HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (27) budaya (2) BUMN (1) Business (15) Daerah (1369) Dana Desa (2) Disdiknas (5) disdiknas headline (1) Duka (5) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1429) headline Nasional (2) healine (1) Hiburan (15) hukum (55) Internasional (72) Kasus (13) Keagamaan (3) Kebakaran (3) Kesehatan (65) Korupsi (10) KPUD (1) kriminal (56) Lakalantas (7) masional (1) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (303) olahraga (1) Opahraga (1) Parlemen (7) PEMDA (182) pendidikan (47) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (472) Politik (145) Pungli (2) Ragam (14) seni (2) Seremonial (17) Slider (136) Sosial (4) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (21) Umum (37)
Heri Jambri Minta Pemerintah Serius Tangani Jalan Perbatasan

By On Juni 29, 2022

Sintang Kalbar - Status Jalan Poros dari Kota Sintang menuju  3 Kecamatan Ketungau di Wilayah Perbatasan dengan Negara Malaysia adalah Jalan Provinsi Segmen III Sintang - Semubuk Kecamatan Ketungau Hilir, harus dipikirkan oleh Pemerintah, Demikian dikatakan oleh Wakil ketua DPRD Sintamg  pada 12 Mei 2022

Semubuk menuju Kecamatan Ketungau Tengah dan Hulu, statusnya jalan Kabupaten Sintang, jadi tanggung jawab masih di Kabupaten Sintang.

“Sedangkan anggaran Kabupaten Sintang belum mampu untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur di 3 Kecamatan Ketungau, yaitu Kecamatan Ketungau Hilir, Kecamatan Ketungau Tengah dan Kecamatan Ketungau Hulu,” ungkap Heri Jambri.

Heri Jambri, legislator Hanura ini menambahkan bahwa penanganan Insfratruktur di daerah sangat minim dan ini butuh perhatian serius dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

Mewakili masyarakat di Kabupaten Sintang, khususnya masyarakat di Wilayah Perbatasan, sebagai wakil rakyat, Heri Jambri meminta Pemerintah serius menangani Pembangunan di Daerah Ketungau adalah wilayah Perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, perubahnya dua ruas jalan di Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang berubah status menjadi jalan Provinsi.

Perubahan status berdasarkan lampiran Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Barat Nomor 505 Tahun 2016 melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat.

Heri Jambri selaku wakil rakyat dari dapil Ketungau sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji yang telah memulai pembangunan di ruas jalan Sintang menuju Semubuk.

“Walaupun belum maksimal namun terlihat saat ini mulai dari desa Simba hingga desa Binjai Hilir Kecamatan Binjai Hulu sudah teraspal,” terang Heri. 

Namun nasib Ruas Jalan Semubuk menuju 3 Kecamatan Ketungau masih belum jelas dan harus menjadi perhatian kita secara serius oleh Pemerintah, bagaimana agar pembangunan berjalan lancar hingga pedesaan.
// Nus, red.

Markus Jembari Terpilih Jadi Ketua DAD Kecamatan Sungai Tebelian

By On Juni 28, 2022

Sintang - Kalbar - Dewan Adat Dayak (DAD) kecamatan Sungai Tebelian Gelar musyawarah adat (Musdat) untuk melakukan pemilihan ketua dan kepengurusan masa periode 2022-2027 digelar di gedung serbaguna kecamatan sungai tebelian, Kamis (23/6/22).

"Pemilihan ketua DAD kecamatan Sungai Tebelian ini untuk menindaklanjuti kepengurusan DAD yang lama yang sudah berakhir masa kerjanya, sesuai dengan keputusan surat DAD kabupaten Sintang, sehingga perlu pergantian kepengurusan DAD yang baru, ucap Markus Jembari ketua Dewan Adat Dayak (DAD) terpilih pada pemilihan Musdat DAD Kecamatan Sungai Tebelian Periode 2022-2027 saat  di wawancarai usai Musdat di gedung serbaguna kecamatan sungai tebelian.

 
Markus Jembari mengucapkan "terimakasih kepada kepala adat yang telah mempercayakan dirinya menjadi ketua DAD dan terima kasih juga kepada pak Martias selaku ketua DAD yang lama, sehingga dengan kepercayaan yang diberikan ini, saya akan coba koordinasi dengan berbagai pihak, karena di kecamatan Sungai Tebelian ada beberapa suku, kita juga akan akomodasi semua untuk masuk dalam struktur dalam kepengurusan, itulah langkah awal yang akan kita lakukan", ucap Markus Jembari.

Lanjutnya, "Kita juga akan mengkonsolidasikan untuk mengisi lembaga adat ini, agar lembaga adat ini bisa kita jalankan program-program yang telah disusun, tapi yang utama adalah kebersamaan dan dukungan dari semua pihak" terangnya.

Dikatakan Jembari bahwa lembaga adat ini sederhana tapi punya manfaat besar, khususnya budaya dan adat suku Dayak. Yang sangat penting adalah menjaga Kamtibmas dan penyelesaian masalah sosial di masyarakat, agar keberadaan lembaga adat ini bisa berkolaborasi dalam menyelesaikan soal hukum adat di masyarakat, kecuali jika masalah tersebut sudah tidak bisa diselesaikan dengan adat," ucap Jembari.

Tutur Jembari bahwa kedepannya akan membuat terobosan yang mampu mengangkat Adat dan budaya ini, misalnya tentang kearifan lokal masyarakat setempat, mendorong masyarakat adat untuk bisa mengembangkan potensi-potensi yang berkaitan dengan adat, maka kita coba dorong setiap wilayah untuk berkreasi dan berinovasi", tutur Jembari.

Markus Jembari merupakan anggota DPRD kabupaten Sintang menuturkan kalau lembaga adat ini juga akan terus berusaha ikut serta dan berperan untuk mendampingi masyarakat adat yang punya masalah sosial, sehingga masalah-masalah sosial di masyarakat bisa dimusyawarahkan dan bisa diselesaikan dengan baik, karena tujuan daripada keberadaan lembaga adat dan khususnya Dewan Adat Dayak bisa membantu mediasi, koordinasi dan komunikasi, pada prinsipnya hal kecil kita selesaikan dan hal besar kita mufakatkan,  karena kita ketahui yang paling banyak permasalahan saat ini adalah antara masyarakat dan perusahaan," tuturnya.

Sedangkan disisi lain Menurut Markus Jembari bahwa DAD Kecamatan Sungai Tebelian akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak untuk mengembangkan dalam kreativitas untuk  program-program kegiatan DAD kedepannya, seperti pengembangan dan peningkatan dalam gelar adat dan budaya yang ada di masyarakat Adat Dayak, terutama gawai yang sudah menjadi tradisi masyarakat usai panen, yang setiap tahun diadakan disetiap kampung, maka peran serta Dewan Adat Dayak sangat penting" jelas Markus Jembari.

Jembari juga menyebutkan bahwa yang menjadi perioritas untuk saat ini adalah pembenahan struktur organisasi, "ya kita benahi dulu kepengurusan, karena tampa keterlibatan semua masyarakat, maka keberadaan DAD tidak akan berfungsi dengan baik, terutama masyarakat Adat Dayak yang ada di kecamatan Sungai Tebelian ini" tutupnya.
// Red.Nus

Kontingen Popda Sintang Siap Bertanding Di Pontianak

By On Juni 27, 2022

Sintang Kalbar - Sebanyak  67 orang atlit Pekan Olah Raga Pelajar Daerah  dari beberapa cabang Olahraga pada Senin,27/06/2022 di berangkatkan ke Pontianak.

Bupati Sintang dr. Jarot Winarno,M.Med.Ph menyampaikan pesan   bahwa dengan situasi sekarang ini sangat sedih tidak bisa banyak membantu karena dengan kondisi keterbatasan anggaran tidak bisa berbuat  banyak membantu para atlit  "sehingga kalian kalian saat ini seluruh atlit cabang olah raga yang berangkat ini bekerja dengan hati untuk berjuang dan kita hanya mampu membantu biaya transportasi termasuk penginapan  kami mengucapkan terimakasi atas perjuangan yang dilakukan seluruh pengcab ini, Dalam kesempatan tersebut Bupati Sintang dr. Jarot Winarno,M.Med.Ph jga menyampaikan, bahwa  kendati dengan kondisi yg ada ini  secara pribadi  apabila kalian berhasil  akan berusaha memberikan bonus uang tunai kepada seriap atlit yang  berhasil mendapatkan juara 1, Juara 2, Juara 3 "kalian tampil saat ini seadanya tapi saya yakin pasti ada peluang apabila  kita benar-benar berusaha". Ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda olahraga dan pariwisata kabupaten sintang,
 Dr. Hendrika, S.Sos, M.Si mengatakan, jumlah kontingen yang diberangkat ini ada sebanyak 67 orang terdiri dari para atlit  5 cabang olah raga termasuk pelatih "cabang olah raga  yg akan diikuti pada   Pekan Olah Raga Pelajar Daerah(POPDA)  di Pontianak  ini ada 5 cabang olah raga yaitu Cabang Olah Raga Bola Volly, Sepak Bolla, Basket, Bulu Tangkis dan cabang Olah Raga Silat".

Hendrik menjelaskan. Pembukaan Popda di Pontianak ini dilakukan Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, SH, M.Hum di Stadion Sultan  Syarif Abdurahman  Pontianak pada   Rabu 29/07/2022 pagi".
Pada Tahun 2018 Kabupaten Sintang pernah berhasil pada Pekan Olah Raga Pelajar Daerah(POPDA) meraih beberapa prestasi Cabang Olah Raga Bulu Tangkis Mendapatkan 2 , cabang Olah Raga  Silatendapat 2 medali emas, Cabang Olah Raga Volly Ball mendapatkan juara  ke 2   dan tahun 2022 ini diharapkan  dapat meraih prestasi." tegas Hendrika.

Sementara itu, Sekretaris KONI  Kabupaten Sintang Momon.H menyampaikan, bahwa  Popda ini merupakan kegiatan ajang prestaai mempersiapkan Pra Popnas  yg rencana  akan di Gelar pada  Tahun 2023 mendatang "untuk itu adik-adik harus semangat  dan KONI Sintang pada Tahun 2023 mendatang akan berusaha merekrut  para atlit yang berbakat  guna persiapan  jenjang Event kegiatan olah raga yang lebih bergengsi".
// red.

dr HJarot Winarno M.Med.PH Minta, Mapping Daerah Rawan Narkoba.

By On Juni 22, 2022

Sintang Kalbar - Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri sekaligus melaunching Desa Bersinar (Bersih Narkoba) Kabupaten Sintang tahun 2022, yang mengusung tema "Kerja Cepat, Kerja Hebat Berantas Narkoba di Indonesia" di Rumah Betang Adat Dayak Jerora 1, Rabu pagi, 22 Juni 2022, yang di tandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.

Kepala Kesbangpol Kab. Sintang, Kusnidar menjelaskan, Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan salah satu upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa atau kelurahan, yang bertujuan untuk meningkatkan pendampingan masyarakat desa dalam penyelenggaraan fasilitas Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang di kelola secara partisipatif, terpadu dan berkelanjutan berbasis pendayagunaan sumber daya di desa.
"Pelaksanaan program ini telah sesuai dengan inpres nomor 2 tahun 2021 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotia tahun 2020-2024 yang menyebutkan bahwa minimal 10% desa/kelurahan di kabupaten/kota harus membentuk desa bersih narkoba"jelas Kusnidar.

Kusnidar menyebutkan bahwa saat ini di Kabupaten Sintang telah terbentuk Desa Bersinar sejumlah enam desa di tiga kecamatan yakni Kecamatan Sintang empat desa yaitu Desa Mertiguna, Desa Jerora 1, Desa Baning Kota dan Desa Sungai Ana. Kecamatan Sepauk satu desa yaitu Desa Sepulut dan Kecamatan Kelam Permai satu desa yaitu Desa Kebong. "Hal tersebut belum sesuai dengan inpres nomor 2 tahun 2021 dimana minimal 10% desa/kelurahan membentuk desa bersih narkoba"kata Kusnidar.
Untuk mewujudkan semua itu sambung dia, diperlukan kesatuan pandangan, gerak dan tekad dari seluruh masyarakat kabupaten sintang hingga ke desa-desa dengan melibatkan semua pihak untuk memerangi peredaran narkoba. "Rapatkan barisan dan kita hadapi bersama karena narkoba merupakan kejahatan luarbiasa"tambah Kusnidar.

Bupati Sintang, Jarot Winarno, mengatakan ada tiga pendekatan untuk memerangi narkoba yakni Soft Power Approach, Hard Power Approach dan Smart Power Approach. Dijelaskan dia, soft power approach diterapkan dengan pendekatan dengan melibatkan partisipasi masyarakat, sementara hard power approach diterapkan dalam bidang pemberantasan dan smart power approach diterapkan dengan pendekatan teknologi informasi.
"Ini desa bersinar gabungan dari soft power approach dan smart power approach. Teman-teman di desa di berdayakan dalam mencegah narkoba"ucap Jarot.
Kemudian lanjut Jarot, dalam pencegahan penyebaran narkoba, harus di petakan atau di mapping daerah yang rawan narkoba.
"Dimapping dimana kemungkinan peredara  narkoba terjadi, di sudut-sudut sempit, di cafe-cafe, di gang-gang. Di baning, jerora, sui ana tumbuh cafe-cafe, libatkan anak muda di desa, sehingga pendekatannya adalah soft power approach dan smart power approach pendekatan ini cara jitu dan cepat memberantas narkoba"kata Jarot.

Jarot meminta untuk tingkat kabupaten harus di buat cluster-cluster dengan menetapkan desa-desa yang memang rawan menjadi alur penyebaran narkoba. "Kalau di mertiguna, lalang baru, tertung, makong, penyangkak, balai harapan, dan desa/kelurahan lainnya di tiap kecamatan segera dibentuk desa bersinar, terutama daerah yang rawan supaya cepat 39 desa menjadi desa bersinar"pinta Jarot. 

Jarot pun berharap Desa Baning Kota, Desa Sungai Ana dan Desa Jerora 1 bisa menjadi contoh sebagai desa bersinar secara khusus di Kabupaten Sintang.

Hadir pada acara ini, yakni Wakil Ketua DPRD Kab. Sintang yang juga Ketua DAD Kab. Sintang Jeffray Edward, SE. M. Si, Kasdim 1205 Sintang Mayor Inf Amri Merpaung, S.Ag, Asisten 1 Setda Kab. Sintang Sy. Yasser Arafat, S. Sos. M. Si, Kepala BNN Kab. Sintang, pengurus LAN Kab. Sintang, sejumlah unsur pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Sintang, Rektor UNKA Sintang, Camat Sintang dan unsur Forkopimcam Sintang, Kades Sungai Ana, Kades Jerora 1, Kades Baning Kota, para relawan Desa Bersinar dan tamu undangan lainnya.
// red.hum.

SEKDA SINTANG, GELAR PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI PNS

By On Juni 21, 2022

Sintang Kalbar - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, M.Si, memimpin jalannya upacara pengambilan sumpah/janji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2022, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, pada Selasa, 21 Juni 2022.

Sekda Sintang menyampaikan bahwa Pegawai Negeri Sipil merupakan profesi dengan tugas untuk melayani masyarakat dalam pengelolaan pemerintahan negara, “untuk itu, apa yang telah menjadi pilihan profesi ini, haruslah dijalankan dengan semangat dan tekad yang teguh, komitmen yang kuat, konsisten dan konsekuen, sehingga nantinya akan menjadi PNS yang professional dalam melayani masyarakat”, kata Sekda Sintang. 



Sekda meminta kepada PNS dalam melayani masyarakat tidak bersikap arogan, “adapun status, posisi dan fungsi utama saudara adalah melayani masyarakat, untuk itu sudah tidak zamannya lagi bersikap arogan, peodal, dan primordial, namun PNS harus bersikap peduli, empati, agar memberikan kepercayaan kepada masyarakat semakin tumbuh, dan akhirnya partisipasi masyarakat berkembang secara luas diberbagai bidang pembangunan dan kehidupan”, pintanya. 

Ditegaskannya bahwa para PNS yakin dengan dilaksanakannya sumpah/janji PNS dilingkungan Pemkab Sintang para PNS dapat dan mampu menjalankan tugas dengan baik, “dengan telah menentukan pilihan untuk mengabdi sebagai PNS-birokrasi, saya yakin dan percaya, bahwa saudara akan sanggup dan mampu mengemban Amanah untuk melayani masyarakat, jadilah pioneer, agen perubahan yang memiliki semangat melayani, serta netral dalam bekerja, menjadi PNS yang mempererat persatuan bangsa”, tegas Sekda. 

Sementara itu, Kepala Bidang Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sintang, Ahmad Husni menjelaskan bahwa kegiatan Sumpah/Janji PNS ini dilaksanakan sesuai Peraturan Pemerintah tentang Manajemen PNS, “hari ini kita laksanakan sumpah janji PNS yang diikuti sebanyak 303 orang dari formasi CPNS tahun 2020 dan formasi umum, hal ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 yang telah diubah dengan PP 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS yang menyatakan bahwa setiap calon PNS pada saat diangkat menjadi PNS wajib mengucapkan sumpah/janji”, kata Husni. 

Ahmad Husni mengatakan bahwa disiplin PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor.94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang dimana bahwa PNS dilarang melakukan hal-hal yang diluar ketentuan yang berlaku, “PP ini merupakan alat untuk memberikan informasi terkait disiplin kepada seluruh PNS agar mematuhi peraturan yang berlaku, terutama mematuhi peraturan Pemerintah No.94 tahun 2021”, tegasnya.

“Peraturan Pemerintah Nomor.94 tahun 2021 tentang disiplin PNS ini berlaku untuk semua PNS, dan harus dilaksanakan dan dipatuhi, jadi  siapa saja yang melanggar ketentuan pada Peraturan Pemerintah nomor 94 tahun 2021 pasal 5 tentang larangan maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan, adapun jenis dan tingkat hukuman disiplinnya tergantung dari apa yang dilakukan, jadi sanksinya mulai dari tingkat ringan, sedang, berat, yang paling berat adalah ketika sesorang dalam kumulatif selama 28 hari didalam 1 tahun tidak melaksanakan tugas maka sudah bisa diberhentikan dengan hormat sebagai PNS, kemudian selama 8 hari atau 10 hari berturut-turut tidak masuk kerja itu bisa diberhentikan, dan ini akan kami sampaikan kepada seluruh PNS dilingkungan Pemkab Sintang untuk benar-benar menjalankan PP.94 tahun 2021 tentang disiplin PNS, sehingga apa yang diharapkan Pemkab Sintang bahwa PNS ini adalah menjadi ujung tombak memberikan pelayanan kepada masyarakat bukan menjadi sebaliknya minta dilayani”, ujar Ahmad Husni.
// red.

Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Sintang Gelar Penanaman 1000 Pohon

By On Juni 18, 2022

Sintang Kalbar - Bupati Sintang, Jarot Winarno, menghadiri acara penanaman 1000 pohon dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2022, yang mengusung tema "Satu Bumi Untuk Masa Depan", di Halaman Posyandu Desa Tanjung Balai, Kec. Sepauk, Kamis, 16 Juni 2022.

Pada kesempatan tersebut Bupati menandatangani peta Rimba Piangan dan menyerahkan SK kepada ketua pengelola Rimba Piangan Desa Tanjung Balai, serta penanaman secara simbolis bibit pohon tebelian di area Posyandu Desa Tanjung Balai tempat dilangsungnya kegiatan oleh Bupati.

Bupati Sintangenyampaikan, moment hari lingkungan hidup sedunia ini merupakan langkah untuk menjaga kelangsungan hidup manusia.
"Jadi bumi harus kita jaga, satu bumi untuk masa depan anak cucu kita"ucap Jarot dalam sambutannya.

Jarot mengingat masyarakat setempat, silakan bagi ingin menaman sawit, karet dan tanaman potensial lainnya. Seperti sawit contohnya, memanga harganya cukup menjanjikan, namun kata dia, jangan semua di tanami sawit, harus juga dikembangankan tanaman yang lain demi menjaga hutan agar tetap lestari alamnnya.
"Hutannya kita jaga buat generasi kedepan, tidak boleh untuk ngejek atau kerja emas, harus dijaga karena didalam hutan ada kayu-kayu besar, bajakah, kerangas, damar, rotan, madu kelulut, binatang-binatang dan lainnya, itu harus kita jaga"pesan Jarot.

"Puji Tuhan, Alhamdulillah, perangkat desa tanjung balai berkeinginan menjaga hutan rimba piangan yang luasanya sekitar 48 hektar lebih, sehingga ini bisa menjadi contoh buat desa-desa lain, demi menjaga rimbanya untuk masa depan anak cucuk kita"tambah Jarot.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sintang, Edi Harmaini menyampaikan, tujuan peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini ialah untuk mengingatkan kita tentang dampak dari aktivitas terhadap lingkungan serta menyadarkan kita terkait masalah yang sedang di hadapi oleh lingkungan saat ini.
"Seperti yang kita ketahui tahun 2021 kita terkena dampak banjir yang cukup parah di kabupaten sintang dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, sehingga memberikan pelajaran bagi kita untuk mereview semua kegiatan kita selama ini yang berdasarkan kepada lingkungan"jelas Edi.

Kegiatan hari lingkungan hidup sedunia di Desa Tanjung Balai ini di tanam sekitar 1.100 tanaman buah dan tanaman kehutanan lainnya, yang di mulai secara simbolis oleh Bupati Sintang dan pejabat yang hadir.
"Bibit pohon ini kita di suport dari teman-teman bpdas dan kph ada 1000 pohon, serta dari gapki 100 pohon. Setelah secara simbolis oleh pak bupati dan pejanbat yang hadir, bibit-bibit ini akan kita bagikan kepada masyarakat tanjung balai, semoga dengan adanya bibit tanaman tersebut bisa di manfaatkan untuk rehabilitasi dan peningkatan ekonomi masyarakat kedepannya, karena bibitnya rata-rata tanaman buah-buahan"kata Edi.
// red.

IMK Untan Gelar Baksos Di Desa Temiang Kapuas

By On Juni 17, 2022

Sintang Kalbar - Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sintang, Yustinus J, S.Pd,. M.A.P, menghadiri kegiatan bakti sosial Mahasiswa, yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Katolik-Pijar Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak, yang dilaksanakan di Desa Temiang Kapuas, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, pada Selasa, 14 Juni 2022.

Yustinus J Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa kondisi kegiatan mahasiswa pada tahun 1994 yang lalu. “saya dulu juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan seperti ini. Saya ikut mendirikan KMK dan PMKRI di saat menjadi mahasiswa Untan. Saya senang dengan aktifnya IMK Pijar ini. Meskipun barangkali jumlahnya sedikit di Untan. Tetapi tetap bisa aktif melaksanakan kegiatan” terang Yustinus.

“saya ucapkan selamat datang di Sintang. Saya yakin ada yang dari Sintang dan kabupaten lain. Inilah Sintang, inilah desa kami. Sintang ini bahkan akan menjadi ibu kota Provinsi Kapuas Raya, semua sudah siap. Sekarang hanya tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat saja” tambah Yustinus J.

“Kami mengapresisasi kegiatan bakti sosial ini. Terima kasih sudah memilih salah satu desa di Kabupaten Sintang untuk dijadikan tempat melaksanakan bakti sosial ini. Ilmu yang sudah diterima di kampus, akan berbeda prakteknya saat berada di lapangan. Kegiatan seminggu ke depan, saya berharap bisa bermanfaat. Saya sarankan, mahasiswa untuk bisa mengkolaborasikan ilmu di kampus dengan praktek di tengah masyarakat” terang Yustinus J.

“Saya sudah lihat rencana kegiatan apa saja selama satu minggu pelaksanaan bakti sosial, terima kasih atas semuanya.  Semoga bermanfaat bagi masyarakat di Desa Temiang Kapuas ini. Saya mengajak kita semua untuk cerdas menyikapi perkembangan jaman. Mahasiswa Katolik saya harapkan bisa menjadi garam dan terang dunia. Dunia kita terus berubah, teruslah menyesuaikan diri. Berbuatlah yang terbaik bagi masyarakat di sini sehingga apa yang dibuat oleh IMK Pijar di Desa Temiang Kapuas ini bisa dikenang oleh masyarakat.” tambah Yustinus J.

Ketua Panitia Kegiatan Bhakti Sosial Mahasiswa IMK Pijar Tahun 2022 Desiderius Rado Togap menyampaikan bahwa bakti sosial merupakan kegiatan rutin IMK Pijar Untan Pontianak, “kami setiap tahun melaksanakan bakti sosial ini. Lokasi bakti sosial juga berbeda-beda. Tahun 2022 ini kami memilih Desa Temiang Kapuas Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang sebagai lokasi bakti sosial kami. Persiapan pelaksanaan bakti sosial ini hanya sekitar 2 bulan 17 hari. Kami akan berada di Desa Temiang Kapuas selama 1 minggu, mohon kami diterima disini. Sehingga selama 7 hari ini, kegiatan bisa berjalan lancar dan tujuan dari bakti sosial bisa dicapai” terang Desiderius Rado Togap.
// red.hum.