HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1230) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1149) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (4) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (170) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

Anastasia, Harapkan Kehadiran Pemerintah Menjamin Kesejahteraan Bidan Di Pedesaan


S14 n Sintang, Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia ( IBI ) yang ke 68 tahun 2019, yang dilaksanakan di Rumah Adat Melayu Tapak Sirih Jalan YC Oevang Oeray Sintang, pada Sabtu 02 November 2019, yang dihadiri oleh Bapak Bupati bersama Anggota DPRD Sintang, Peringatan hari ulang tahun IBI ke 68 tahun 2019 mengambil tema “Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optialisasi Pelayanan Kesehatan”, dan Diikuti 384 Anggota IBI Kabupaten Sintang, Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Kalimantan Barat Uray Rusdiana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harisinto Linoh, Anggota Forkopimda Kabupaten Sintang, dan tamu undangan.

Kehadiran Anastasia anggota DPRD Sintang Pada Hut IBI tersebut menyempatkan diri dengan memberikan tanggapan bahwa peranan Bidan sangatlah penting dari dulu hingga sekarang, “kita ini ingin menjadi bangsa yang besar tahun 2045 atau tepat satu abad Indonesia merdeka asalkan dua hal kita harus kejar untuk bisa menjadi bangsa besar yaitu  Yang pertama adalah bangsa kita harus mampu memacu pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen dengan terus meningkatkan inovasi,  Kita harus melakukan pekerjaan dan tugas kita dengan yang luar biasa bukan yang biasa-biasa saja, Yang Kedua adalah dengan memacu pembangunan manusianya. Maka saya senang bidan terus menggaungkan pemberdayaan masyarakat,” terang Anastasia, kepada shot14news.com 2/11/2019.

Dikatakannya, "Menyangkut kesehatan Peranan Bidan merupakan tanggung jawab besar dan menjadi ujung tombak dalam melayani dan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat dipedalaman, bukan hanya sekedar mendapatkan profesi namun harus mampu membuktikan pengabdian dalam melayani masyarakat, harus bekerja secara profesional serta memiliki kemampuan yang tinggi dalam penangan kesehatan, kemudian saya berharap kepada Pemkab. Sintang agar Bidan diperhatikan, dimana Bidan dipedesaan juga sangat membutuhkan kehadiran pemerintah dalam menjamin kesejahteraan mereka", ungkap Anastasi.

Tantangan yang harus dihadapi Bidan yaitu mengurangi tingginya angka kematian ibu, rendahnya toleransi tehadap HIV AIDS dan rendahnya pemahaman kesadaran seksual serta program Keluarga Berencana yang sudah mengalami kemunduran, jelas Anastasia. (red.,Tim)

Previous
« Prev Post