HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Kapolsek Sepauk Iptu Suwaris, Masih Menunggu Perda Tentang WPR




S14N Sintang,  Masih Maraknya Para Penambang Emas Tanpa Izin ( PETI ) di kabupaten Sintang menimbulkan Opini dimasyarakat yang seolah tidak adanya penindakan dari pihak Kepolisian Setempat,  Adapun yang menjadi tempat Maraknya PETI berlokasi di Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang Kalbar. 
  Ketika di konfirmasi MBB74 lewat Telepon Selular Kapolsek Sepauk Iptu Suwaris yang pada saat mengikuti anev di Polres Sintang Mengatakan Bahwa Polsek Sepauk Aktif melakukan Himbauan kepada para Penambang Emas Tanpa Izin di wilayah hukumnya, tetapi masih saja membandal. dalam penertiban perlu melibatkankan Polres Sintang dan Satuan Brimob,  Kita siap kapan saja, dan artinya Kepolisian dalam Hal ini tidak tutup mata, kata Suwaris pada Senin 18/02/19.
   Untuk sementara Kepolisian masih menunggu tindak lanjut Aturan baru yaitu Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah diusulkan Bupati Sintang kepada Bapak Gubernur Kalbar, jelas Suwaris. 
   Kapolsek tidak menampik bahwa PETI masih marak di wilayahnya, akan tetapi harus melibatkan Forkopimda Kabupaten Sintang dan instansi lainnya dalam memberikan solusi, Untuk sementara sambil menunggu WPR hasil musyawarah dari bapak Gubernur, kita jaga dulu situasi saat ini agar kondusif, dan tidak terjadi gejolak apalagi sekarang ini menjelang Pilpres, ungkap Kapolsek. 

   " Masalah sungai Sepauk keruh" seperti yang diberitakan di media kemarin ya, kita lihat aja sendiri sejak puluhan tahun silam sungai itu sudah keruh, Bukan hanya sekarang aja, Kita dari pihak kepolisian sangat menjaga stabilitas agar kondusif, apalagi saat ini menjelang Pilpres, Jangan seperti kejadian 3 bulan yang lalu, dimana akibat dari reaksi ini, polisi berbenturan dengan masyarakat. Jadi saya sebagai Kapolsek di Sepauk ini, tidak menginginkan hal seperti itu", tegas Iptu Suwaris. 

   Iptu Suwaris Menambahkan "Ini masalah perut ribuan orang warga pekerja PETI, Untuk sementara Kita harus maklumi itu, saya harap masyarakat memahami dan mengerti, saya ulangi  kita bukan tutup mata. Saya juga menginginkan perekonomian di kecamatan Sepauk ini hidup dan tidak lumpuh, saya ada disini untuk masyarakat Sepauk. (Paris.s/tim)

Previous
« Prev Post