HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1227) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1148) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (3) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (168) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

SISWA SISWI SD NEGERI 34 MATAI BELAJAR BERALASKAN TIKAR, GURU MINTA PERHATIAN PEMERINTAH PUSAT



Foto: Proses Belajar mengajar SDN 34 Matai
S14n Sintang, Kondisi siswa siswi Sekolah Dasar Negeri 34 Matai Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang Kalimantan Barat sangat memprihatinkan, Dimana para Guru dan Siswa Siswi SD N  tersebut dalam melaksanakan proses belajar mengajar beralaskan Tikar karena tidak memiliki fasilitas yang layak seperti Kursi Meja, dan bahkan Plafon ruangan hancur.

Salah seorang Guru SD N 34 Matai Petrus mengatakan, kejadian ini telah berlangsung sejak dibangunnya gedung Sekolah ini, Kami belajar beralaskan tikar, sebab Kursi Meja yang tidak tersedia, Akan tetapi dengan Kondisi sekolah SDN 34 tidak mengurangi semangat untuk melaksanakan proses belajar mengajar, Namun kami juga berharap kepada Pemerintah agar  memperhatikan Kondisi sekolah SD N 34 Matai yang berada  di perbatasan malindo, Ungkap Petrus saat ditemui di ruangan kerjanya, 17/12/2019.

Petrus menjelaskan Adapun jumlah Murid sebanyak 126 siswa dan 1 tenaga Guru Garis Depan (GGD) kemudian 4 orang GTT, sementara Ruangan Kelas SD N 34 Matai sebanyak 4 Lokal antara lain 2 Lokal Bangunan Pemerintah dan 2 Lokal bangunan hasil Swadaya masyarakat setempat, Perlu jadi perhatian bukan hanya Kondisi Sekolah yang bermasalah akan tetapi jalan menuju Lokasi sekolah juga sangat hancur apabila Musim penghujan, karena jarak Anak didik menuju sekolah berkisar 1 kilo Meter, hingga terkadang kami para Guru dan siswa mandi lumpur menuju sekolah, jelasnya.
Foto: Proses Belajar mengajar SDN 34 Matai

Maka dari itu Kami selaku Guru dengan tangan terbuka, memohon Belas Kasih Pemerintah Pusat maupun Daerah, atau Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau Daerah, agar kiranya membantu sekolah SD Negeri 34 Matai untuk di bangun, pinta Petrus. (red.)

Previous
« Prev Post