HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1227) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1148) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (3) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (168) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

DIDUDA ORANG GILA, HANCURKAN FASILITAS SD N 45 TATAI


S14n Sintang, Pada Minggu tanggal 28 Nopember 2019 salah satu fasilitas Ruangan Sekolah Dasar Negeri 45 Tatai Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Kursi, Meja dirusak hingga buku buku bacaan ditemukan hancur berantakan.

Pada kasus ini, Kapolsek Ketungau Tengah Iptu Raharja mengatakan bahwa Fasilitas SDN 45 Tatai saat dilakukan Olah TKP, ditemukan Kursi Meja pecah pecah, Buku Buku berantakan, yang mana kejadian pada tanggal 28 Nopember 2019 sekitar pukul 22.30. Wib, Terduga pelaku melakukan aksinya dengan cara mendobrak Pintu ruangan menggunakan balok kayu, hingga pintu terbuka kemudian menghancurkan seisi ruangan, ungkap Kapolsek, saat ditemui diruang kerjanya 30/12/2019.

Iptu Raharja menjelaskan Dari hasil penyelidikan keterangan saksi saksi Sementara, bahwa pelaku pengrusakan adalah warga setempat yang diduga mengalami gangguan jiwa bernama inisial ES pria berusia berusia 30 tahun, kemudian untuk memastikan kesehatan jiwa terduga pelaku, yang bersangkutan akan Kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara Kita sambil menunggu laporan resmi dan keterangan dari Kepala Sekolah, sebab Kepala sekolah sampai saat ini masih berada di pontianak, jadi kasus ini belum bisa Kita tindak lanjuti, Kita berharap Kepala sekolah secepatnya membuat laporan, agar kasus ini segera di tindak lanjuti, harap Kapolsek. 


Dihubungi lewat Selular miliknya, Yustinus Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kubudayaan Kabupaten Sintang berharap kepada Pihak Kepolisisan agar kasus ini benar benar ditangani.

"Kita berharap juga agar pihak Pemerintah Desa juga harus peduli terhadap Pendidikan, dengan mengambil tidakan melapor kepihak berwajib, harap Yustinus. (red.)

Previous
« Prev Post