HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

PT MJP Hanya Mampu Salurkan 25 Kg Gula Pasir Per Desa Selama Masa Covid-19


S14n Sekadau - Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) PT.MULTI JAYA PERKASA (MJP) di Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau terkesan tidak serius membantu pemerintah dalam menangani penanggulangan pandemi Virus Corona (Covid-19). Rabu, (6/5/2020)

Yohanes Deker menjelaskan, Ada beberapa desa yang masuk wilayah/area perusahaan, salah satunya Desa Perongkan, Ia mengatakan hinggga saat ini warga Desa Perongkan hanya menerima gula pasir sebanyak kurang lebih 25 kg untuk satu Desa, "Barusan di antar ke kantor Desa Perongkan gula pasir seberat kurang lebih 25 kg, itu untuk 1 Desa, sedangkan kepala Keluarga (kk) Desa Perongkan hampir 500 kk, jadi bagaimana cara membaginya ," jelasnya 

Yohanes Deker mengatakan "untuk bantuan lainnya belum ada sama sekali, baik pencegahan seperti penyemprotan cairan disinfektan, pembagian sembako dan yang lainnya seperti yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang ada di Kecamatan Sekadau Hulu, " Kata Deker.

"Sebenarnya aturan sudah diatur, Iintruksi dari pemerintah Pusat, Provinsi, maupun pemerintah Kabupaten, bahwasanya setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit harus berperan aktif dalam melakukan pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19)   dan membantu masyarakat disekitar perusahaan yang terdampak dengan mengucurkan anggaran melalui program CSR untuk meringankan beban masyarakat dalam hal ekonomi seperti menyalurkan bantuan berupa sembako atau kebutuhan pokok lainnya, Ungkap DEker

Ditempat terpisah Camat Sekadau Hulu Aloysius Ashari, membenarkan jika perusahaan MJP belum menyalurkan bantuan kepada warga disekitar perusahaan, baik membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan seperti melakukan penyemprotan disinfektan, ataupun membantu meringankan beban warga yang terdampak Covid-19, " Ada dari pihak perusahaan MJP mengantarkan minyak goreng ke Kantor Camat, itupun setelah saya pulang, entah berapa liter kah minyak itu saya tidak tahu, sampai sekarang masih ada di sini, anehnya apa kaitannya minyak goreng dengan pandemi virus yang sekarang, saya juga masih bingung, " terangnya saat di hubungi media ini melalui telephone selulernya. 

Camat melanjutkan, untuk kecamatan Sekadau Hulu ini ada 5 perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit (PKS), 4 perusahaan sudah maksimal membantu penanganan pandemi virus corona, hanya perusahaan MJP saja yang belum berperan aktif membantu pemerintah dan warga sekitar ," cetusnya.

Camat berharap kepada pihak manajemen perusahaan MJP agar mematuhi intruksi pemerintah dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan, seperti melakukan penyemprotan cairan disinfectant dan juga menyalurkan bantuan sembako membantu masyarakat sekitar dalam hal ekonomi akibat dampak dari pandemi virus ini, "harapnya.

Pihak perusahaan MJP saat di hubungi media ini mengatakan, Gunas telah membantu, hanya tidak bisa memenuhi semua pihak, apalagi di kondisi pendemi covid ini kan kita semua tahu, semua kena efek ekonominya, ya ini yang Gunas mampu bantu, dalam keterangan WhatsAppnya. (Almanso,tim)

Previous
« Prev Post