HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (5) BUMN (1) Business (14) Daerah (1248) Dana Desa (1) Disdiknas (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1150) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (5) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (4) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (244) PEMDA (7) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (185) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

KADIS LINGKUNGAN HIDUP SINTANG, TOLAK KEHADIRAN AWAK MEDIA DIKANTORNYA


S14n Sintang, Terkait undang undang taransparansi Publik, bahwa setiap kegiatan proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Belanja Negara di Indonesia harus menampilkan papan plang proyek, agar masyarakat dan pemerintah mengetahui apa jenis, berapa nilai Anggaran, sumber Anggaran proyek yang akan digelontorkan. 

Sesuai dengan hasil invstigasi tim awak media, Proyek yang terletak di alun alun kantor Bupati sintang, tidak diketahui jenis dan jumlah anggaran, atau tidak terpasang papan plang Proyek, hal ini menjadi sorotan publik yang terkesan ada yang di tutup tutupi. 

Sesuai hasil investigasi, Rabu 20/11/2019, tim awak media ingin melakukan konfirmasi kepada Kepala Kantor Dinas lingkungan Hidup, karena menurut informasi Dinas tersebut yang mengawasi kegiatan Proyek di alun alun, ketika didatangi ingin konfirmasi, Kadis Lingkungan Hidup menghindar dan menolak kehadiran Awak media Di kantornya, yang mana para awak media setelah sempat berjabat tangan dan memperkenalkan diri terhadap kepala dinas di Dipintu masuk ruang kerjanya,  namun yang kemudian Kadis tersebut mengatakan Kadisnya tidak ditempat kemudian pergi, kemudian di dukung oleh bagian penerima tamu, sehingga tim awak media tidak mendapatkan informasi yang autentik terhadap kejelasan Proyek yang terletak di alun alun kantor Bupati Sintang tersebut.
Proyek Tanpa Papan Plang di AlunAlun Kantor Bupati Sintang

Parli Dari Ormas LAKI yang membidangi Investigasi Dan Verifikasi Data mengaku Kecewa terhadap sikap dan perlakuan Kepala Dinas Lingkungan Hidup tersebut terhadap rekan rekan wartawan,  seharusnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten Sintang, Dinas tersebut harus memberikan penjelasan terhadap apa yang ingin dan di konfirmasi teman teman wartawan, dengan kejadian ini harus menjadi evaluasi bagi Kadis Kadis lainnya dikabupaten Sintang, tegas Parli.

Parli berharap kejadian ini yang pertama dan Terakhir oleh pejabat publik sekelas Kepala Dinas, Jangan pernah memandang insan pers sebagai momok yang menakutkan, Jika bersih kenapa risih, dan yang perlu digaris bawahi, bahwa media adalah pilar ke Empat dalam demokrasi Indonesia, ungkap Parli.

Previous
« Prev Post