HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1158) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1140) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (115) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Satu Malam Tidak Pulang, Korban Ditemukan Gantung Diri


S14n Sekadau, Kasus Gantung Diri Kini terjadi Di Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, kejadian tersebut diperkirakan sekitar tanggal 26 April 2020.

Menurut Kapolsek Sekadau Hulu IPDA Sudarsono menjelaskan Kronologois, Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (26/4/2020) pagi pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama LA (46) warga desa Sungai Sambang, kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau, Korban LA pertamakali ditemukan oleh adik ipar korban bernama Ayak (33) bersama tetangganya Litang (53). 

Menurut keterangan keluarga korban Sebelum kejadian, Pada Sabtu (25/4) pagi korban LA  meninggalkan rumah lewat pintu belakang, Keesokan harinya pukul 09.00 WIB, Ayak bersama bersama Litang (53) mencari keberadaan korban, dan korban ditemukan di sebuah pondok bekas kandang ayam. Malang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi gantung diri menggunakan tali tambang, Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, Bhabinkamtibmas Polsek Sekadau Hulu bersama Babinsa dan dibantu warga menurunkan dan mengevakuasi jasad korban., Jelas Kapolsek. 

Selanjutnya dari hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas gabungan dari Inafis Sat Reskrim Polres Sekadau dan Polsek Sekadau Hulu menemukan Barang bukti yang ditemukan yaitu seutas potongan tali tambang bekas yang digunakan korban gantung diri, serta pakaian korban berupa switer dan celana, Dan untuk sementara Belum diketahui motif dugaan bunuh diri, dari hasil visum luar yang dilakukan oleh Dr. Ferdinan Tambunan dari Puskesmas Rawak, korban diperkirakan meninggal dunia lebih dari 24 jam, Kemudian, dari jasad korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, petugas kepolisian menyarankan kepada pihak keluarga untuk dilakukan autopsi, namum Pihak kerluarga Korban menolak dan mengiklaskan kejadian tersebut, Penolakan autopsi dikuatkan dengan surat pernyataan dari pihak keluarga disaksikan Kades Sungai Sambang bersama warga, ungkap IPDA Sudarsono.(hum/Almanso).

Previous
« Prev Post