HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1231) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1149) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (4) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (171) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

Dugaan Pungli Di Kantor Lurah Alai Masih Terjadi, Dengan Dalih Penerbitan Surat Izin Menikah


S14n Sintang - Masih saja Dugaan Pungutan Liar ( Pungli ) terjadi Di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Separti Halnya Di salah satu Kelurahan yaitu Kelurahan Alai, Dugaan Pungutan Liar yang duduga dilakukan oleh Oknum Pegawai
Kantor kelurahan.Alai  dengan Dalih penerbitan Surat surat penting yang biasa diterbitkan oleh Kantor Lurah tersebut.

Salah Satu warga di Kelurahan Alai .kecamatan Sintang kabupaten Sintang, berinisial A yang menjadi korban pungli yang dilakukan oleh salah satu oknum kelurahan Alai mengatakan " Waktu itu saya ingin mengurus Surat Izin Menikah di kantor Lurah Alai Oknum Lurah berinisial Y tersebut meminta uang dalam penerbitan izin Menikah, kata A


"Awalnya Y meminta uang sebesar Rp 200.000 untuk biaya mengurus administrasi surat pengantar untuk menikah", ujar A ketika dihubungi media ini(12/11/2020)


"Setelah itu, oknum berinisial Y itu terus menerus memintanya memberi sejumlah uang untuk mengurus surat-surat,kalo tidak di berikan surat itu akan di tahan.ungkapnya.

" Saya hanya bisa kasi oknumnya sebesar Rp.100.000 saja .Karena di saku kocek celana saya hanya ada uang segitu saja.Dan Masih juga di ambil oknum kelurahan Alai tersebut", terangnya

Sementara itu salah satu  tokoh masyarakat di kelurahan Alai  mengatakan, semua pembayaran tersebut dilakukan tanpa tanda terima. Karena beberapa warga  yang tidak mengerti apa-apa memilih percaya dan memberikan uang yang diminta.

"Saya tanya ke warga  saya, kamu kasih uang begitu ada tanda terima enggak? Ternyata enggak ada," ujar nya

Dari perihal yang di terangkan warga, tokoh masyarakat dan beberapa RT di lingkungan kelurahan Alai  melakukan laporan langsung ke kecamatan untuk adanya  tindakan langsung dan di beri sanksi agar si oknum tidak lagi bertugas di kelurahan Alai kecamatan Sintang, Pintanya.

Sementara Kepala Kantor Lurah Alai Ketika ingin Dikonfirmasi Awak Media terkait Dugaan Pungli Tersebut, Pihaknya Tidak Bersedia (red,uc,tim)

Previous
« Prev Post