HEADLINE NEWS

Kategori

Bencana (4) BUMN (1) Business (14) Daerah (1155) Entertaiment (12) Games (5) Headline (1139) Hiburan (15) hukum (48) Internasional (72) Kasus (1) Keagamaan (2) Kebakaran (1) Kesehatan (38) Korupsi (1) KPUD (1) kriminal (13) Lakalantas (2) Migas (1) Misteri (5) Movie (2) Nasional (239) PEMDA (2) pendidikan (41) Pilkada (1) Polisi (112) Politik (138) Ragam (14) seni (2) Slider (136) Sports (16) Technology (5) TMMD (1) TNI (5) Umum (35)

PDGI Libatkan 250 Pelajar SD Melakukan Aksi Gosok Gigi


Dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2018 di Halaman SDN 5 Sintang Sabtu, 29/9/18 SD Negeri 5 dan 8 Sintang mendapatkan motivasi khusus dari Bupati Sintang dr Jarot Winarno  sekaligus mempraktekkan aksi cara menggosok gigi yang benar kepada para pelajar SD yang kebetulan Bupati Sintang adalah Seorang Dokter.

 Jarot mengatakan "Saya minta anak-anak kalau habis serapan harus gosok gigi baru berangkat ke sekolah, Gigi saya juga sudah rusak karena banyak mengkonsumsi gula dan jarang gosok gigi, Maka anak-anak harus rajin gosok gigi dan hindari makan permen Supaya giginya tetap sehat”, pesan Bupati Sintang sambil mengelilingi anak anak dan bercanda gurau. 

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Hari sinto Linoh juga menyampaikan "kita harus melindungi  diri dari gula dan memberikan pemahaman kepada anak-anak akan bahaya gula bagi kesehatan gigi, Kalau memang suka permen maka segeralah sikat gigi” kata dr. Harisinto Linoh.
 Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kapuas Raya drg. Ridwan Pane menjelaskan bahwa para dokter gigi yang ada di lima kabupaten telah sepakat untuk memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional Tahun 2018 untuk melaksanakan secara serentak yang  jatuh pada tanggal 29 bulan September bahkan aksi gosok gigi dan penyuluhan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, Dalam aksi penyuluhan dan gosok gigi ini kami melibatkan 250 pelajar yang terdiri dari 150 pelajar SDN 5 Sintang dan 50 pelajar dari SDN 1 Sintang dan 50 pelajar dari SDN 8 Sintang, Selain aksi gosok gigi dan penyuluhan, kami juga menggelar kegiatan pemeriksaan gigi untuk 80 orang anak dimana Dalam pemeriksaan gigi tersebut didukung oleh  Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia,Jika hasil pemeriksaan ada celah dan gigi yang berlubang, maka kami akan langsung memberikan terapi kepada anak-anak tersebut, Pada saat penyuluhan kami memfokuskan pada upaya memberikan pemahaman akan bahaya konsumsi zat gula tersembunyi terhadap kerusakan gigi” terang drg. Ridwan Pane.// Mora 

Previous
« Prev Post