HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1158) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1140) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (115) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

dr Jarot Winarno M,Med.PH Lakukan Monitoring Pelaksanaan UNBK SMA,SMK Sintang


S14N Sintang, Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno meninjau Langsung untuk memastikan kondisi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah Sekolah Menengah Atas/ Sederajat di Sintang pada Senin (1/4/2019).

dr Jarot Mengatakan pada saat ini semua sekolah SMA/sederajat dikabupaten Sintang belum memiliki sarana Ujian Nasional Berbasis Komputer yang lengkap, "kita ingin mengawali monitoring ke SMK Negeri 1 untuk memantau ada beberapa sekolah yang tergabung menggunakan Ruangan Laboratorium, Kemudian ada juga mendapat laporan ada sedikit gangguan dikecamatan Sepauk karena Listrrik Padam, ini jadi pelajaranlah buat kita,ya?", ungkap dr. Jarot sambil berharap ada perhatian dari sektor-sektor terkait untuk bersama-sama mensukseskan UNBK.

Menurut dr. Jarot hari pertama UNBK ini para murid terlihat cukup tenang, Beliau menambahkan bahwa hal tersebut mungkin karena mata pelajaran yang diujiankan ialah mata pelajaran Bahasa Indonesia. 

“kalau kena Matematika dan Bahasa Inggris bagus kita menjauh jak karena mukanya cemberut semua,” kata dr. Jarot sambil tertawa, dengan logat bahasa daerah setempat, berikutnya kita harus ada inovasi untuk memenuhi ketersediaan laboratorium komputer selain untuk kelancaran proses UNBK, laboratorium ini juga digunakan untuk meningkatkan kualitas dan proses pembelajaran di sekolah tapi nanti kita akan bahas lagi sama sama supaya ada solusinya,” katanya lagi. 

Kemudian orang nomor satu di Sintang itu teringat sesuatu dan menambahkan, ada persoalan lain juga yang muncul pada prosesn UNBK tahun ini. Hari pelaksanaan UNBK yang tidak berurutan dikhawatirkan dapat menggangu konsentrasi anak-anak selama ujian.

“Selain itu kasihan anak-anak yang datang dari kecamatan-kecamatan karena dengan ujian yang berjeda akan membuat biaya mereka di Sintang itu menjadi besar biaya makan di tempat tinggal dan biaya transport,” papar dr. Jarot. “hal ini harus menjadi perhatian lah dari dinas terkait sewaktu menyusun jadwal,” pungkasnya. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar menyebutkan bahwa pada tahun kedua pelaksanaan UNBK di Kabupaten Sintang diharapkan tentu akan berjalan dengan lebih baik dari tahun sebelumnya, “Sejauh ini hasil monitoring beberapa sekolah menunjukkan bahwa kegiatan hari ini berjalan dengan lancar,” ungkap Lindra. “ada beberapa sekolah yang melaksanakan dalam dua sesi ada beberapa sekolah yang melaksanakan dalam tiga sesi,” tambahnya. 

“hari ini kita lakukan monitoring UNBK untuk SMA di Kabupaten Sintang dipimpin oleh Bapak Bupati Sintang didampingi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang,” terang Lindra lagi.  “ada 41 sekolah yang ikut UNBK dengan jumlah peserta 3.332 siswa,” lanjutnya lagi. 

Lindra menyampaikan bahwa sekolah-sekolah di kecamatan yang belum memiliki sarana sebagian besar melakukan UNBK di SMK terdekat. Pada hari pertama ujian ini ada petugas dari Dinas Pendidikan Provinsi yang juga melakukan peninjauan mengingat SMA merupakan kewenangan provinsi Kalbar. (red,hum)

Previous
« Prev Post