HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1158) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1140) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (115) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Bupati Sintang : Ajak OPD Dan Komunitas Di Kabupaten Sintang Peduli Kasus HIV AIDS


S14N Sintang, Dalam rangka memperingati Hari HIV AIDS Se Dunia Tahun2018 di laksanakan di Taman Bungur Depan Rumah JabatanBupati Sintang pada Sabtu, 1 Desember 2018 dihadiri  Bupati Sintang dr Jarot Winarno, M.Med.PH, dan di dampingi oleh Kadis Kesehatan dr Harisinto Linoh, Sekretaris KomisiPenanggulangan AIDS Kabupaten Sintang, H.Murjono, MurjaniKadis Pekerjaan Umum dan dr Jani Tejo.
    dr Jarot Winarno, M.Med PH mengatakan " Kepada Kepala OPD saya harapkan lebih akrab dengan berbagai komunitas yang ada di kabupaten Sintang, banyak komunitas di Sintang yang aktif, Kabupaten Sintang besar karena masyarakatnya besar dan peduli, Jiwa saya juga milenial Sesuai dengan tema kita hari ini milenial peduli ODHA, Di Sintang ini sudah dilakukanpendataan sejak tahun 2000, Saat itu kasusnya mencapai 399kasus HIV AIDS seperti fenomena gunung es artinya tentumasih banyak orang yang tidak terdeteksi Banyak orang yangtidak mau tes HIV AIDS, padahal kalau mau dan ternyata positif,kita akan bantu mereka” terang  Jarot Winarno.
   "Dahulu kalau diperiksa positif HIV AIDS pasti diramal hidup tidak lama, Dengan teknologi kita bisa tambah usia penderita HIV AIDS, Yang parah sebenarnya adanya stigma negatif di masyarakat yang melihat penderita HIV AIDS sangat buruk, Padahal penyakit Hepatitis lebih parah mudah menular dibandingkan HIV AIDS, Saat ini ada sekitar 5 ribuan sampai 10 ribuan penderitaan HIV AIDS yang kita tidak tahu siapa dan dimana, Dari angka tersebut 35 persen penderita merupakan kaum milenial, Maka anak anak milenial penting untuk peduli dengan kasus HIV AIDS, Terima kasih kepada semua komunitas yang ada di Sintang yang sudah peduli pada kasus HIVAIDS, Kedepannya  komunitas bisa semakin aktif menggelaraksi, Saya bahagia bisa bertemu dengan kaum milenial yang peduli pada HIV AIDS, HIV juga masalah bagi milenial, Kaum milenial yang mengurus kaum milenial” terang Jarot Winarn. 
    Rido Ketua Panitia Hari HIV AIDS Sedunia 2018 menjelaskansudah melakukan kegiatan gathering banyak komunitas, “Kami membuka stand untuk cek HIV saat ini,  Kami dari Komunitas mengajak Mari Melihat hari ini melaksanakan kegiatan pada bidang kesehatan, Kami sudah melaksanakan kegiatan di MerahArai, Tujuan kami untuk merangkul teman teman untuk berbuat hal yang positif, Kami ingin mengajak kaum muda untuk aktif dengan berbagai kegiatan,  Harapan kita kegiatan positif ini terus berlangsung, Semoga bukan pertemuan pertama dan terakhir, Niat kita sama yakni peduli dan membangun Sintang yang lebih maju dengan Tema "mileniapeduliOdha” terang Rido.
   dr Jani Tejo salah satu dokter  menjelaskan bahwa tugas kitaadalah masih harus terus mencari dan menemukan  penderita lama HIV AIDS yang sudah tertular tetapi belum diperiksa dan mencegah HIV yang baru, Petrus Munung Lupang Duta HIV/AIDS Kabupaten Sintang mengajak  kita semua memahamidulu tentang HIV AIDS karena virus HIV tidak menular dengan mudah.// Mora 

Previous
« Prev Post