HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1231) Dana Desa (1) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1149) Hiburan (15) hukum (50) Internasional (72) Kasus (4) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (39) Korupsi (3) KPUD (1) kriminal (14) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (241) PEMDA (6) pendidikan (41) Perkebunan (1) Pilkada (1) Polisi (171) Politik (138) Pungli (1) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (8) Umum (35)

Anggotat DPRD Sintang Tuah Mangasih ST, M.Si, Dukung Perda Nomor.4 Tahun 2019,

Tuah Mangasih ST,M,Si
S14n Sintang, Dalam upaya mencegahan  dan menanggulangi penyalahgunaan  Narkotika, Psitropika dan bahan Adiktif lainnya, Pemerintah  Kabupaten Sintang melaksanakan Sosialisasi Peraturan daerah Nomor.4  Tahun 2019, Kamis,17/10/2019 bertempat di Pendopo Bapak Bupati Sintang  

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Derah Pemerintah Kabupaten Sintang  Ir.H. Zulkarnaen,M.Si.

Ir.H. Zulkarnaen,M.Si   menjelaskan, dampak bahaya  dan korban dari penyalahgunaan Narkoba  dari tahun ketahun cenderung  meningkat, bahkan sudah sangat meresahkan  Pemerintah dan masyarakat , perkembangannya  sudah sangat membahayakan generasi muda, penggunaan narkoba ini tidak hanya pada tataran masyarakat tertentu saja, tetapi sudah merambah  ke semua strata dan profesi diantaranya ada oknum pejabat, oknum ASN, oknum TNI/POLRI , kalangan usahawan, mahasiswa, pemuda, pelajar dan bahkan Ibu Rumah Tangga”.

Ir.H. Zulkarnaen,M.Si, menuturkan berdasarkan hasil survey  Badan Narkotika Nasional(BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia(LIPI)  menunjukan angka sekitar 2,3 juta  pelajar dan mahasiswa Se Indonesi pernah mengkonsumsi  narkotika, maka angka ini menjadi peringatan bahwa, upaya pemberantasan narkoba tidak hanya dapat dilakukan secara masif saja  tetapi harus lebih agresif lagi , khususnya  bagi generasi yang terlahir  pada era millennium, jelasnya. 

Ditempat terpisah Anggotat DPRD Sintang Tuah Mangasih ST, M.Si, menudukung Perda Daerah Nomor 04 tahun 2019, tertentu disamping itu kita harus bersinergi  kepada semua pihak , dengan melibatkan masyarakat, tokoh adat,  tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh wanita, Ormas, LSM dan pihak pihak lannya,"


" Yang jelasnya pencegahan  Penyalahgunaan dan Penangulangan  Peredaran Narkoba di kabupaten Sintang merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditangani  secara dini  dan serius",ungkap Tuah19/10/2019

"Memang dalam Era Globalisasi saat sekarang ini, Banyak Persoalan yang Dihadapi Bangsa Indonesia bahkan  Seluruh Dunia mengenai Pengaruh Dampak Narkoba yang sangat berbahaya dan kompleks yang dapat merusak kehidupan masyarakat, pungkasnya.

Tuah menghimbau, Secara Khusus Dikabupaten Sintang, "Sebagai Wakil Rakyat Mengajak Seluruh Lapisan masyarakat agar tetap berhati hati dan menghindari Narkoba, Untuk menghindari Narkoba tentu kita harus memperbanyak Aktifitas bersifat positif,  Membangun Keimanan atau melakukan kegiatan kegiatan ke Agamaan, Saling berkonsultasi satu sama lain", ajaknya. ( red)

Previous
« Prev Post