HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (5) BUMN (1) Business (14) Daerah (1236) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1149) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (4) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (176) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

Hari Guru : Inspektur Upacara Berlumuran Tanah Kuning

Elisius Pujung
S14n Sintang, Dalam Rangka  Memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2019 di kecamatan Serawai kabupaten Sintang yang mana pada saat itu hari Guru tersebut diikuti oleh beberapa sekolah yang ada di kota kecamatan Serawai, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMU,SMK/sederajat pada Senin 25/11/2019, Hadir dalam upacara, di perkirakan tidak kurang dari 500 siswa, dan guru serta unsur Forkopincam di kecamatan Serawai dan masyarakat, yang digelar di halaman SMKN.I Serawai. 

Camat Serawai yang berhalangan sakit menunjuk Elisius Pujung, Pejabat kantor Camat Serawai, untuk bertindak sebagai Inspektur upacara, Namun Elisius Punjung, terpaksa digantikan oleh kepala Sekolah SMKN I Serawai, Stephanus Suryanto, Sp. Dikarenakan pak Elisius Punjung saat hendak menuju  tempat dilaksanakannya upacara,dari Kantor Camat Serawai menuju ke SMKN,I serwai, tergelincir dan terjatuh hingga sekujur tubuhnya dilumuri Lumpur, saat bersepeda motor berboncengan dengan isterinya, dikarenakan jalan yang licin dan berlumpur,  setelah sempat diguyur hujan pada malam hari nya. Beruntung pak Elisius Punjung dan isterinya tidak ada yang cidera, hanya pakaiannya saja yang berubah warna menjadi kuning, akibat lumpur tanah kuning.


Masyarakat serawai berharap, Pemerintah Kabupaten Sintang memperhatikan dan ada perbaikan jalan dari kota kecamatan Serawai menuju ke SMKN,I Serawai. yang di perkirakan berjarak kurang lebih 3 km. kasian anak-anak siswa SMKN,I Serawai yang setiap hari harus melalui jalan yang licin dan berlumpur, ditambah lagi saat sekarang musim hujan. jika dibiarkan terus menerus dan tidak menutup kemungkin akan ada lagi korban yang terjatuh dalam lumpur, oleh karena itu pemerintah harus serius menangani masalah perbaikan infrastruktur di kecamatan Serawai, agar kelancaran aktivitas masyarakat tidak terhalang, akibat kondisi pembangunan yang kurang mendapat perhatian dari pihak terkait. (red.Tim)

Previous
« Prev Post