HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1169) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1142) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (124) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Pasca Covid19, Drs. Askiman,MM, Tinjau Harga Dan Stok Ketersediaan Pangan Kabupaten Sintang


S14n Sintang, Untuk memastikan ketersediaan stock dan Kesetabilan harga  Barang kebutuhan pokok (Sembako) Sembilan Bahan Pokok di pasaran, Pemerintah Kabupaten Sintang  menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) Kamis,26/03/2020 yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM, Didampingng Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang H. Sudirman, Kadis Perhubungan Kabupaten Sintang Florensius,KH, Dandim 1205 Sintang, Kapolres sintang,  Plt Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang Yustinus, Kadiskominfo Kurniawan, Kabag Prokopim Setda Sintang Iwan Kurniawan, dan Forkopimda, dengan melaksanakan  Pementauan  dibeberapa Pusat perbelanjaan, Agen, Sub agen, Distributor dan Toko Moderen.

Kegiatan Pemantauan ketersediaan stock dan Kesetabilan harga  Barang kebutuhan pokok 
dimulai  dari  Apotek Kita, Apotek Karitas di Jalan Patimura, Agen Beras Toko Multi Platinum di kilometer 4, Agen Sembako Toko SMS, Mini market Alfa mart dijalan MT. Haryono Simpang Tugu Jam,  Mini Market Indomart di Jalan Lintas Melawi, dan Intan Market Lintas Melawi.


Wakil Buppati Sintang Drs. Askiman,MM  mengatakan,  dari hasil Pemantauan yang dilakukan bersama unsur Forkopimda bahwa persediaaan stok  saat ini masih aman, terkecuali gula pasir agak terjadi kekuranagan dan terjadi lonjakan harga  yang cukup seknifikan dipasaran sekitar dua puluh ribu rupiah perkilogram”ini sepertinya  yang menjadi persoalan bagi kita bahwa persedian barang di gudang yang kurang  karena keterbatasan jumlah barang import yang masuk, akibat Susana Covid 19 saat ini , dan mudah-mudahan  produksi lokal Indonesia seperti gula pasir bisa mencukupi keputuhan kita, sedangkan stok dan harga barang lainnya masih relative stabil, Sebagai langka antisipasi  kita  berkaitan dengan isu Covid 19 ini, tentunya kita juga melihat ketersediaan barang  seperti alat perlengkapan pencegahan nya,  seperti masker, handsanitizer terlihat masih kurang dan kita juga sudah berpesan dengan peluka usahanya  untuk segera  dapat menyediakannya termasuk desinfektan , agar  mampu mencukupi kebutuhan masyarakat” jelas  Askiman 

Dengan kondisi yang terjadi saat ini Wakil Bupati sintang Drs. Askiman menghimbaua , kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang, jangan terlalu panik dengan informasi Covid 19 ini,  Kabupaten Sintang masih dalam kondisi aman” masih dalam Zona hijau ya , dari dua ratus empat puluh tiga  yang ODP , sekarang sudah berkurang menjadi seratus delapan puluh lima, dan jumlah tersebut masih tergolong aman , dan masyrakat harus paham  apa yang disebut ODP, yaitu  Orang Dalam Pemantauan, artinya orang yang keluar masuk dari luar daerah , dengan pengertian Ketika dia keluar daerah  dan kembali ke Sintang , ya harus kita lakukan  pemeriksaan , pemantauan, dan kita lakukan langka antisipasi, mereka harus dirumahkan , selama empat belas hari  masa pengamanan diri, dan bukan berarti mereka ini sudah terjangkit oleh virus Corona, tetapi ini merupakan langka antisipasi Pemerintah daerah”.


Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman juga  menjelaskan,  bahwa  RS. Ade Muhammad Djoen Sintang yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan oleh Pemerintah Pusat”saat ini ada sebanyak ada dua pasien PDP yaitu Pasien  Dalam Pengawasan”dan dua pasien tersebut saat ini kondisi kesehatanannya  sudah mulai membaik, dan kedua pasien tersebut juga bukan warga Kabupaten Sintang, yaitu Warga dari Kabuopaten Sanggau dan kabupaten Kapuas Hulu,  dan yang terpenting saat ini masyarakat jangan terlalu panik dan harus menjaga kesehatannya , menjaga kesehtan lingkungan , menjaga kesehatan ruang dimana dia berada  itu paling penting, serta mematuhi SOP yang dikeluarkan Dinas Kesehatan ,  dan selalu mematuhi dan mentaati Tim Gugus Pemkab Sintang , dan jangan sering keluar rumah guna memutus mata rantai Covid 19, itu merupakan salah satu antisipasi diri”, Jelas Askiman.

Sementara Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang H. Sudirman menjelaskan, dengan kelangkaan stock Gula Pasir ini , akan memanggil semua pihak management baik toko modern dan para agent guna meminta keterangan dengan terkait  kondisi kelangkaan gula pasir ini. (red.hum)

Previous
« Prev Post