HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Bupati Sintang Sampaikan Jawaban Kepada Fraksi PDI Perjuangan



S14NSintang, Tanggapan Bupati Sintang terhadap pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Oleh Bupati Sintang saat Rapat Paripurna ke 11 masa Persidangan III Tahun 2018, di Gedung DPRD Sintang Rabu sore (10/10/2018).

 Jarot mengatakan mengenai perbaikan Drainase depan pasar kenyalang sudah dilaksanakan penanganan awal sekaligus perbaikan jalan dan melalui UPJJ akan segera di selesaikan penanganannya,dan juga penganngaran ruas jalan SP-2 menuju Desa Nanga Pari dan perbaikan jembatan yang ada di Desa Sungai Raya, kegiatan tersebut akan menjadi catatan dan perhatian dalam pelaksanaan kegiatan di Tahun mendatang” kata Jarot. 

“Kalau ruas jalan Lengkenat-Sepauk pengerjaannya sudah dianggarkan pada Tahun anggaran 2018 tetapi belum dituntas di karnakan Dana yang belum mencukupi” hal tersebut sudah diusulkan dan apabila di setujui Pemerintah Pusat akan dilanjutkan mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2019” jelas Jarot. 

Terkait dengan saran agar menyerahkan KUA dan PPAS tepat waktu di masa mendatang, oleh sebab itu Jarot menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan tersebut, menurut aturan yang berlaku , penyampaian dokumen KUA dan PPAS perubahan APBD semestinya di akhir bulan agustus, namun karna begitu padatnya agenda Daerah yang bersifat Nasional, Regional dan Lokal di Kabupaten Sintang, dan juga masih ada sebagian materi KUA dan PPAS tersebut yang perlu penyesuaian dengan aturan yang terbaru yang menyebabkan keterlambatan tersebut, katanya. 

Tentunya Pemerintah Daerah akan berupaya Maksimal untuk menyampaikan dokumen KUA dan PPAS tersebut tepat waktu sehingga sesuai dengan rencana yang ada, dan untuk untuk penyusunan APBD Tahun 2019 sudah di tetapkan aturan baru yaitu penggunaan E-Planning dan E-Budgeting dan di perlukan sarana da prasarana khusus terutama Aplikasi/Sistem serta diprerlukan pelatihan Sumber Daya Apratur untuk mengoprasikan sistem tersebut, hal ini juga sekaligus untuk menanggapi saran dan masukan dari Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi Demokrat dan Fraksi Golkar. Pungkas Jarot.//mora

Previous
« Prev Post