HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (6) BUMN (1) Business (15) Daerah (1349) Dana Desa (1) Disdiknas (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1156) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (9) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (7) KPUD (1) kriminal (18) Lakalantas (3) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (256) PEMDA (21) pendidikan (42) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (278) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (13) Umum (35)

Polsek Nanga Mahap Gelar Rakor Lintas Sektoral, Pengamanan Natal dan Tahun Baru

 


S14n Sekadau - Polsek Nanga Mahap bersama Forkopimca mengelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, yang berlangsung di Mako Polsek Nanga Mahap, Selasa (22/12).

Kapolsek Nanga Mahap IPDA Kuswiyanto menyampaikan, berdasarkan surat edaran kementrian agama nomor 23 tahun 2020 bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru saat ini ditiadakan mengingat di tengah Pandemi COVID-19.

"Ibadah misa tetap dijalankan, namun harus menerapkan protokol kesehatan. Gereja harus menyediakan tempat cuci tangan dan thermo gun kemudian pembatasan jemaat serta diwajibkan memakai masker," ujar Kapolsek IPDA Kuswiyanto.

Camat Nanga Mahap, Acung Yulius, perlu kita pah
ami bersama dalam penanganan Covid-19, wilayah Kabupaten Sekadau merupakan zona orange. Sehingga apabila ada warga yang datang dari luar segera disampaikan, guna mencegah penularan virus terutama warga yang datang dari wilayah zona merah.

Sementara itu Danramil Nanga Mahap Serka Ketut Purniawan mengimbau kepada masyarakat dalam ibadah misa di gereja nanti tetap patuhi protokol kesehatan. Pihaknya bersama Polsek Nanga Mahap, siap mengamankan jalannya perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru.

Hasil dalam rakor disepakati Formopimca Nanga Mahap bersama unsur terkait akan memberikan pengamanan pada saat misa di gereja. Sebelum misa akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu terkait protokol kesehatan yang harus diterapkan. 

Kemudian memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi surat edaran kementrian agama nomor 23 tahun 2020 terkait perayaan Natal dan Tahun Baru ditiadakan mengingat di tengah Pandemi COVID-19. (Hum/Almanso)

Previous
« Prev Post