HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1231) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1149) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (4) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (171) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

Tidak Tanggung Tanggung, Seluas 1.800 Hektar Tanah Warga Desa Tinting Boyok Diserobot PT.TBSM Tanpa Sepengetahuan Warga


 

S14n Sekadau - Nasib masyarakat penduduk Desa Tinting Boyok, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten s14N sEKADAU - Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat, kini begitu memilukan lantaran penduduk desa setempat menghadapi persoalan sengketa tanah ulayat.

Warga Desa Tinting Boyok Belinus, mengeluh akibat tanah miliknya seluas 3,5 Ha tiba-tiba sudah masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) milik perkebunan kelapa sawit PT. Tintin Boyok Sawit Makmur (TBSM), persoalan yang kini dihadapi penduduk Desa Tinting Boyok terungkap ketika prona masuk tahun 2018, ungkapnya.

Tidak tanggung-tanggung seluas 1.800 Hektar tanah masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. TBSM. Rabu (11/11/2020)


“Semenjak prona masuk di daerah kami baru tahu kami tidak bisa membuat sertifikat karena tanah kami sudah memiliki Hak Guna Usaha (HGU)” kata Belinus


Sementara itu kepala BPN Sekadau Komaruddin membenarkan adanya Hak Guna Usaha (HGU) didesa Tinting Boyok, kecamatan Sekadau Hulu, kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.

Belinus juga berharap kepada pemerintah agar membantu untuk membebaskan tanah mereka yang tiba-tiba sudah masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) PT. Tintin Boyok Sawit Makmur (TBSM).

( Almanso, tim)

Previous
« Prev Post