HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Melalui Pagelaran Seni Saatnya Masyarakat Sintang Ber- Inovasi Dan Kreatif


S14N Sintang, Masyarakat Kabupaten Sintang tidak boleh mengantungkan hidupnya hanya dengan yang namanya ekonomi ekstraktif yakni eknomi yang mengeksploitasi sumber daya alam yang di miliki, namun sudah saatnya bergerak kepada ekonomi kreatif yakni ekonomi yang tumbuh dari generasi yang sehat, Bebas dari narkoba, Bersaing kreatifitas dalam komunitas yang ada, Melahirkan ide-ide kreatif sehingga ekonomi Sintang menjadi ekonomi kreatif” ungkap Jarot saat menghadiri Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 yang di selenggaran oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisatan Kabupaten Sintang di Gedung Kesenian Sintang, (14/11/18).
   Yang di perlukan daerah ini adalah inovasi dan kreativitas, karena dalam suatu daerah tidak mungking mengerjakan hal yang sama, dengan cara yang sama, terhadap masalah namun mengharapakan hasil yang berbeda. “jadi di perlukan anak-anak muda yang penuh ionovasi selalu mengerjakan hal-hal yang baik dan positif, trobosan yang baru dalam berbagai bidang dalam menghadapi berbagaimasalah”imbuhnya.
     Selain itu dalam kreatifitas di perlukan ide yang ideal, ide unik yang memanfaatkan sesuatu yang lama untuk hal-hal yang baru, dengan menempatkan hal-hal yang baru untuk mengatasi masalah-masalah yang di hadapi, sehingga dirinya menilai pentingnya kegiatanPegelearan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini sebagai wadah ruang publik untuk bertemu, sharing, berintegrasi dan berbagi
“kata kuncinya adalah inovasi dan kreatifitas, kegiatan ini pada intinya memberikan ruang publik, ruang untuk bertemu, kita sharing, kita berbagi, kita berintegrasi, kita berkolaborasi pada akhirnya akan tumbuh, akan muncul ide-ide gila yang baru dan ide-ide kreatif”terang jarot.
   Dalam kegiatan Pegelaran Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun2018 tersebut juga di launching 3 komunitas anak muda kreatif yakniTakin (Tempat Kreasi Anak Sintang), Genpi (Generasi PesonaIndonesia) dan Belantik, atas launching 3 komunitas itu Jarot tetap menjunjung optimis keberadaan 3 komunitas anak muda  itu dankomunitas yang lainnya akan memberi warna baru bagi kemajuankreatifitas anak muda di Kabupaten Sintang. 
“saya optimis dengan di resmikan 3 komunitas ini di tambah lagikomunitas-komunitas yang sudah ada akan memberi warna tersendiribagi kabupaten sintang dan suatu saat nanti kreatifitas anak muda sintang, suatu saat nanti masyarakat sintang bisa tumbuh besardengan ekonomi kreatif dan suatu saat nanti sintang bisa menjadi kabupaten kreatif”harapnya. 

 Kepala Dinas Pemuda,Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika mengatakan Pegelaran Pertunjukan Seni Daerah Kabupaten Sintang tahun 2018 ini merupakan suatu program dari disporapar kabupaten sintang, dalam rangka menumbuh kembangk
an pembanguna daerah di bidang ekonomi kreatif. 
“dimana ditampilkan karya-karya anak bangsa yang telah berprestasi di kabupaten sintang ini, dan juga kita melaunching komunitaas diantaranya takin, belantik, genpi, dimana di harapkan ketiga komunitas tersebut nantinya akan mampu pemerintah daerah mempromosikan kabupaten sintang di berbagai bidang”kata hendrika.
   Turut hadir dalam acara Pegelaran Pertunjukan Seni DarahKabupaten Sintang tahun 2018 di Gedung Kesenian Sintang tersebut sejumlah Unsur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang,perwakilan Unsur Forkopimda Sintang, masyarakat Kabupaten Sintang dan tamu undangan lainnya dan penampilan dari anak-anakmuda kreatif di Kabupaten Sintang, baik vocal group dan tari tarian dari berbagai sanggar, penampilan kolaborasi Musik Sape’ dan Biola, grup band dan tampilan kreatif lainnya, jelas Hendrika. // Mora

Previous
« Prev Post