalan terus. Jangan sampai berhenti. Biar selesai sampai 5 tahun, asal dilakukan terus menerus, maka menunjukan semangat umat disini, Dana untuk membangun gereja ini memang besar, namun kita semua harus kompak sampai selesainya pembangunan gereja yang menjadi idaman kita bisa terwujud. Swadaya dan gotong royong umat terus dibangun” terang Wabup Sintang.

Pastor Paroki Santo Martinus Kelam Permai RD. Leonardus Miau menyampaikan Stasi Terusan ini masuk ke dalam wilayah  Paroki Santo Martinus Kelam Permai, kalau Stasi Empaci sudah masuk Paroki Dedai meskipun Desa Terusan ini masuk ke dalam Kecamatan Dedai, "Umat di sini sangat ingin membangun gereja besar, namun kita juga perlu melihat kemampuan kita. Perjuangan umat disini sangat baik, jadi saya juga sebagai pastor paroki sangat semangat mendukung pembangunan gereja di stasi ini, Di dua paroki yakni Kelam Permai dan Dedai ini ada 64 stasi, disaat yang bersamaan, kami sedang membangun 21 gereja. Dan beberapa diantara berukuran besar” jelas RD. Leonardus Miau.

“Ini tanda yang baik, bahwa ada gerakan umat ingin membangun gereja baru sebagai bentuk perkembangan umat beriman dalam sebuah bangunan fisik gereja yang besar. Gereja ini milik bersama, maka dana untuk membangun gereja yang utama bersumber dari swadaya umat, kalau ada bantuan, kita syukuri. Gereja yang mandiri menjadi cita-cita kita semua, dimana umat lebih utama membangun gereja. Kalau bisa 70 persen dari umat, dan 30 persen dari bantuan, Membangun gereja ini gampang-gampang susah, tapi kalau kompak dan gotong royong, saya yakin bisa. Kompak dan terbuka itu penting. Keuangan penting untuk dibuka kepada umat karena sumber dananya dari umat. Jangan sampai pengeluaran menjadi sangsut. Karena bisa mengganggu pembangunan gereja. Saya dimana-mana selalu mengingatkan soal ketetbukaan anggaran pembangunan gereja. Seluruh stasi yang sedang membangun gereja, saya ingatkan keterbukaan. Dalam membangun gereja jangan sampai 10 tahun. 5 tahun harus selesai. Mudah-mudahan gereja ini bisa selesai sesuai rencana” tambah RD. Leonardus Miau.

Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Ronny menyampaikan dukungan penuhnya kepada umat Katolik Stasi Terusan untuk membangun gereja baru. “pembangunan gereja ini sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sintang 2021-2026. Kalau Kabupaten Sintang mau sejahtera dan maju, maka kita perlu mempersiapkan mental masyarakat supaya siap bersaing di masa yang akan datang. Pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, tetapi juga pada ekonomi dan keuangan negara. Kabupaten Sintang sangat merasakan dampaknya pandemi covid-19 ini. Keuangan pemerintah sangat terdampak pandemi covid-19. Kami berusaha agar pemanfaatan anggaran yang tepat guna. Tapi komitmen kami sebagai wakil masyarakat untuk mendukung pembangunan gereja ini”, kata Florensius Ronny.

“Kalau ke daerah seperti Kota Sintang, jangan lupa pakai masker. Kalau tidak mendesak, jangan dulu ke Kota Sintang. Tadi saya sudah berdiskusi dengan arsitek pembangunan gereja soal kebutuhan anggaran. saya juga berpesan agar umat semangat mengikuti ibadat di gereja ini. Saya juga tidak membeda-bedakan bantuan. Umat lain juga akan kami bantu. Kami terbuka untuk semua umat beragama di Kabupaten Sintang”, ucap Florensius Ronny.(red.hum)

Di Akhir Pekan, Ops Yustisi Sasar Terminal Lawang Kuari Sekadau

By On Juni 13, 2021


Foto : Saat Gelar Ops Yustisi
 

Shot14news.com Sekadau - Dalam Operasi Yustisi di terminal Lawang Kuari Sekadau, petugas memberikan teguran tertulis kepada 12 orang pelanggar, Sabtu malam, (12/6) pukul 20.00 WIB.

Kasubbag Dalgar Bagren Polres Sekadau AKP Sabar Simanjuntak mengatakan, operasi Yustisi terus digelar guna mendisiplinkan prokes kepada masyarakat.

Terminal Lawang Kuari dipilih sebagai sasaran operasi, mengingat lokasi tersebut merupakan kawasan pilot project dalam adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Terhadap 12 orang tersebut dilakukan swab antigen, diketahui 3 orang dinyatakan positif Covid-19," kata AKP Simanjuntak.

Dirinya menjelaskan, operasi Yustisi digelar secara rutin, dalam rangka mengajak masyarakat  disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Mengingat jumlah penderita Covid-19 terus bertambah, tingkatkan kesadaran diri, terapkan 5M dalam setiap aktivitas yang dilakukan," imbaunya. (Hum/Almanso)

Rakorwasin Kalbar 2021: Bupati Landak Berpesan, Inspektorat Sangat Penting Mengawal Visi Misi Kepala Daerah

By On Juni 12, 2021

 





Shot14news.com Pontianak - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern (Rakorwasin) Keuangan dan Pembangunan di Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Rakor tersebut digelar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Kamis 10/6/2021 yang di buka oleh Kepala BPKP diwakili Deputi Kepala BPKP Bidang Polhukam PMK Iwan Taufiq Purwanto dan Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji SH,M,Hum hadir sebagai Keynote Speech.

Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji SH,M.Hum dalam penyampaiannya meminta kepada setiap Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk terus aktif dan harus membenahi diri lebih baik demi kesejahteraan masyarakat, "Dalam Rakor Pengawasan ini saya sampaikan agar para inspektorat itu aktif, harus berani dan analisa argumennya harus benar dan bagus. Sehingga ketika ada masalah-masalah yang tejadi dia sudah menjadi filter pertama untuk itu," ungkapnya.





Sementara itu Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa peran aparat Pengawasan Intern Pemerintah Daerah (Inspektorat) sangat penting dalam mengawal visi misi Kepala Daerah, "Ini sangat penting karena anggaran pemerintah akan fokus tertuju untuk mencapai visi misi, seperti meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, menekan tingkat kemiskinan dan pengangguran, dan sebagainya, Tidak untuk kegiatan pemda yang tidak bermanfaat, apalagi untuk dikorupsi. Karena pengawalan ini pun berarti semakin mempersempit ruang gerak untuk timbulnya tindak pidana korupsi," papar Karolin.

Pembahasan yang menjadi perhatian dalam agenda Rakorwasin ini berkutat kepada 4 (empat) pokok bahasan, di antaranya mengenai kebijakan pembinaan dan pengawasan, prioritas program pembangunan daerah, peningkatan tata kelola Pemda melalui manajemen risiko dan upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi, "Dengan adanya Rakorwasin ini saya meminta inspektorat dapat lebih baik lagi menjalankan tugas dan perannya sebagai pengawas internal pemerintah daerah, dan memastikan program pemerintah bermanfaat untuk masyarakat," jelas Karolin.

Rapat koordinasi tersebut juga menindaklanjuti arahan Presiden yang pada 27 Mei lalu mengarahkan BPKP dan APIP Pemda untuk dapat bersama bersinergi dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan. Maka, kolaborasi pengawasan antara BPKP Perwakilan dan APIP Pemda, harus benar benar dapat memastikan terwujudnya tujuan dan sasaran pembangunan di daerah, serta mendorong diterapkannya mitigasi risiko-risiko seperti ketidakselarasan pembangunan nasional dengan daerah, ketimpangan sektoral di berbagai daerah, alokasi belanja yang tidak efektif dan efisien. ( Widya Wati, hms )

Anggota DPR RI, Gelar Kunker Ke KOMPAS Desa Kunyai Kalbar

By On Juni 11, 2021



Shot14news.com Sintang - Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH mendampingi kunjungan kerja Yessy Melania, SE Anggota Komisi IV DPR RI ke Kebun Edukasi milik Komunitas Petani Milenial Sintang di Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian pada Jumat, 11 Juni 2021. 

Yessy Melania, SE Anggota Komisi IV DPR RI asal Kalimantan Barat melakukan kunjungan kerja tersebut melaksanakan kegiatan safari gerakan mari makan ikan (gemarikan) kepada para petani milenial. 

Turut hadir bersama Wakil Bupati Sintang dalam mendampingi Anggota Komisi IV DPR RI asal Kalimantan Barat dalam kegiatan tersebut adalah Ir Veronika Ancili, M. Si Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sintang, Ketua Komunitas Petani Milenial Kabupaten Sintang Ir. Juwita, M. Si,

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kebun Edukasi milik Komunitas Petani Milenial di Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian Yessy Melania, SE Anggota Komisi IV DPR RI dan Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH melakukan penanaman pohon, pemberian paket bantuan dan meninjau aneka tanaman yang ada di Kebun Edukasi tersebut.

Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH menyampaikan sangat mendukung perluasan gerakan masyarakat makan ikan dalam rangka menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Kabupaten Sintang.  “terima kasih kepada Ibu Yessy Melania yang sudah datang ke Sintang dan memberikan bantuan olahan ikan kepada ibu-ibu di sini. Semoga bantuan ini bisa membantu pemenuhan akan gizi dan protein masyarakat kami yang berasal dari ikan. Semoga mampu juga memperkuat imun tubuh dan memperbaiki sumber daya manusia. Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani, menjadi jawaban yang tepat untuk memenuhi gizi keluarga, “data kami menunjukan bahwa rata-rata konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Sintang adalah 38 kilogram per tahun per orang. Tapi ini kan angka rata-rata, artinya masih ada yang dibawah itu. Mari kita konsumsi ikan sebanyak-banyaknya untuk kesehatan kita. Ikan memiliki kandungan protein yang tinggi seperti mengandung kolesterol rendah, asam lemak, dan omega 3. Ikan mudah mengolahnya dan tentu murah serta mudah diperoleh masyarakat”, jelas  Sudiyanto. 

“Produksi ikan di Kabupaten Sintang memang masih sangat rendah. Tahun 2019, tingkat produksi ikan di Kabupaten Sintang mencapai  3.123 ton. Namun ditahun 2020 turun sebanyak 13 persen menjadi 2. 718 ton dengan angka konsumsi 38 kilogram per orang per tahun. Angka konsumsi ini jauh dibawah rata-rata konsumsi ikan nasional yakni 55 kilogram per orang per tahun. Saya berharap kampanye gemarikan, terus dilakukan karena manfaatnya yang sangat besar bagi terpenuhnya asupan gizi masyarakat” tambah Wabup Sintang.

Yessy Melania, SE Anggota Komisi IV DPR RI asal Kalimantan Barat menyampaikan ditengah pandemi covid-19 semua kegiatan harus dibatasi namun juga harus dilaksanakan untuk memajukan masyarakat. “gemarikan harus terus diedukasikan kepada masyarakat untuk mengatasi stunting dan pemenuhan gizi. Stunting menjadi masalah besar di Kalimantan Barat. Saya juga membawa makanan tambahan untuk bayi dan ibu hamil yang akan saya bagikan selain produk olahan ikan”, ungkap Yessy Melania.

“Saya terus menyuarakan kepentingan Kalimantan Barat di pemerintah pusat. Saya minta dukungan masyarakat Kalbar untuk memberikan data dan informasi yang perlu kita sampaikan di pemerintah pusat. Kita kaget, soal ikan belidak yang masuk kategori ikan yang dilindungi melalui peraturan menteri Kelautan dan Perikanan. Kita ingin agar permen itu dievaluasi karena sudah menimbulkan reaksi di tengah masyarakat”, kata Yessy Melania.

Yessy menambahkan, “Potensi ikan lokal juga banyak yang perlu dikembangkan dan perlu dibantu oleh pemerintah pusat seperti ikan semah dan ikan arwana. Pemerintah pusat sudah merencanakan akan membangun Kampung Semah di Kapuas Hulu untuk membudidayakan ikan semah secara massal dan menyelamatkan ikan lokal ini. Untuk kegiatan gemarikan ini, melalui bantuan olahan ikan ini, saya berharap ini bisa membantu penerima bantuan. Saya memberikan apresiasi aktivitas Kompas Sintang dan mudah-mudahan ke depan saya bisa membantu kegiatan petani milenial Sintang. Semoga kebun edukasi ini bisa menjadi contoh dan tempat belajar para peminat dunia pertanian” tambahnya. (red,hum)

Polres Sekadau, Gelar Rapat Evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau

By On Juni 11, 2021


 

Shot14news.com Sekadau - Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko menyampaikan rencana disinfeksi pada fasilitas umum, jalan protokol dan tempat ibadah menyusul lonjakan kasus pandemi.

Hal itu diutarakannya dalam rapat evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau yang berlangsung di aula serbaguna lantai II kantor Bupati, Rabu (9/6).

Selain itu, Kapolres juga mengajak stakeholder terkait untuk meningkatkan kerjasama dan menggalakkan kembali operasi Yustisi sebagai aksi penegakan protokol kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, ini dirasakan penting untuk menyadarkan masyarakat bahwa  pandemi belum berakhir, protokol kesehatan merupakan langkah preventif dari ancaman wabah pandemi.

"Tujuan operasi Yustisi sudah jelas, untuk menyadarkan masyarakat agar tidak mengabaikan 5M dan selalu disiplin menerapkannya," kata Kapolres.

"Melengkapi hal tersebut, kami dari Kepolisian berencana melakukan disinfeksi massal di sepanjang jalur atau jalan protokol, fasilitas umum dan rumah ibadah untuk meminimalisir laju pandemi," imbuhnya.

Yang tidak kalah penting, sambung Kapolres, mengoptimalkan peranan dan fungsi PPKM Mikro di ruang lingkup kerjanya dalam penanggulangan Covid-19.

"Ini semua perlu kita jalankan, ada aksi dan tindakan di tengah masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih dalam kondisi pandemi sekarang," ungkap Kapolres.

"Semua ini membutuhkan kepedulian bersama dan untuk kepentingan bersama, dilandasi asas keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tandasnya. (Hum/Almanso)

Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau Gelar Ops Yustisi, Upaya Pendisiplinan Warga

By On Juni 11, 2021

 


Shot14news.com Sekadau - Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau melaksanakan operasi Yustisi di Pasar Sekadau dalam rangka mendisiplinkan warga terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes), Jumat 11 Juni 2021.

Kasubbag Dalgar Bagren Polres Sekadau AKP Sabar Simanjuntak mengatakan, operasi Yustisi melibatkan TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Dinkes PP dan KB dan Dishub Kabupaten Sekadau. 

Dalam pelaksanaan operasi Yustisi masih ditemukan warga yang terjaring karena tidak memakai masker. Selain teguran, swab antigen juga dilakukan kepada sejumlah warga.

"Petugas memberikan teguran kepada 34 orang. Sebanyak 29 orang di antaranya diswab antigen. Hasilnya, satu orang positif Covid-19," ujar AKP Simanjuntak.

Sehubungan hal ini, dirinya mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Apalagi, saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Sekadau semakin meningkat.

"Mari bersama disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tumbuhkan kesadaran bahwa melindungi diri itu penting. Jangan anggap remeh wabah Covid-19, apalagi saat ini sudah banyak korbannya," imbaunya. (Hum/Almanso)