HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1161) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1141) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (117) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Pada Hari Juang Kartika TNI AD Ke 73 Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang Laksanakan Bhakti Sosial Operasi Katarak


S14N Sintang, Kegiatan Bhakti sosial Bekerjasama Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang dengan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia perwakilan Sinarmas Group, Pemerintah Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Sekadau serta Dinas Kesehatan pelaksanaannya dipusatkan di Rumah Sakit Pratama Korem Sintang 15/12/18.
 Kolonel Inf Bambang Trisnohadi, Danrem 121/Alambhana Wanawai Sintang mengatakan bahwa Pihaknya menyambut baik kegiatan baksos pengobatan katarak bagi warga Sintang, Kegiatan baksos ini sebelumnya telah menerjunkan personil TNI untuk mencari pasien katarak yang akan dilakukan pengobatan dan membantu masyarakat selama kegiatan berlangsung, “Kegiatan baksos operasi katarak kali ini juga sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Juang Kartika Tentara Nasional Indonesia Angakatan Darat (TNI AD) yang diperingati setiap 15 Desember dan menjadi hari ulang tahun TNI AD, kata Danrem. 

   
   Kegiatan baksos ini  adalah hari yang spesial bagi Korem 121/Alambhana Wanawai Sintang memperingati Hari  Juang Kartika TNI AD yang ke-73. Kami melibatkan dokter dan perawat dari personil kami untuk membantu masyarakat selama baksos operasi katarak berlangsung,” Dari hasil screening terhadap 544 calon pasien, sebanyak 226 orang dinyatakan lolos tahap screening. Tercatat sebanyak 54 pasien pterygium dan 172 pasien katarak yang akan menjalani operasi pada 14 dan 15 Desember 2018. Besarnya jumlah peserta operasi katarak ini menunjukkan antusiasme warga yang tinggi untuk mendapatkan pelayanan operasi katarak, jelas Danrem. 

   Danrem menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sintang, Bupati Kapuas Hulu, Bupati Melawi, dan Bupati Sekadau, serta seluruh jajaran muspika dan relawan Sinar Mas Agribusiness and Food serta Tzu Chi, dari dinas kesehatan, dan tim dokter yang berjumlah 8 orang (6 dokter dari Tzu Chi International Medical Association yang didatangkan dari Jakarta, 1 dokter dari wilayah Sintang, dan 1 dokter dari wilayah Melawi), sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik. Kami berharap dengan adanya kegiatan baksos operasi katarak ini, para warga penderita katarak dapat sembuh sehingga hidup dengan lebih sehat dan produktif", ungkapnya. 

   Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Bidang Pemerintahan Umum, Abdul Supriyadi menyampaikan atas nama seluruh masyarakat Sintang saya ucapkan terima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam acara Bhakti Sosial Operasi Katarak, "Kami yang berada di Ujung Negeri berharap Mendapatkan pemulihan kesehatan, kepada para penyelenggara kami harap juga pelaksanaan kegiatan bakti sosial seperti ini dapat sering dilaksanakan setiap tahunnya,” pungkasnya.
   Abdul mengingatkan kepada para peserta operasi katarak, Agar mengingat dan melaksanakan dengan baik, Sehingga proses penyembuhan dari pasca operasi dapat berjalan dengan baik dan lancar. “kepada tim dokter kami ucapak terima kasih, melalui pemulihan penglihatan kepada masyarakat kami ini, tentu akan mengembalikan produktivitas masyarakat,” ucap Abdul, 

 Susanto CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Kalimantan Barat, mengatakan wilayah Sintang dipilih menjadi lokasi kegiatan Baksos operasi katarak karena sebelumnya telah banyak laporan pasien penderita katarak yang ditangani oleh para relawan Tzu Chi Sinar Mas di wilayah Semitau. Maka, untuk menangani jumlah pasien yang lebih besar, relawan menjaring dan memobilisasi masyarakat sekitar lainnya yang mengalami katarak untuk mengikuti kegiatan baksos ini. “Baksos ini merupakan wujud kongkrit kontribusi perusahaan terhadap warga masyarakat di bidang kesehatan, selain kontribusi perusahaan dalam hal penyerapan tenaga kerja dan mendorong pembangunan ekonomi daerah,” kata Susanto.(red)

Previous
« Prev Post