HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1161) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1141) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (117) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

PT. KAP, PT. DPS, PT. PSA DI DESA SEKUBANG, SOSIALISASIKAN DAMPAK KARHUTLA


S14n Sintang, Untuk kesekian kalinya pihak menejemen yang tergabung di DSN Grup yakni PT. DPS (Dharma Persada Sejahtera), PT. KAP (Kencana Alam Permai), dan PT. PSA (Prima Sawit Andalan) selalu aktif mensosialisasikan pencegahan dan pengendalian Karhutla dan kebun kepada masyarakat yang kali ini dilaksanakan di kantor desa Sekubang Kecamatan Sepauk.
(20/7/19).

Kegiatan sosialisasi Karhutla ini dihadiri oleh para pemateri dari unsur perkopincam kecamatan Sepauk dan kecamatan Tempunak.
Serta dihadiri para kades, tomas, todat yang juga dihadiri 200 an warga/undangan perwakilan se-wilayah lingkup perusahaan DSN Grup.

Kades Sekubang, Leo Prima selaku tuan rumah kegiatan menyampaikan arahan kepada warga yang hadir, agar kedepannya apabila membakar lahan harus ada pemberitahuan kepada pihak keamanan ataupun ke pihak perusahaan, agar pihak-pihak terkait bisa membantu warga yang membakar lahan, papar Leo dengan singkat.

Sementara Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris menegaskan kepada warga supaya bersinergi guna menjaga, jangan sampai membakar lahan melebihi kemampuan dan harus ada batasan.
Kalau hanya 0,5 ha tidak apa-apa walaupun secara aturan tidak boleh, tapi karena ladang berpindah sudah bagian dari kearifan budaya, kita cari solusilah, ungkap Suwaris.


Kata Suwaris melanjutkan, kita sangat berterimakasih kepada pihak DSN Grup karena tim dan peralatan pencegahan dan pengendalian Karhutla ini telah di bentuk dan peralatan telah di siapkan, tinggal komunikasi kita lagi yang diharapkan pihak perusahaan, dan kerjasama dari masyarakat sangat kami harapkan, pungkas Suwaris secara ringkas.

Selanjutnya Danramil Kecamatan Tempunak, Kapten Inf. Slamet Arianto dengan tegas menyampaikan kepada warga supaya sama-sama bekerja, apabila ingin melakukan pembakaran lahan buat diladang. Dan jangan sampai ada pembakaran berlebihan, tolong di ingat itu.
Karena signal hotspot secara otomatis bisa mendeteksi titik api tersebut, tuturnya.
Dan kami berharap jangan sampai ada warga kita yang berurusan dengan hukum hanya gegara membakar ladang, himbau perwira yang dikenal humoris ini.

Disesi berikutnya, Danramil Kecamatan Sepauk, Peltu Aan Sujayanto menegaskan juga dan melanjutkan apa yang jadi statement dari Danramil Tempunak sebelumnya, yaitu memohon kepada warga supaya kedepannya berlaku bijaklah dalam pembakaran lahan.
Karena secara personil dan peralatan, kita banyak kekurangan, dan medan jarak tempuh ke daerah titik api juga sangat susah dijangkau, ucapnya.

Camat Sepauk, Drs Cinghan mengajak masyarakat supaya kedepannya bisa menjaga dan koordinasi dengan pihak perusahaan, itu yang utama.
Apabila hendak membakar lahan untuk ladang (berpindah).

Karena apa, lanjut camat.
Secara turun-temurun ladang berpindah memang sudah tradisi kita, dan bagraund saya pun dari petani.
Jadi, saya paham betul dengan masyarakat saya ini, ulasnya.
Akan tetapi, kita upayakanlah buka ladang menetap dan jangan berpindah-pindah, dan kalau ada petak sawah bisa kita fokus mengerjakannya.
Secara otomatis bisa mengurangi budaya kita yang membakar lahan untuk ladang berpindah itu, ulas Cinghan.


Di penghujung acara sosialisasi Karhutla ini, pimpinan perusahaan yang diwakili oleh Syaifuddin Romli menyampaikan kepada masyarakat supaya lebih bijak dan sadar bahwa dampak atau efek dari pembakaran lahan secara berlebihan tersebut bisa berbahaya bagi kita semua, ucapnya.
Tapi saya yakin lanjut Udin, bahwa masyarakat sudah memahami dan semakin dewasa serta lebih bijak dalam memilah/bertindak, agar kearifan lokal dan pelestarian budaya itu sendiri tetap terjaga.

Dan kami dari pihak manajemen perusahaan mengucapkan terima kasih kepada pihak Unsur Muspika dan semua pihak, terkhusus masyarakat sangat kooperatif dan partisipatif dengan pihak perusahaan. Dan kedepannya harapan kita terus bekerja bersama dengan semua pihak. Terutama dalam upaya pengendalian dan pencegahan kebakaran lahan, hutan dan kebun, pungkas Udin mengakhiri.
(Jhon)

Previous
« Prev Post