HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1154) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1138) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) KPUD (1) kriminal (12) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

BUPATI LANTIK DEWAN PENGAWAS PERUMDA PDAM TIRTA SENENTANG PERIODE 2020-2030


S14n SINTANG Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH memimpin langsung Pengambilan sumpah/janji jabatan serta pelantikan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Senentang Kabupaten Sintang periode 2020-2023, di Ruang Pertemuan Balai Praja, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Kamis (22/3/2020) siang.  Turut hadir pada kegiatan tersebut unsur OPD, para Asisten Sekretariat Daerah Kab. Sintang dan jajaran PDAM Tirta Senentang Sintang.

Dalam sambutannya Jarot Winarno menyampaikan bahwa pelantikan dewan pengawas perumda air minum tirta senentang ini merupakan untuk periode empat tahun kedepan dan ini merupakan akhir dari proses lelang jabatan dewan pengawas perumda air minum tirta senentang yang telah dilakukan secara  panjang dan ketat. Untuk itulah dirinya mengucapkan selamat kepada Helmi, S.Sos, M.Si yang terpilih menjadi dewan pengawas perumda air minum tirta senentang untuk periode 2020-2023.

"Dewan pengawas merupakan salah satu unsur dalam kepengurusan perumda air minum, yang ikut menentukan kinerja yang optimal dari perumda air minum tirta senentang. saya berharap agar saudara dapat mengemban amanah yang besar untuk ikut mendorong kemajuan perumda air minum tirta senentang dimasa depan, bekerja secara optimal dan mampu memberikan dukungan dan kontribusi positif bagi pencapaian target RPJMD dalam penyediaan air minum di kabupaten sintang"pesan Jarot.

Selain itu juga Jarot meminta, selaku dewan pengawas perumda harus mengawal dan memastikan agar perumda air minum tirta senentang dapat menerapkan kosep good corporate governance. "Saudara harus lebih tajam melihat dan lebih cermat mendengar keluhan masyarakat terhadap perumda air minum tirta senentang. Kemudian mampu mengelola input itu untuk membangun dinamika yang konstruktif bagi seluruh jajaran direksi PDAM dalam merespon secara tepat”pinta Jarot.


Pada kesempatan itu juga, jarot mengatakan bahwa penyediaan air bersih yang berkelanjutan telah menjadi komitmen global yang tertuang dalam sustainable development goals, khususnya pada tujuan ke 6 yang didalamnya terdapat 8 target yang diukur melalui 40 indikator. 

“target-target tersebut terdiri dari akses terhadap air minum layak, akses terhadap sanitasi layak, kualitas air dan limbah, serta pemanfaatan, pengelolaan dan pelestarian sumber daya air” lanjutnya.

Jarot mengungkapkan bahwa upaya-upaya yang dilakakukan untuk mencapai target-target tersebut dijabarkan pada kebijakan, program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh pemerintah maupun organisasi non pemerintah di pusat dan daerah. 

“atas dasar itu, maka pemerintah kabupaten sintang meletakan prioritas pembangunan daerah pada penyediaan air minum. Berbagai upaya telah kita lakukan agar masyarakat mendapat akses air bersih dan layak minum yang semakin optimal"terangnya.

Masih lanjut Jarot, bahwa Indikatornya dapat di lihat dari  jumlah pelanggan PDAM  Tirta Senentang ditahun 2016 memiliki pelanggan sebanyak 5.480 pelanggan dan diakhir tahun 2019 berhasil meningkatkan jumlah pelanggan menjadi 7.628 pelanggan. 

"tren yang positif ini patut kita disyukuri, meskipun target yang diharapkan yaitu mencapai diatas 10 ribu pelanggan atau mencapai 6,6% dari total penduduk. Saya berharap adanya peningkatan kinerja PDAM Tirta Senentang sesuai target cakupan pelayanan air minum di kabupaten sintang tahun 2021"ujarnya.

Untuk itulah dirinya meminta perumda air minum tirta senentang sebagai badan usaha milik daerah, dituntut dapat menerapkan konsep good corporate governance. Maka dari itu, PDAM tirta senentang harus terus diarahkan agar dapat menjadi perusahaan daerah yang dipenuhi dinamika internal dan eksternalnya oleh nilai fairness, transparency, accountability, dan responsibility. (red_hum)

Previous
« Prev Post