HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (9) BUMN (1) Business (15) Daerah (1351) Dana Desa (1) Disdiknas (1) Duka (2) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1156) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (9) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (8) KPUD (1) kriminal (22) Lakalantas (4) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (256) PEMDA (41) pendidikan (42) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (306) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Seremonial (1) Slider (136) Sosial (1) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (14) Umum (35)

Tiga Orang Pekerja PETI Di Amankan Polsek Nanga Mahap


Shot14news.com Sekadau - Polsek Nanga Mahap jajaran Polres Sekadau mengamankan tiga orang pekerja penambang emas tanpa izin (PETI) di Dusun Jongkong, Desa Teluk Kebau, Kecamatan Nanga Mahap, Selasa (16/2/2021)..

Adapun ketiga pekerja PETI tersebut berinisial SP (24), GZ (17), dan AB (19) merupakan warga kecamatan Sungai Raya Kepulauan dan kecamatan Monterado Kab. Bengkayang yang bekerja di desa Teluk Kebau.




Kapolsek Nanga Mahap, Ipda Kuswiyanto, SH. mengatakan bahwa ketiganya diamankan pada saat tim gabungan yang terdiri dari Polsek Nanga Mahap, Koramil Nanga Mahap, beserta pihak dari kantor kecamatan Nanga Mahap melakukan patroli penertiban PETI diwilayah desa Teluk Kebau.

"Ketika melakukan patroli, kami berserta tim menemukan lokasi yang masih lengkap dengan mesin-mesinnya, dan diduga tempat tersebut masih digunakan pelaku untuk menambang emas", terang Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan bahwa sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi dan himbauan untuk tidak melakukan aktivitas PETI diwilayah Nanga Mahap, lebih lagi dipinggiran Sungai Sekadau dan Sungai Mahap.

"Kami sudah memasang baliho tentang larangan PETI dibeberapa tempat, namun tidak diindahkan oleh pelaku, maka dari itu kami lakukan penindakan agar menjadi pelajaran juga bagi penambang-penambang lain yang tidak mematuhi himbauan", tegas Kapolsek.

Seperti yang telah kita ketahui, aktivitas PETI di Kecamatan Nanga Mahap banyak menuai protes dari warga dalam beberapa bulan terakhir. Bagaimana tidak, sungai Sekadau dan Sungai Mahap yang merupakan sumber kehidupan sehari-hari warga menjadi keruh dan tidak layak digunakan.

Berikut ketiga pelaku beserta barang bukti berupa 1 unit mesin TL 180, Pom NS100 4 inchi, Selang Hose, Selang Spiral, Paralon 6 inchi, alat dulang emas, kain kian, dll. kini diamankan di Polsek Nanga Mahap guna menjalani proses lebih lanjut.
(Al)

Previous
« Prev Post