HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (5) BUMN (1) Business (15) Daerah (1340) Dana Desa (1) Disdiknas (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1155) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (9) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (7) KPUD (1) kriminal (17) Lakalantas (3) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (254) PEMDA (15) pendidikan (42) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (267) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (13) Umum (35)

Usai Dikerjakan Proyek Rabat Beton Langsung Berubah Jadi Debu Pasir



Shot14news.com Sintang - Proyek Peningkatan Jalan Pedesaan Jenis Rabat Beton yang di Alokasikan di Desa Nobal menuju Desa Baya Mulya Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang yang baru dikerjakan sekitar Bulan Desember 2020 Berubah jadi Pasir, Diduga Pengerjaan Rabat Beton Asal asalan. 

Proyek Rabat Beton tersebut berada di Dua titik, yaitu tepatnya di Desa Nobal dan di Desa Baya Mulya yang jalannya masih satu arah.

Warga Masyarakat yang Namanya tidak mau di tuliskan mengatakan, " Pekerjaan Jalan Rabat Beton asal jadi pak, Rabat Betonnya Sudah menjadi Debu Kami masyarakat sangat dirugikan, Yang seharusnya kwalitas yang baik dan tahan atau kuat justru hancur jadi Pasir", sindirnya.

"Lihat lah bang hasilnya ini, masak anggaran Ratusan Juta kayak gini jadinya, banyak pasir dan sedikit campuran semen dan Batu juga ditabur-tabur gitu saja", kata warga pada wartawan saat yang bertepatan sama-sama memeriksa di lapangan pada Rabu (6/1/2021).



Dari hasil penelusuran Pekerjaan Proyek Rabat Beton peningkatan jalan pedesaan tersebut dianggarkan sekitar 150 juta rupiah dari Dana ABT Tahun anggaran 2020, pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang yang dikerjakan oleh CV NIAGARA KHATULISTIWA.

Ketika dikonfirmasi Mewakili dinas Pekerjaan Umum Sintang Suryadi selaku Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan ( PPTK ) Mengakui Kegiatan tersebut Bermasalah dan Dinas PU telah melakukan pengecekan beberapa kali kelapangan dan Hasilnya Proyek tersebut Gagal, Artinya Proyek tidak dibayarkan, Uangnya telah dikembalikan ke Kas Negara, jelas Suryadi kepada Media Shot14news.com  pada kamis 7/1/21.

Suryadi juga menambahkan dengan adanya proyek gagal ini, Pihak Perusahaan atau kontraktor yang Bermasalah tidak blacklist hanya diberikan Pembinaan kata Suryadi. ( red. tim) 

Previous
« Prev Post