HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1166) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1141) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (122) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

TEDI Z ANGGOTA GNPK RI PW KALBAR MINTA PROSES KADES GUT JAYA BHAKTI


S14N Sintang, Menindak lanjuti kasus dugaan Penyalah Gunaan Jabatan oleh oknum Kepala Desa Gut Jaya Bhakti Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang yang meminjamkan Uang Dana Desa tahun Anggaran 2018 Sebesar Rp 30 Juta Rupiah kepada salah seorang Oknum Caleg  Dapil Dua Sintang yang mana sampai saat berita ini diterbitkan Uang tersebut belum dibayarkan kepada kelompok kerja pembamgunan Rabat Beton di Dusun Entoloi Hulu..

Simon selaku ketua kelompok kerja pembangunan Rabat beton dusun Entoloi hulu Desa Gut Jaya Bhakti TA 2018 yang bersumber dari Anggaran Dana Desa, sampai saat ini Uang tersebut belum juga di bayarkan, "Menurut Kepala desa Gut Jaya Bhakti Bilal sih, Uangnya belum ada, saya sering didatangi teman teman kelompok kerja mempertanyakan Uang upah kerja mereka, dikira mereka saya yang makan Uang Dana desa itu", kata Simon dengan nada kesal saat di hubungi via selular.

Menurut Tedi Zulkarnain Anggota GNPK - RI PW Provinsi Kalimantan Barat, "Kepala Desa Gut Jaya Bhakti diduga melanggar Hukum pantas di lakukan pemeriksaan terhadap oknum kadesnya,  Dengan meminjamkan uang Dana Desa kepihak lain itu memang jelas menyalahi aturan, sementara apabila Uang yang dipinjamkan tersebut diketahui adalah Uang Negara, hal itu menyalah gunakan Jabatan sebagai Kepala Desa, Kemudian yang menjadi pertanyaan saya, Anggaran Dana Desa tahun 2019 tahap pertama apakah telah di cairkan atau belum?, Apabila anggaran telah dicairkan kemudian bagaimana cara Kepala Desa untuk SPJnya untuk mencairkan Anggaran tersebut, sementara masalah pinjam meminjamkan uang masih belum genah",tegas Tedi saat ditemui di kediamannya 17/06/19.

Saya berharap Penegakan Hukum Di kabupaten Sintang berjalan dengan baik apalagi menyangkut dugaan kasus Kepala Desa Gut Jaya Bhakti kecamatan Ketungau Tengah kabupaten Sintang secepatnya dilakukan proses Hukum, Kedepan menjadi contoh bagi Desa Desa lainnya di Indonesia, Sintang pada khususnya, kemudian untuk berfikir berbuat kesalahan, harap Tedi.(red. Tim)

Previous
« Prev Post