HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1231) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1149) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (4) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (171) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

Gunakan Dum - Truk Dinas Kebersihan Ecer LPG 3 Kg Di Toko Toko Oleh Oknum Wartawan



S14n Sintang - Salah satu pangkalan LPG 3 kilogram yang berada di Tanjung Ria Desa Batu Belian yang bersebelahan dengan Puskesmas Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Kalimantan Barat terpantau Oleh Para awak Media Pangkalan LPG 3 kilogram  tersebut menyalurkan LPG langsung ke toko toko pengecer di wilayah pasar Sepauk.


Lebih aneh Lagi,  LPG tersebut disalurkan ke toko toko terpantau menggunakan Dum - Truk plat merah milik Pemerintah Kabupaten Sintang yang menurut informasi Dum-Truk tersebut milik Dinas Lingkungan Hidup yang diperuntukkan kepentingan Di Dinas Kebersihan Kecamatan Sepauk dengan plaT KB 8879 EB.

Camat Sepauk Cinghan ketika dikonfirmasi oleh media shot14news.com dan para wartawan mengatakan Kendaraan Dum-Truk plat Merah tersebut adalah milik Dinas Kebersihan Diwilayah kecamatan Sepauk untuk mengangkut Sampah, dan  kita tidak mengetahui Dum - Truk tersebut digunakan untuk mengecer atau mengamgkut LPG 3 kg ke toko toko di sepauk, kata Cinghan saat Di konfirmasi Diruang kerjanya pada 5 oktober 2020 

Cinghan Menjelaskan Awalnya Mobil Dum-Truk tersebut diserahkan secara perorangan oleh Bupati Sintang melalui Dinas Lingkungan Hidup kepada Inisial ( I ) yang merupakan oknum wartawan,  "Yah karena kemungkinan ada hubungan kekeluargaan makanya Mobil Dinas tersebut diserahkan langsung ke tangan saudara ( I )  untuk Keperluan ngankut Sampah Sampah Di wilayah Sepauk tanpa melalui kecamatan", jelas Cinghan. 

Cinghan mengungkapkan Mobil Dum-Truk milik Pemkab Sintang tersebut telah beroperasi sekitar tahun 2017 lalu,  dan memang selama ini saya selaku Camat Sepauk tidak memgetahui peruntukannya digunakan untuk apa dilapangan,  ungkapnya. 







Tedy Salah satu Warga Sintang yang pada saat itu turut menyaksikan kegiatan yang diduga melanggar Hukum mengatakan Dengan  kegiatan para oknum dilakukan bersama sama oleh pihak Pemkab Sintang, pangkalan LPG 3 kg Tepian Kapuas dan Saudara (  I ) jelas jelas menyalahi Aturan,  LPG 3 kg " Itu kan Subsidi, Bukan untuk pengusaha dan bukan juga untuk di jual bebas di toko toko,  LPG 3 kg tersebut milik warga yang berhak memilikinya, yang jelas para pihak telah kecolongan,  dan dengan kegiatan ini, Ada Dugaan Korupsinya, kalo bisa pihak Kepolisian Sintang juga harus usut kegiatan yang merugikan rakyat di Kecamatan Sepauk, Kemudian Kejelasan Mobil Milik Pemkab Sintang yang digunakan untuk. Mengecer LPG 3 kg itu jelas tidak sesuai peruntukannya,  dan saya minta di usut tuntas,  Tegas Tedy

(red. tim). 

Previous
« Prev Post