HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1172) Duka (1) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1143) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (126) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH, Kabupaten Sintang Targetkan 40 Medali Emas Bukan Rangking



S14N Sintang, Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIItingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 yang di laksanakan di Kota Pontianak sebagai Tuan Rumah yang dibuka langsung oleh MenteriPemuda dan Olaraga RI Imam Nahrawi di Stadion Sultan SyarifAbdurrahman (SSA) Pontianak Sabtu (17/11/18)  dan dihadiri oleh Gubernur Kalbar SutarmijdiPangdam XII/TPR Mayjen TNI Achmad SyupriyadiKapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryonopara Bupati/Walikota se-Kalbarpengurus KONI Kalbar,  walaupun ajang porprov sejumlah cabang olahraga sudah terlebihdahulu dimulai pertandingnya sejak beberapa hari lalu yakni Sepak Bola, Futsal, Renang, Anggar, Panahan dan yang lainnya, Hingga pembukaan17 November ini, untuk sementara Kota Pontianak memimpin perolehanmedali kemudian di susul Kabupaten Ketapang, Kabupaten Landak,Kabupaten Sintang dan Kabupaten Mempawah di lima besar perolehanmedali. Kabupaten Sintang sendiri hingga hari pembukaan sudahmengumpulkan pundi-pundi medali yakni dengan 8 emas, 8 perak, 5perunggu sehingga total medali yang di raih sebanyak 20.
 Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno,M.Med.PH mengatakan "Saya sihsangat optimis target 40 medali emas itu akan tercapai, cuma denganbertambahnya medali emas itukan apakah 40 medali emas itu bisarangking berapa, yang saya perhatikan Kabupaten Sintang paling tidakmasuk lima besar dengan 40 medali emas, target kita memang 40 medaliemas bukan rangking ya”ungkap jarot di temui usai menghadiri pembukaanporprov di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak.
   Menurut jarot, Sintang harus bisa melampaui perolehan medaliKabupaten Ketapang dan Kabupaten Landak, jika Kabupaten Sintang inginaman di posisi 5 besar, mengingat dua Kabupaten itu untuk saat inibertengger di atas Kabupaten Sintang. “yang tidak bisa diganggu gugat itupontinak karena memang keras persaingannya jadi kita nanti bersaingdengan landak dan Ketapang dan yang tidak kita duga adalah ketapangyang awal-awal sudah banyak mengumpulkan medali emas, namunhitungan saya sih 40 medali emas tercapai dan kita masuk ke dalam 5besar itu”kata Jarot. 
   Terlebih memamg tegas Kabupaten Sintang masih memiliki sejumlahcabor yang menjadi lumbung untuk mengumpulkan medali emas, misalnyadari cabor tarung derajat karena dua atlet masuk final, renang, kemudiandayung yang agak lumayan bagus, kemudian atletik meskipun kecilpeluangnya. “juga sesuai prediksi sebelumnya ada sejumlah cabor yangmemang diandalkan mendapat medali emas, ada yang dapat, ada yangtidak, namun begitulah ada yang hilang ada yang dapat lebih”jelasnya. 
Kemudian tambah Jarot, secara tim Kabupaten Sintang juga lebih siapterlebih dengan membawa tenaga kesehatan sendiri, tukang urut sendiridan juga dengan dilengkapi sarana prasarana seperti oksigen dansebagainya, tentu sangat membantu agar bisa menjaga para atlet untuktetap fokus dalam bertanding guna untuk mengejar medali. “yangterpenting anak-anak ini enjoy percaya diri dan inilah 2 modal yang sayapikir penting, untuk bonus sebelum keringat kering kita bagikan tidak adamasalah dan dananya sudah siap”tegas jarot. 
   Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ImamNahrawi mengatakan kedepan akan lahir bibit-bibit atlet terbaik dariberbagai cabang olahraga dari Kalbar dan Ia meminta pembinaan atlet jugaharus dilakukan secara berjenjang, simultan dan sistematis. Dengan begituakan lahir atlet-atlet yang bisa membanggakan daerah, bahkan mungkinjuga bisa membanggakan Indonesia hingga di tingkat internasional.
"Ajang Perprov adalah tempat terbaik untuk para atlet bisa mempersiapkandiri menuju perhelatan olah raga nasional,  khususnya PON (PekanOlahraga Nasional) tahun 2020 mendatang di Provinsi Papua," kata ImamNahrawi.
   Menpora juga mengajak para atlet untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, karena para atlet harus percaya dengan kemampuan yangdimilikinya, dan jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak dibenarkanatau melanggar aturan yang ada. 
"kami berharap para atlet juga bisa menunjukkan hasil latihan yang telahdilaksanakan sebelumnya diajang Porprov ini, sehingga nantinya bisadilakukan evaluasi untuk menghadapi perhelatan olahraga yang lebih besarlagi," katanya.// Mora 

Previous
« Prev Post