HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

PULUHAN WARGA DATANGI BAWASLU, TERKAIT PROSES HUKUM POLITIK UANG DI DAPIL 2 SEKADAU


S14N Sekadau, Perwakilan masyarakat kecamatan Nanga Taman dan Mahap mendatangi pihak Bawaslu dan mempertanyakan sudah sejauh mana tahap pengembangan proses hukum politik uang terhadap oknum terlapor dan oknum caleg yang dilaporkan.
(25/4/2019)

Pihak Bawaslu menyatakan, bahwa penanganan kasus politik uang di dapil 2 Sekadau sedang digelar tahap pertama.
Dan besok (maksudnya hari ini,  Jumat 26/4) kita adakan sistim kejar bola langsung menemui pelapor, saksi dan terlapor ke rumahnya.
Ujar Nur Soleh selaku ketua Bawaslu Sekadau dihadapan puluhan perwakilan warga.

Kami sangat prihatin dengan kondisi sistim proses hukum di Sekadau ini. Sampai hari ini dari sekian banyak kasus dugaan politik uang di Sekadau kok, 1 pun tidak ada yang tersangka.
Semoga kasus yang di dapil 2 Sekadau ini ada titik terangnya,
ujar Iren perwakilan warga.

Sebenarnya, seperti apa bentuk data dan BB politik uang yang pelakunya bisa ditetapkan menjadi tersangka ?
Ini yang menjadi pertanyaan kami dimasyarakat.

Lanjut Iren, wajar kami katakan demikian. Artinya, sebenarnya "Unsur kelengkapan barang bukti yang bagaimana lagi yang harus kami siapkan supaya si penjahat politik uang ini bisa di tetapkan tersangka" ?
Selama ini Bawaslu selalu menyatakan terkait proses   kasus yang sudah-sudah, bahwa semua kasus yang telah diproses tidak memenuhi unsur sesuai dengan peraturan.

Intinya, kami tidak ingin kasus ini diabaikan khususnya yang di dapil 2 ini. Toh, kalau juga sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan dan belum ada status tersangka oleh Gakpundu, maka warga akan datang dengan jumlah yang lebih banyak lagi, ujar Tamrin dengan tegas.

Dan kami sebagai perwakilan, tetap tidak bisa membendung amarah mereka. Ini adalah salah satu bukti bahwa masyarakat peduli terhadap proses penyelesaian hukum politik uang yang terjadi saat ini, ujarnya.
Kami tetap kawal proses ini sampai tuntas.

Kami sangat mengapresiasi kinerja Bawaslu apabila bisa menuntaskan kasus ini dan menetapkan tersangka.
Dan puncak dari aksi kami nanti akan mengadakan "Ritual Adat Dayak" di depan Kantor Bawaslu ini, jelasnya.

Nur Soleh menanggapi orasi masyarakat dengan menyampaikan, kasus yang di Mahap dan Taman tetap kita proses pak.
Nanti setelah data lengkap baru kita kaji bersama Kapolres dan Kejari.
Setelah pembahasan, nanti akan ada kesimpulan "apakah kasus ini kita lanjutkan ke tahap penyidikan atau tidak", tergantung dari kelengkapan unsur data dan saksi.

Dan proses ini tentunya kita terapkan berlandaskan peraturan yang ada, pungkasnya.
Jadi, saya harap saksi pelapor harus mengantongi data lengkap, ujar Nur Soleh.
(Jhon) 

Previous
« Prev Post