HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (5) BUMN (1) Business (15) Daerah (1340) Dana Desa (1) Disdiknas (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1155) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (9) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (7) KPUD (1) kriminal (17) Lakalantas (3) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (254) PEMDA (15) pendidikan (42) Perkebunan (1) Pilkada (2) Polisi (267) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (13) Umum (35)

Bangunan Toilet SMK N 1 Ketungau Tengah Diduga Sarat Mark Up Atau Korupsi



S14n Sintang - Bangunan Toilet SMK Negeri 1 Ketungau Tengah Kabupaten Sintang Kalimantan Barat Di duga kuat Ada indikasi Mark Up Anggaran atau Korupsi.

Dari hasil Investigasi media shot14news.com bahwa Pembangunan pembuatan toilet di sekolah SMK N 1  Ketungau Tengah menelan Angaran berkisar Rp 358.047.400,-, diduga ada tindakan mark up serta korupsi yang  dilakukan Kepala sekolah SMK N 1 ketungau Tengah.
 
Adapun sumber Dana pembangunan pembuatan toilet sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2019 yang menelan anggaran sangat fantastis.

Ketika ingin dikonfirmasi terkait dugaan korupsi Toilet SMK 1 N Ketungau Tengah, Kepala Sekolah Suryadi tidak ingin dikonfirmasi seolah Alergi berhadapan dengan Wartawan.

S salah seorang warga ketungau tengah kebetulan ikut kelokasi   bangunan  Toilet SMK N 1 ketungau tengah mengatakan “bangunan ini sih Tidak masuk akal kalo dana Rp 358.047.400,- rangka bangunan nya saja pake bahan yang biasa saja dari segala kayu nya juga’.ungkap" S" yang tak mau dituliskan Namanya.


Sementara itu Tedy ketua Pwri Kabupaten Sintang mengatakan “ Kami sudah menyuruh tim untuk meninjau kelapangan langsung , data juga kami sudah siapkan Dan kita akan membuat laporan ke Kejaksaan Tinggi di Pontianak (provinsi), karena tindakan dugaan mark up ini sudah sangat merugikan Keuangan Negara.

Lanjut Tedy " Bukan hanya toilet saja yang diduga mark up tapi ada juga pengerjaan fisik lainya yang akan kami Laporkan” saya mau konfirmasi ke kepala sekolah dan Satuan Kerja Di provinsi tapi sampai saat ini mereka semua susah di hubungi seolah-olah ingin menutupi tindakan Korupsi. tutupnya. Red.tim)

Previous
« Prev Post