HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

PT.Sinar Mas, Diduga Buka Jalan Lintas Negara Indonesia - Malaysia Secara Ilegal, Wabub Sintang Geram


S14n Sintang- Kondisi Kabupaten Sintang masih di kategorikan Darurat Covid-19, Namun masih saja ada oknum oknum Diduga sengaja memberi ruang masuknya Covid-19 tersebut kewilayah Indonesia melalui wilayah Perbatasan Lintas Negara Malaysia - Indonesia, Yaitu Salah satu Perusahaan yang bergerak dibidang Perkebunan Kelapa Sawit Yang Diduga membuka Akses Jalan yang menghubungkan ke Dua Negara tersebut secara Ilegal.

Untuk menyikapi Pembukaan Jalan tersebut, Wakil Bupati Sintang Drs Askiman MM membeberkan, " Dalam Penanganan Covid-129 di Sintang, Yang menjadi pusat perhatian kami, adanya Perusahaan Sawit PT. Sinar Mas, yang berlokasi di wilayah Perbatasan Malaysia - Indonesia Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat telah membuka Akses Jalan Penghubung yang langsung terhubung dari Indonesia Menuju Negara Serawak Malaysia, Dan ini pun kebijakan dari mana, Ini Ilegal, apakah dari daerah perbatasan Kapuas Hulu kita belum mengetahui", ungkap Askiman saat ditemui para Awak Media Dikediamannya pada  01/05/2020

Askiman juga menjelaskan menurut aturan ketika pihak yang ingin membangun jalur lintas batas harus mengantongi ijin resmi.Tapi bagi Perusahaan Sawit PT. Sinar Mas sudah membuat banyak jalan lintasan ke Serawak, Malaysia, jelas Askiman dengan nada Geram. 

Masih kata Askiman," Yang menjadi kekhawatiran kami yakni karyawan dari wilayah yang berkerja di perusahan tersebut kembali atau masuk ke wilayah  Sintang. Dan TKI  ilegal berada di serawak disana masuk ke sintang, karena serawak kini sudah menjadi wilayah zona merah".

Askiman juga menambahkan kami akan membangun Posko jaga di wilayah perbatasan.Dan akan kami bangun secepatnya, karena kita harus menginditifikasi setiap penumpang baik kendaraan mengangkut orang melintas masuk ke sintang serta kita lakukan Rapid test oleh pihak Dinas Kesehatan yang bertugas.

Perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu kini menjadi prioritas kita, karena kita dapat menginditifikasi orang yang keluar masuk dari sana.Karena Kapuas Hulu sudah ada  indikasi terdampak Covid -19, walaupun di tutup akses  jalan masuknya tapi kita masih rawan", terang wabup Sintang Askiman.

Askiman juga mengharapkan kerja sama TNI POLRI, dan Tim Gugus Covid-195, Apabila dari hasil pemeriksaan ada orang yang positif melalui tahap rapid test, langsung di isolasi saja oleh Dinas Kesehatan jangan suruh pulang dan anjurkan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing .Dan Dinas Sosial juga harus memperhatikan kebutuhan orang yang di isolasi agar jangan ada kekurangan baik dari segi makan dan lainya. Harap Askiman.( red.tim)

Previous
« Prev Post