HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1158) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1140) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (115) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

dr Hendrika, M.Si, Lantik WKRI Ranting Paroki Maria Immaculata Nanga Merakai


S14n Sintang, Gelar Pelantikan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Paroki Maria Immaculata Nanga merakai periode 2020/2023 telah dilaksanankan, dan  berlangsung hikmat, Yang dilantik oleh Hendrika selaku ketua WKRI Cabang Kristus Raja Katedral Sintang yang digelar pada minggu 26/01/3020, Di Gereja katolik Maria Immaculata Nanga Merakai, dihadiri oleh WKRI separoki Nanga Merakai, dan Yuli terpilih menjadi Ketua WKRI Ranting Paroki   Maria Immaculata Nanga Merakai
Hendrika Selaku ketua WKRI Cabang Kristus Raja Katedral Sintang menyampaikan Dengan  dilantiknya WKRI Ranting Paroki Maria Immaculata ini agar  para Ibu ibu mampu berperan melayani keluarga gereja Katolik, dan  bukan hanya itu saja, Namun WKRI  juga harus mampu menjadi basis kebhinekaan bagi masyarakat lainnya diluar gereja katolik, ungkap Hendrika.
Wanita Katolik juga harus mampu untuk turun ke lapangan berperan aktif ditengah tengah masyarakat derngan berbagai bentuk kegiatan sosial, seperti contoh dibidang kesehatan dan lain sebagainya, Di bidang kesehatan, WKRI Cabang Kristus Raja sintang siap membantu WKRI Ranting Maria Immaculata Nanga Merakai yang terpenting harus jelas program kerjanya, kata Hendrika


Hendrika juga menjelaskan ada beberapa hal inti yang yang harus dilaksanakan oleh Wanita Katolik yaitu, Agar para Ibub ibu Katolik mampu melaksanakan tugas mencerdaskankan rencana kerja yang telah ditetapkan,  yang terutama dibidang pendidikan, seperti contoh, "banyak terjadi kesenjangan sosial, lunturnya iman kita, kurangnya niat untuk mengikuti Misa di gereja dan lain sebagainya, dan ini adalah salah satu tugas Wanita Katolik Ranting Paroki nanga Merakai dan sekitarnya". Yang kedua, Jalin pesatuan dalam organisasi, "demi kelancaran organisasi pengurus harus berani memberikan gebrakan, Berikan pelayanan terhadap keluarga, gereja dan masyarakat". 

Yang Ketiga, Wanita Katolik harus mampu meningkatkan ekonimi keluarga dan masyarakat, "program ini dinamakan program ekonimi kreatif, yang dapat menciptakan sebuah karya kemudian untuk di promosikan, Artinya Wanita Katolik hadir bersama pemerintah dan negara dan sebaliknya, maka Bekerjalah  dengan hati yang tulus sesuai dengan program kerja", jelas Hendrika. (red.)

Previous
« Prev Post