HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1166) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1141) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (122) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Penerima BST Tidak Tepat Sasaran Di Nanga Mahap, Ini Kata Dinsos Sekadau


S14n Sekadau - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di kecamatan Nanga Mahap masih menuai polemik dimasyarakat, bagaimana tidak, dari sekian daftar penerima bantuan masih ada yang dinilai kurang tepat sasaran.

Kepala Desa Nanga Mahap, Suherman atau yang lebih akrab disapa Sampun mengatakan bahwa dari jumlah penerima manfaat sebanyak 251 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) hanya 246 KPM yang benar-benar diperoleh dari proses pendataan, dan ada 5 KPM penambahan diluar dari pendataan desa.

"Data yang kami terima dari Dinsos muncul nama-nama yang tidak kami data ada sebanyak 5 KPM, dan dari kelima tersebut menurut kami masih belum  layak masuk kriteria penerima BST, bahkan salah satu dari penerima BST sudah tidak berdomisili lagi di Desa Nanga Mahap." Jelas Kades Nanga Mahap

Munculnya nama-nama tidak melewati proses pendataan tidak hanya terjadi pada desa Nanga Mahap saja, hal tersebut juga terjadi dalam daftar nama penerima manfaat BST desa Tembesuk.

Kepala Desa Tembesuk, Rayadi mengatakan bahwa ada sebanyak 5 KPM yang diluar dari data yang diajukan oleh desa, dan diantara kelima penerima manfaat tersebut rata-rata punya usaha toko/ berdagang.

"Rencana kami senin kami akan datang ke kantor Dinas Sosial untuk menanyakan hal tersebut, karena sangat sensitif dan menimbulkan kegusaran dari masyarakat terutama masyarakat yang tidak menerima BST, dan tentunya masyarakat akan memepertanyakannya pada kami sebagai perangkat desa karena mereka menganggap sumber datanya dari kami", ujar Rayadi kepada awak media, minggu (17/5/2020).

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kabupaten Sekadau Afronius Akim Sehan mengatakan terkait data penerima bantuan yang dianggap kurang sesuai, Ia menyebut akan segera dilakukan perbaikan data penerima BST, dengan beberapa mekanisme perbaikan yang disesuaikan dengan adanya surat dari Kepala Desa.

"Silahkan Kepala Desa mengusulkan nama-nama penerima manfaat yang dinilai tidak tepat sasaran dengan mengisi tempelate penghapusan data BST, agar nama-nama tersebut tidak muncul lagi dibulan berikutnya", ucap Afron.(Almanso,tim)

Previous
« Prev Post